PGN Angkat Suara Soal Keluhan Industri Terkait Kenaikan Harga Gas, Ini Penjelasannya

Jakarta — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akhirnya memberi penjelasan resmi menyusul keluhan yang semakin meluas di kalangan pelaku industri terkait kenaikan harga gas alam cair atau Liquefied

Jul 08, 2026 - 06:11
0 0
PGN Angkat Suara Soal Keluhan Industri Terkait Kenaikan Harga Gas, Ini Penjelasannya

Jakarta — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akhirnya memberi penjelasan resmi menyusul keluhan yang semakin meluas di kalangan pelaku industri terkait kenaikan harga gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) yang mereka terima. Perseroan menegaskan bahwa fenomena ini merupakan imbas langsung dari melonjaknya harga energi di tingkat global yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Dalam keterangan yang diterima media kami, Kamis (25/6/2026), Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menyatakan bahwa manajemen memahami betul keresahan para pelaku industri. Menurutnya, kenaikan harga energi dunia yang signifikan telah berdampak pada harga LNG yang dibeli oleh PGN dari berbagai produsen.

"Kami memahami concern dari pelaku industri, karena beberapa bulan terakhir harga energi global naik dan ikut mempengaruhi harga LNG yang kami beli dari produsen LNG. Kami juga sudah menerima masukan dari asosiasi maupun pelanggan terkait kondisi ini," ungkap Fajriyah.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa mekanisme penentuan harga untuk gas berbasis LNG tidak bisa serta-merta disamakan dengan mekanisme harga gas pipa. Terdapat sejumlah komponen biaya tambahan yang signifikan dalam rantai pasok LNG, mulai dari biaya pembelian dari produsen, transportasi atau peng angkutan khusus, penyimpanan, hingga proses regasifikasi—yakni proses mengubah kembali LNG dari fase cair menjadi gas agar dapat dialirkan ke konsumen.

Rangkaian biaya inilah yang menjadikan harga LNG lebih fluktuatif dan rentan terhadap dinamika pasar energi global. Kenaikan harga minyak mentah dunia serta meningkatnya permintaan energi pasca-musim dingin di sejumlah negara turut mendorong indeks harga gas alam ke level yang cukup tinggi, yang pada akhirnya diikuti oleh harga LNG yang diperdagangkan oleh PGN.

PGN, menurut Fajriyah, telah menerima dan menampung masukan dari berbagai asosiasi industri dan pelanggan kepada pemerintah, khususnya menyangkut stabilitas harga energi bagi sektor manufaktur. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melakukan komunikasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan guna mencari formula terbaik agar ketersediaan dan keterjangkauan gas bagi industri tetap terjamin.

Di sisi lain, kalangan industri tengah berharap adanya intervensi atau kebijakan khusus yang dapat meredam gejolak harga gas di pasar domestik, mengingat energi merupakan salah satu komponen biaya produksi terbesar bagi sektor padat karya dan padat energi. PGN sendiri menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat bergerak sendiri tanpa mempertimbangkan dinamika kontrak pembelian dan harga acuan yang berlaku di pasar internasional.

Dengan keterbukaan ini, PGN berharap para pelaku industri dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang latar belakang kenaikan harga yang terjadi, sekaligus menjadi pijakan untuk merumuskan langkah antisipatif bersama ke depannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User