Petugas Damkar Depok Evakuasi Kucing Terjebak Kaleng Makanan

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok berhasil mengevakuasi seekor kucing yang kepalanya tersangkut di dalam kaleng makanan. P

Petugas Damkar Depok Evakuasi Kucing Terjebak Kaleng Makanan

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok berhasil mengevakuasi seekor kucing yang kepalanya tersangkut di dalam kaleng makanan. Peristiwa ini terjadi di kawasan Perumahan Graha Asri, Kecamatan Sukmajaya, pada Jumat (23/5/2025) sore. Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan hanya memakan waktu 10 menit, namun berhasil menyelamatkan nyawa hewan malang tersebut.

Warga Panik, Segera Laporkan ke Damkar

Menurut saksi mata, Santi (34), warga setempat, ia pertama kali mendengar suara mengeong yang tidak biasa dari arah halaman belakang rumahnya sekitar pukul 15.30 WIB. “Awalnya saya kira kucing berantem biasa, tapi kok suaranya makin panik. Begitu saya dekati, ternyata kucing itu sudah dalam posisi kepalanya masuk kaleng bekas makanan kucing,” ujarnya.

Santi dan beberapa tetangga mencoba membantu mengeluarkan kepala kucing tersebut secara manual, namun usaha mereka gagal karena kaleng tersebut terlalu ketat dan risiko melukai hewan malang itu cukup tinggi. Khawatir kondisi kucing semakin memburuk, warga kemudian menghubungi nomor darurat pemadam kebakaran Kota Depok. Laporan diterima oleh petugas jaga pada pukul 15.55 WIB, dan tim reaksi cepat langsung dikerahkan ke lokasi.

Tim Damkar Tiba, Gunakan Alat Pemotong Khusus

Hanya berselang 15 menit setelah laporan diterima, satu unit regu penyelamat dari Pos Sektor Sukmajaya tiba di lokasi dengan membawa peralatan evakuasi lengkap. Komandan Regu, Agus Salim, memimpin langsung operasi tersebut. “Kami menerima laporan pukul 15.55 WIB dan langsung bergerak. Situasi seperti ini memang memerlukan kehati-hatian ekstra karena objek yang diselamatkan adalah makhluk hidup yang rentan panik,” terangnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati. Tim menggunakan alat pemotong besi manual agar tidak menimbulkan suara bising yang bisa membuat kucing stres. Satu per satu lapisan kaleng digunting secara perlahan hingga akhirnya kepala kucing bisa dikeluarkan tanpa luka sedikit pun. “Kami sengaja tidak menggunakan alat listrik karena getarannya bisa melukai. Prosesnya sekitar 10 menit, alhamdulillah berhasil,” tambah Agus. Seluruh proses terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial.

Kondisi Kucing Setelah Diselamatkan

Setelah berhasil dikeluarkan, kucing berwarna oranye tersebut langsung ditenangkan oleh tim dan warga. Pemeriksaan sekilas menunjukkan tidak ada luka serius, hanya sedikit lecet di bagian leher akibat gesekan kaleng. Kucing itu diduga milik warga sekitar yang lepas dari rumah, namun belum ada yang mengaku. Untuk sementara, kucing dititipkan kepada Santi yang bersedia merawatnya sambil menunggu pemiliknya ditemukan.

Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Banyak yang mengabadikan momen evakuasi menggunakan ponsel dan mengunggahnya ke media sosial. Video berdurasi dua menit tersebut kemudian viral dan menuai beragam reaksi warganet, mulai dari rasa gemas hingga apresiasi tinggi terhadap kinerja damkar.

Damkar Imbau Warga untuk Lebih Peduli Lingkungan

Kepala Bidang Operasi DPKP Kota Depok, Fajar Nugroho, menyampaikan bahwa insiden kucing tersangkut kaleng bukanlah yang pertama kali terjadi. “Sepanjang tahun 2025, kami telah menangani 15 kasus evakuasi hewan, mulai dari kucing masuk gorong-gorong, ular di permukiman, hingga anjing terperosok lubang. Masyarakat bisa menghubungi nomor (021) 7782-1100 untuk layanan darurat,” paparnya.

Fajar juga mengingatkan pentingnya membuang sampah, khususnya kaleng bekas, pada tempatnya. “Kaleng bekas makanan hewan sebaiknya dihancurkan terlebih dahulu sebelum dibuang. Ini sederhana tapi bisa mencegah kejadian serupa terulang,” pesannya. Data internal DPKP mencatat bahwa 60% kasus evakuasi hewan terkait erat dengan sampah plastik dan kaleng yang tidak dikelola dengan baik.

Senada dengan hal tersebut, dokter hewan dari klinik setempat, drh. Rini, mengimbau agar pemilik hewan lebih waspada. “Kucing itu makhluk yang penasaran. Kaleng yang masih menyisakan aroma makanan bisa jadi jebakan mematikan. Jika tak segera ditolong, risiko sesak napas dan cedera leher sangat mungkin terjadi,” jelas drh. Rini.

“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa sampah yang kita buang sembarangan bisa membahayakan makhluk hidup lain. Edukasi ini akan terus kami gaungkan, termasuk ke sekolah-sekolah,” ujar Fajar Nugroho.

Sebagai langkah preventif, DPKP Depok akan menggencarkan program edukasi pengelolaan sampah rumah tangga dengan menyasar komunitas-komunitas warga.

Respons Warganet dan Pelajaran dari Kejadian

Unggahan video evakuasi tersebut mendapatkan lebih dari 50 ribu tayangan dalam 12 jam. Banyak warganet yang mengapresiasi ketanggapan petugas. “Salut buat damkar Depok, gak cuma urusin kebakaran tapi juga nyawa hewan kecil kayak gini,” tulis akun @neng.ita di kolom komentar. Kejadian ini memicu diskusi lebih luas tentang tanggung jawab kolektif menjaga kebersihan lingkungan.

Berikut himbauan damkar untuk mencegah kejadian serupa:

  • Hancurkan kaleng bekas makanan sebelum dibuang ke tempat sampah
  • Simpan sampah rumah tangga di wadah tertutup yang tidak mudah dijangkau hewan liar
  • Jangan tinggalkan sisa makanan dalam kemasan di area terbuka
  • Segera laporkan ke petugas jika melihat hewan dalam kondisi darurat

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa koordinasi cepat antara warga dan petugas dapat menyelamatkan nyawa, tidak hanya manusia, tetapi juga hewan. Aksi heroik damkar patut diapresiasi sebagai bentuk pelayanan tanpa pamrih yang terus hadir di tengah masyarakat.

[SOCIAL_TWEET]: Aksi heroik petugas Damkar Depok selamatkan kucing yang kepalanya nyangkut di kaleng! Warga langsung lapor, tim rescue turun tangan. Simak kronologi lengkapnya. #DamkarDepok #PenyelamatanKucing #BeritaViral[SOCIAL_TG]: 🐱💥 Kucing di Depok selamat setelah kepalanya tersangkut kaleng makanan! Tim Damkar turun tangan dengan alat khusus. Evakuasi 10 menit penuh debar. Simak selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User