Wanita di Lampung Diduga Teler Narkoba Saat Live TikTok
Sebuah rekaman siaran langsung di TikTok mendadak viral setelah memperlihatkan seorang wanita di Kabupaten Pesawaran, Lampung, berperilaku aneh dan diduga
Sebuah rekaman siaran langsung di TikTok mendadak viral setelah memperlihatkan seorang wanita di Kabupaten Pesawaran, Lampung, berperilaku aneh dan diduga kuat berada di bawah pengaruh narkotika. Video pendek yang beredar luas di berbagai platform media sosial itu memicu gelombang reaksi publik, mulai dari keprihatinan, kecaman, hingga desakan agar aparat segera bertindak. Hingga kini, identitas pasti sang wanita masih disamarkan, sementara pihak kepolisian telah turun tangan menyelidiki kasus yang menyita perhatian warganet tersebut.
Kronologi Kejadian: Dari Live Biasa Menjadi Tontonan Miris
Berdasarkan penelusuran dan keterangan saksi digital, peristiwa bermula pada Sabtu malam (18/5/2025) sekitar pukul 22.30 WIB. Akun TikTok dengan nama pengguna berinisial EN (22) – bukan nama sebenarnya – memulai siaran langsung dari dalam kamar rumahnya. Awalnya, ia hanya berbincang santai dengan para penonton yang berjumlah kurang dari 50 orang.
Namun, situasi berubah drastis sekitar pukul 23.15 WIB. Wanita itu mulai menunjukkan gelagat aneh: tatapan mata kosong dan sayu, gerakan tubuh lamban tidak terkendali, serta cara bicara yang pelo dan kerap kehilangan fokus. Ia juga beberapa kali tertawa tanpa sebab, menunduk terlalu lama, dan sempat menyebut-nyebut bahwa ia “baru saja mencoba sesuatu yang membuatnya fly”. Penonton yang semula puluhan langsung melonjak hingga lebih dari 6.000 akun hanya dalam waktu 20 menit.
Sejumlah warganet yang menyadari kejanggalan itu segera merekam layar (screen record) dan menyebarkannya ke grup WhatsApp serta Twitter. Tagar #WanitaLampungNgefly pun bertengger di puncak trending topic daerah dalam semalam.
Reaksi Warganet dan Desakan Penyelidikan
Respons publik terbelah menjadi dua kubu besar. Sebagian besar netizen menyuarakan keprihatinan mendalam, menganggap siaran langsung itu sebagai bukti nyata makin terbukanya penyalahgunaan narkoba di ruang digital, terutama di kalangan anak muda. Sebagian lagi melontarkan hujatan keras, menganggap tindakan sang wanita sebagai konten negatif yang bisa ditiru oleh remaja lainnya.
“Ini bukan sekadar lucu-lucuan. Live kayak gini jelas membahayakan karena menormalisasi pemakaian narkoba. Anak-anak yang nonton bisa menganggap itu keren,” tulis akun @bicara_netizen di platform X.
Sementara itu, beberapa pengguna TikTok mendesak agar platform tersebut segera memblokir akun EN dan konten serupa. Mereka juga meminta agar pihak kepolisian tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga mengusut jaringan kemungkinan pengedar yang memasok barang haram tersebut kepada wanita itu.
Polisi Turun Tangan: Koordinasi dengan TikTok dan Pengejaran Pelaku
Menanggapi viralnya konten tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung langsung bergerak cepat. Kepala Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung, Kompol Andri Setiawan, dalam keterangan pers Senin (20/5/2025) mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengantongi beberapa petunjuk awal dari hasil patroli siber.
“Kami saat ini tengah melakukan profiling terhadap pemilik akun dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kami juga sudah berkirim surat resmi ke pihak TikTok Indonesia untuk meminta data log aktivitas akun tersebut pada malam kejadian, termasuk rekaman penuh siaran langsung dan metadata lokasi,” ungkap Kompol Andri.
Ia menambahkan, jika terbukti mengandung unsur pidana penyalahgunaan narkotika, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengancam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, serta rehabilitasi medis atau sosial tergantung hasil asesmen.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum melakukan penangkapan terhadap EN karena masih menunggu hasil penyelidikan dan koordinasi dengan BNN setempat. Namun, keberadaan EN sudah dalam pengawasan. “Kami imbau yang bersangkutan untuk kooperatif dan segera menyerahkan diri,” tegas Kompol Andri.
Pakar Psikologi: 'Panggung Narkoba' di Media Sosial Makin Mengkhawatirkan
Fenomena siaran langsung yang mempertontonkan dugaan penyalahgunaan narkoba bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Prof. Dr. Rina Mulyani, M.Psi., psikolog klinis dari Universitas Lampung, menilai bahwa media sosial telah menjadi panggung baru bagi pelaku penyalahgunaan untuk mencari validasi atau sekadar mengekspresikan kondisi mabuknya.
“Ada aspek eksibisionisme digital di sini. Pelaku merasa butuh dilihat, butuh diakui, bahkan dalam kondisi tidak sadar. Ini diperparah dengan mekanisme algoritma platform yang mendorong konten kontroversial naik ke permukaan. Akibatnya, pesan bahaya narkoba malah tenggelam oleh sensasi,” papar Prof. Rina dalam wawancara terpisah.
Ia mengingatkan agar orang tua dan pendidik lebih proaktif membekali literasi digital pada anak. Menurutnya, video viral semacam ini bisa menjadi pintu masuk normalisasi perilaku berisiko di kalangan remaja yang masih labil. “Sekali mereka menganggap pemakaian narkoba itu biasa saja karena sering lihat di FYP TikTok, kita akan kalah sebelum bertanding,” tambahnya.
Analisis: Lemahnya Moderasi Konten dan Celah Hukum
Kasus ini kembali menyoroti lemahnya sistem moderasi konten di platform seperti TikTok. Meskipun TikTok memiliki kebijakan ketat terhadap konten narkoba, siaran langsung berdurasi panjang sering kali luput dari deteksi otomatis karena keterbatasan teknologi pengenalan konteks. Diperlukan kombinasi antara pelaporan pengguna yang aktif dan peningkatan kapasitas AI moderasi untuk menutup celah ini.
Di sisi lain, regulasi Indonesia melalui UU ITE dan UU Narkotika sebenarnya cukup memadai untuk menjerat pelaku, namun implementasi di ranah siber masih sering terhambat oleh kendala teknis seperti kecepatan respons platform global yang berbasis di luar negeri. Koordinasi lintas batas yang lamban membuat bukti digital bisa hilang sebelum sempat diamankan.
[SOCIAL_TWEET]: Viral! Wanita di Lampung diduga teler narkoba saat live TikTok. Publik geger, polisi selidiki. Konten begini bisa normalisasi narkoba di kalangan remaja. Hati-hati! #ViralLampung #TikTokNarkoba #StopNarkoba[SOCIAL_TG]: 🚨 Viral! Wanita di Lampung live TikTok diduga teler narkoba. Publik heboh, polisi sudah bergerak. Simak kronologi dan analisisnya.
Comments (0)