Prabowo Canangkan Koperasi Modern Jadi Pilar Kemandirian Bangsa

Suasana semarak dan penuh semangat gotong royong menyelimuti Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Ribuan anggota koperasi dari

Prabowo Canangkan Koperasi Modern Jadi Pilar Kemandirian Bangsa

Suasana semarak dan penuh semangat gotong royong menyelimuti Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Ribuan anggota koperasi dari seluruh penjuru Nusantara memadati arena megah itu untuk merayakan puncak Hari Koperasi Nasional Ke-79. Tepuk tangan bergemuruh ketika Presiden Prabowo Subianto tiba dan menyampaikan pidato kebangkitannya, menegaskan bahwa koperasi adalah jalan lurus menuju keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat.

Dalam pidatonya yang berapi-api, Presiden Prabowo menekankan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha biasa. “Koperasi adalah penjelmaan sila kelima Pancasila. Di dalam koperasi, tidak ada yang miskin karena ditindas, tidak ada yang kaya karena memeras,” ujarnya, disambut sorak-sorai hadirin. Ia hadir didampingi Menteri Koperasi dan UKM, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta para tokoh gerakan koperasi nasional.

Koperasi sebagai Benteng Ekonomi Rakyat

Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan, hingga pertengahan 2026, jumlah koperasi aktif di Indonesia mencapai 127.000 unit dengan total anggota lebih dari 27 juta orang. Volume usaha koperasi primer dan sekunder menembus angka Rp 280 triliun, atau sekitar 5,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) non-migas. Angka ini terus merangkak naik seiring pulihnya ekonomi pasca-pandemi dan dorongan digitalisasi.

“Kita harus mengubah wajah koperasi. Tidak lagi identik dengan simpan pinjam skala kecil dan manajemen ala kadarnya. Koperasi harus menjadi pemain utama di sektor pangan, perumahan, logistik, hingga teknologi digital,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menyoroti perlunya koperasi bertransformasi menjadi koperasi multi-pihak dan koperasi modern berbasis teknologi. Beliau menginstruksikan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 75.000 desa sebagai simpul distribusi hasil tani dan penyalur sarana produksi pertanian langsung ke petani, memangkas rantai pasok yang selama ini merugikan produsen kecil.

Digitalisasi dan Generasi Muda

Salah satu poin penting dalam pidato kenegaraan kali ini adalah ajakan kepada generasi muda untuk menjadikan koperasi sebagai wadah inovasi. Presiden mencontohkan banyaknya koperasi start-up digital yang sukses mengelola platform logistik dan pemasaran produk UMKM. “Anak muda jangan hanya mimpi jadi pegawai. Bangun koperasi di kampus, di komunitas, di desa wisata. Koperasi adalah kendaraan gotong royong versi modern,” serunya.

Pemerintah, lanjut Prabowo, telah menyiapkan ekosistem pendukung, termasuk Pusat Inkubasi Koperasi Digital di lima kota besar. Program ini akan memberikan pelatihan manajemen keuangan berbasis aplikasi, akses permodalan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM yang pada 2026 ditargetkan menyalurkan dana hingga Rp 5,2 triliun, serta pendampingan sertifikasi dan ekspor.

Ketahanan Pangan dan Energi dari Koperasi

Di sela-sela perayaan, Presiden Prabowo menyempatkan diri mengunjungi stan pameran produk unggulan koperasi. Ia sangat tertarik pada koperasi peternak sapi perah di Jawa Timur yang mampu memproduksi susu segar 80.000 liter per hari, serta koperasi nelayan di Maluku yang mengelola cold storage mandiri. “Inilah bukti, kalau koperasi diberi ruang dan kepercayaan, mereka bisa menjamin ketahanan pangan dan energi nasional,” kata Prabowo sambil mencicipi yoghurt olahan koperasi.

Sektor energi pun tak luput dari perhatian. Presiden menyinggung rencana pengembangan Koperasi Energi Terbarukan di wilayah perdesaan yang akan mengelola pembangkit listrik tenaga mikrohidro dan surya berskala komunitas. Program ini diharapkan dapat menekan angka desa belum berlistrik sekaligus menciptakan lapangan kerja hijau.

Komitmen Perlindungan dan Regulasi

Untuk memperkuat fondasi hukum, Presiden meminta DPR segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perkoperasian yang baru. Regulasi ini akan mengatur tata kelola koperasi modern, pengawasan yang adaptif, serta perlindungan bagi anggota dari praktik koperasi bermasalah. “OJK dan Kementerian Koperasi akan bahu-membahu mengawasi tata kelola koperasi agar tak ada lagi kasus koperasi bodong yang merugikan rakyat kecil,” ujarnya tegas.

Di ujung acara, Presiden Prabowo secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan Pengukuhan 500 Koperasi Modern Percontohan yang tersebar di 38 provinsi. Koperasi-koperasi ini dinilai telah menerapkan prinsip Good Cooperative Governance, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota. Puncak perayaan kemudian ditutup dengan komitmen bersama yang disebut “Deklarasi Indonesia Arena 2026”, berisi tiga pilar: digitalisasi inklusif, kemitraan strategis, dan penguatan ekosistem koperasi berkelanjutan.

Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 kali ini menjadi momentum paling optimistis bagi gerakan koperasi Indonesia. Dengan dukungan penuh kepala negara, koperasi diharapkan mampu menjadi penopang utama ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Emas 2045.

[SOCIAL_TWEET]: Presiden Prabowo canangkan transformasi koperasi sebagai pilar kemandirian bangsa dalam puncak Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena. “Koperasi adalah jalan keadilan ekonomi,” tegasnya. 500 koperasi modern percontohan diresmikan, target desa makin berdaya. #Harkopnas2026 #KoperasiIndonesia #Prabowo #EkonomiRakyat[SOCIAL_TG]: 🟥🇮🇩 Puncak Harkopnas ke-79 di GBK: Presiden Prabowo resmikan 500 koperasi modern percontohan. Dorong transformasi digital & koperasi desa jadi benteng pangan. Kebangkitan ekonomi rakyat dimulai dari sini! Baca liputan lengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User