Pemkab Bangkalan Borong Makanan dan Minuman PKL di Alun-Alun, Dibagikan Gratis ke Warga Sambut Presiden Prabowo
Kunjungan Presiden Republik Indonesia kedelapan, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Bangkalan menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima di kawasan Alun-alun Bangkalan. Pasalnya, seluruh maka
Kunjungan Presiden Republik Indonesia kedelapan, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Bangkalan menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima di kawasan Alun-alun Bangkalan. Pasalnya, seluruh makanan dan minuman yang dijajakan para pedagang di lokasi itu diborong oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir menyambut kedatangan presiden.
Kebijakan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa langkah itu sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pedagang yang untuk sementara waktu tidak diperkenankan berjualan di sekitar Alun-Alun Bangkalan—khususnya di area yang ditetapkan sebagai lokasi pendaratan helikopter presiden. Selama helikopter akan mendarat dan lepas landas, area tersebut harus benar-benar steril demi keselamatan bersama.
“Pertimbangan utama adalah faktor keamanan. Saat helikopter mendarat, dikhawatirkan barang-barang dagangan dapat berterbangan dan membahayakan,” kata Lukman dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (22/6/2026).
Dengan membeli seluruh dagangan para PKL, pemerintah daerah tidak hanya memastikan keamanan prosesi kenegaraan, tetapi juga menjaga agar para pedagang kecil tidak mengalami kerugian. Makanan seperti aneka gorengan, jajanan pasar, minuman kemasan, hingga kopi dan teh siap saji yang biasa dijajakan di sepanjang alun-alun habis diborong. Setelahnya, hidangan itu langsung dibagikan secara cuma-cuma kepada ratusan warga yang telah berkumpul sejak pagi untuk menyambut kehadiran Presiden Prabowo.
Suasana di Alun-alun Bangkalan pun berubah menjadi lebih meriah. Warga tampak antusias menerima pembagian makanan dan minuman gratis sambil menantikan iring-iringan presiden. Sejumlah pedagang yang semula khawatir kehilangan pendapatan harian mereka kini justru merasa terbantu karena dagangan mereka ludes terjual lebih awal tanpa harus menunggu pembeli eceran. Bahkan, beberapa di antaranya mengaku terharu karena pemerintah daerah turut memikirkan nasib mereka di tengah agenda besar kenegaraan.
Langkah Pemkab Bangkalan ini dinilai sebagai solusi sederhana namun berdampak nyata. Tidak hanya faktor keamanan yang terjamin, tetapi ekonomi mikro para PKL tetap bergerak. Kebijakan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pelaku usaha kecil di daerah. Warga yang menerima pembagian makanan pun merasa dilibatkan secara langsung dalam euforia kunjungan presiden tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. Demikian laporan yang dihimpun Beritadua.com dari Lapangan.
Comments (0)