Patra Niaga-BPH Migas Pulihkan Pasokan BBM di Medan hingga 125 Persen
Medan – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Medan, khususnya di kawasan Sumur yang sempat mengalami gangguan, berhasil dipulihkan berkat sinergi
Medan – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Medan, khususnya di kawasan Sumur yang sempat mengalami gangguan, berhasil dipulihkan berkat sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Upaya kolaboratif ini mendorong peningkatan volume penyaluran secara signifikan, mencapai 120 hingga 125 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan pasokan ini menjadi angin segar bagi masyarakat dan sektor usaha yang sebelumnya mengeluhkan keterbatasan akses BBM.
Kronologi Pemulihan Distribusi BBM
Gangguan distribusi di kawasan Sumur pertama kali terdeteksi pada awal pekan lalu akibat kombinasi faktor cuaca ekstrem dan lonjakan permintaan dari sektor logistik menjelang masa panen. Menyikapi situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Utara langsung berkoordinasi dengan BPH Migas untuk merumuskan langkah darurat. Berikut rangkaian kejadian dan tindakan yang diambil:
- Identifikasi Awal (H-3): Sistem monitoring digital mencatat penurunan stok di 15 SPBU di sekitar Medan bagian timur. Tim Pertamina Patra Niaga mendeteksi adanya kendala di jalur distribusi utama akibat akses jalan yang terputus sementara.
- Rapat Koordinasi Darurat (H-2): Pimpinan Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas menggelar rapat virtual. Mereka menyepakati penambahan armada tangki, pengerahan stok dari Terminal BBM (TBBM) terdekat, serta pengalihan rute distribusi untuk menghindari titik rawan.
- Pengerahan Pasokan Tambahan (H-1): Sebanyak 12 unit mobil tangki dengan total kapasitas angkut hingga 300 kiloliter dikerahkan ke kawasan Sumur. BPH Migas memberikan izin operasional khusus agar distribusi dapat berlangsung lebih lama, hingga pukul 23.00 WIB.
- Peningkatan Penyaluran (H+1): Volume penyaluran BBM ke SPBU di sekitar Sumur melonjak hingga 120-125 persen dari rata-rata harian normal. Langkah ini dipastikan berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat serta menstabilkan harga di tingkat pengecer.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Utara, Susanto August Satria, menegaskan bahwa pemulihan ini merupakan hasil dari koordinasi lintas lembaga yang solid. Ia menyebutkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pemenuhan volume, tetapi juga memastikan kualitas dan keamanan pendistribusian.
“Kami berterima kasih atas dukungan BPH Migas dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi ini, kami mampu melampaui penyaluran normal untuk memastikan tidak ada lagi kelangkaan di lapangan,” ujar Susanto.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Ekonomi Lokal
Lonjakan pasokan ini langsung dirasakan oleh para pengguna di Medan. Antrean panjang di SPBU yang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya berangsur normal. Para pengendara angkutan umum dan logistik mengaku lega karena dapat kembali beroperasi tanpa kendala bahan bakar. Selain itu, kestabilan pasokan juga mencegah adanya spekulasi harga di tingkat pengecer yang biasanya terjadi saat kelangkaan.
Dari sisi pengawasan, BPH Migas turut memperketat monitoring di lapangan. Anggota Komite BPH Migas, Abdul Halim, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau realisasi penyaluran secara harian dan membuka kanal pengaduan masyarakat jika terjadi indikasi penyelewengan atau penimbunan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan BBM subsidi tepat sasaran.
- Volume penyaluran di kawasan Sumur mencapai 120-125 persen dari kondisi normal.
- Pengerahan 12 mobil tangki tambahan dengan kapasitas angkut hingga 300 kiloliter.
- Jam operasional distribusi diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB atas izin BPH Migas.
- SPBU prioritas dipantau langsung oleh tim lapangan untuk mencegah antrean panjang.
- BPH Migas membuka kanal pengaduan untuk masyarakat jika menemukan indikasi penimbunan.
Dengan keberhasilan pemulihan ini, Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan energi nasional, terutama di wilayah-wilayah strategis yang memiliki mobilitas tinggi seperti Medan. Masyarakat diimbau untuk tetap membeli BBM secara wajar dan melaporkan jika menemukan kejanggalan distribusi melalui kanal resmi Pertamina dan BPH Migas.
[SOCIAL_TWEET]: Distribusi BBM di Medan pulih 100% berkat sinergi @Pertamina dan BPH Migas. Penyaluran bahkan tembus 125% di kawasan Sumur! 🚛⛽ Masyarakat kini bisa kembali beraktivitas tanpa was-was. #BBM #Medan #Pertamina #BPHMigas #KetahananEnergi [SOCIAL_TG]: 🚨 Update Medan! Distribusi BBM pulih total, penyaluran di kawasan Sumur capai 125%! 🚛⛽ Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas bergerak cepat atasi kelangkaan. Armada tangki tambahan dikerahkan, jam operasional diperpanjang. Masyarakat lega, ekonomi kembali bergeliat.
Comments (0)