Mobil Pelat Merah Berisi Mayat Wanita 4 Hari Terparkir di Bandara Juanda
Penemuan jasad seorang wanita di dalam mobil dinas berpelat merah menggemparkan area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6). Korban ditemukan dalam posisi terduduk
Penemuan jasad seorang wanita di dalam mobil dinas berpelat merah menggemparkan area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6). Korban ditemukan dalam posisi terduduk di kursi penumpang depan sebelah kiri sebuah Toyota Kijang Innova yang telah terparkir di lokasi tersebut selama empat hari tanpa pernah keluar.
Berdasarkan data sistem parkir elektronik bandara, kendaraan itu tercatat memasuki area parkir Terminal 1 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Hingga empat hari berselang, mobil tersebut tak pernah terdeteksi meninggalkan lokasi. Petugas parkir yang menaruh curiga lantaran kendaraan yang sama terus berada di tempatnya serta adanya bercak yang mencurigakan di sekitar kolong mobil, akhirnya melakukan pemeriksaan lebih dekat.
Saat dihampiri, petugas mendapati ceceran darah yang mengalir dari bawah kendaraan hingga membekas di aspal sekitar. Temuan itu sontak memicu keriuhan di kalangan petugas dan warga yang berada di terminal. Petugas keamanan bandara bersama personel kepolisian segera menutup area sekitar mobil dan memulai proses identifikasi.
Ketika pintu mobil dibuka, jasad seorang wanita ditemukan dalam posisi duduk di kursi kiri baris depan. Kondisi ini sekaligus mengindikasikan bahwa korban kemungkinan besar merupakan penumpang, bukan pengemudi kendaraan tersebut. Identitas korban maupun pemilik kendaraan berpelat merah itu masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan penyebab kematian maupun kemungkinan adanya unsur kekerasan.
"Mobil itu masuk sejak Sabtu malam, menurut data check-in parkir. Baru kali ini ada kendaraan terparkir selama itu tanpa pergerakan dan akhirnya ditemukan kondisi seperti ini," ujar salah satu petugas operasional bandara yang enggan disebutkan namanya kepada media kami.
Penemuan jasad ini langsung menjadi perhatian serius manajemen Bandara Juanda. Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim Inafis dan ambulans setelah mendapat izin dari penyidik. Sementara itu, area parkir di sekitar lokasi kejadian sempat disterilkan untuk memudahkan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa kamera pemantau (CCTV) di sekitar area parkir untuk merekonstruksi pergerakan kendaraan dan kemungkinan keberadaan orang lain yang terlibat. Dugaan awal menyebutkan bahwa mobil dinas tersebut mungkin digunakan oleh oknum tertentu tanpa sepengetahuan instansi pemilik kendaraan. Namun, semua kemungkinan masih terus didalami, mengingat status pelat merah yang biasanya melekat pada kendaraan operasional pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, kerumunan di Terminal 1 masih tampak berdatangan, meskipun area TKP sudah dipagari garis polisi. Informasi ini dihimpun Beritadua.com dari laporan di lapangan dan akan terus diperbarui seiring perkembangan penyelidikan resmi.
Comments (0)