Laporan Kami: Suporter Dunia Mengeluh, Harga Air Mineral di Stadion Piala Dunia 2026 Tembus Rp 125 Ribu

Para penggemar sepak bola yang memadati stadion-stadion penyelenggara Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat mulai menyuarakan keresahan mereka. Sorotan utama tertuju pada banderol makanan dan minuman d

Jul 07, 2026 - 19:56
0 0
Laporan Kami: Suporter Dunia Mengeluh, Harga Air Mineral di Stadion Piala Dunia 2026 Tembus Rp 125 Ribu

Para penggemar sepak bola yang memadati stadion-stadion penyelenggara Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat mulai menyuarakan keresahan mereka. Sorotan utama tertuju pada banderol makanan dan minuman di dalam arena yang dinilai melambung tinggi, memicu perdebatan sengit di platform digital. Laporan yang dihimpun redaksi Beritadua.com mengungkapkan bahwa kekecewaan ini mencuat dari sebuah unggahan video yang menjadi viral di media sosial, ditonton lebih dari seratus ribu kali hanya dalam waktu singkat.

Viralnya Harga Fantastis di Tempat Duel Akbar

Dalam rekaman amatir yang diunggah oleh seorang suporter tuan rumah, tampak dengan jelas papan menu di salah satu stan konsesi. Barang yang paling mengundang reaksi keras adalah minuman ringan. Sebotol Coca-Cola berukuran 500 ml dipatok dengan harga 9 dolar Amerika Serikat. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, nilainya menembus angka fantastis, yakni sekitar Rp 161 ribu hanya untuk satu botol minuman bersoda.

Tidak berhenti di situ, kebutuhan paling mendasar seperti air mineral kemasan pun dihargai dengan nominal yang tidak kalah mencengangkan. Untuk satu botol air putih biasa, panitia dan vendor di stadion membanderolnya seharga 7 dolar AS, yang setara dengan lebih dari Rp 125 ribu. Padahal, di luar area stadion, produk serupa bisa didapatkan dengan harga yang terpaut sangat jauh, hanya beberapa dolar saja.

"Ini sudah di luar batas nalar. Kami datang untuk mendukung tim kesayangan, bukan untuk membayar tagihan makanan seperti di restoran mewah," tulis salah satu komentar bernada protes yang dikutip dari platform diskusi penggemar.

Tingginya biaya hidup selama pesta olahraga terakbar ini tidak hanya menjadi perbincangan di kalangan pendukung lokal Amerika Serikat. Fans dari berbagai penjuru dunia yang harus merogoh kocek dalam untuk tiket pesawat dan akomodasi, kini harus bersiap dengan bujet ekstra untuk sekadar membeli air minum agar tidak dehidrasi selama menyaksikan laga di bawah terik matahari. Fenomena "markup" harga di area komersial stadion memang bukanlah hal baru, namun skala kenaikan pada edisi Piala Dunia kali ini dinilai yang termahal sepanjang sejarah penyelenggaraan.

Sebelumnya, penyelenggara menjanjikan pengalaman menonton kelas dunia dengan modernisasi fasilitas. Namun, di mata suporter, lonjakan harga ini justru menodai euforia. Banyak yang membandingkan harga tersebut dengan biaya satu porsi makanan lengkap di luar arena, bahkan ada yang menyebutnya sebagai bentuk komersialisasi berlebihan yang mengabaikan dompet kelas pekerja. Media kami akan terus memantau perkembangan reaksi para suporter menjelang fase-fase krusial turnamen, terutama terkait isu daya beli penonton di area stadion resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User