Komisi XIII DPR Minta Polisi Ungkap Motif Taufik Hidayat Siksa dan Sekap Kekasihnya
Jakarta, Beritadua.com - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap gerak cepat aparat kepolisian yang berhasil menangkap Taufik Hidayat (30), pelaku pengan
Jakarta, Beritadua.com - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap gerak cepat aparat kepolisian yang berhasil menangkap Taufik Hidayat (30), pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang wanita berinisial YTR (29) di kawasan Bandung. Meski demikian, Willy mendesak penyidik untuk segera mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut agar publik mendapatkan penjelasan yang utuh.
Menurut Willy, perbuatan yang dilakukan oleh Taufik terhadap korban, yang diketahui merupakan kekasihnya sendiri, telah melampaui batas nalar dan kemanusiaan. Atas dasar itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum yang sedang berjalan.
"Apa yang dilakukan oleh Taufik ini sangat keji, di luar batas kemanusiaan. Saya sangat mengapresiasi kesigapan aparat penegak hukum untuk menangkap dan memproses ini sesuai hukum yang berlaku," ujar Willy saat dihubungi awak media kami, Kamis (25/6/2026).
Pernyataan tegas dari politikus NasDem itu muncul sebagai respons atas kasus yang menggegerkan publik dalam beberapa hari terakhir. Tindakan penyekapan dan kekerasan yang dialami korban YTR tidak hanya meninggalkan trauma mendalam, tetapi juga menimbulkan kecaman luas dari berbagai kalangan. Willy menilai, pengungkapan motif menjadi langkah krusial untuk memastikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Komisi XIII yang membidangi hukum dan HAM ini berharap kepolisian dapat merampungkan berkas perkara dengan cepat dan menjerat pelaku dengan pasal berlapis. "Kita tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, apalagi yang dilakukan secara sadis seperti ini. Publik berhak tahu apa yang mendorong pelaku tega melakukan perbuatan itu," imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap Taufik untuk menggali kronologi serta latar belakang hubungannya dengan korban. Penangkapan pelaku sendiri berlangsung dramatis setelah ia sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil diringkus berkat informasi dan kerja sama dari sejumlah pihak. Laporan terkait upaya strategis penangkapan yang melibatkan eks atasan pelaku menjadi salah satu bukti pentingnya peran serta masyarakat dalam membantu tugas aparat.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam relasi personal masih menjadi ancaman serius yang memerlukan perhatian seluruh elemen bangsa.
Comments (0)