Kasus Penganiayaan di Cileunyi: Pacar Bawa Teman dan Ancam Penjaga Kos dengan Golok Sepulang dari Rumah Sakit

Aparat kepolisian tengah menyelidiki dugaan penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR (29) di sebuah rumah kos wilayah Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Terduga pe

Jul 08, 2026 - 00:03
0 0
Kasus Penganiayaan di Cileunyi: Pacar Bawa Teman dan Ancam Penjaga Kos dengan Golok Sepulang dari Rumah Sakit

Aparat kepolisian tengah menyelidiki dugaan penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR (29) di sebuah rumah kos wilayah Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Terduga pelaku penganiayaan bukan orang lain, melainkan pacar korban sendiri, seorang pria bernama Taufik Hidayat (TH).

Berdasarkan penelusuran media kami, korban dan terduga pelaku diketahui menempati kamar kos tersebut sejak 9 Maret 2026. Sejak awal kedatangan, gelagat mencurigakan sebenarnya sudah terlihat. Penjaga kos setempat, Resa Rohendi, mengungkapkan bahwa saat tiba untuk membayar uang sewa, korban dalam kondisi lemah dan langsung dipapah oleh terduga pelaku masuk ke dalam kamar.

Permintaan Janggal Pelaku Kepada Penjaga Kos

Fakta baru terungkap ketika korban harus dilarikan ke rumah sakit. Resa Rohendi, yang selama kurang lebih tiga bulan mengelola tempat tinggal sementara pasangan tersebut, mengaku dimintai sesuatu yang tidak wajar oleh Taufik Hidayat. Pelaku secara khusus meminta Resa untuk mengaku sebagai saudara kandung dari YTR di hadapan pihak rumah sakit.

Kronologi yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa permintaan ganjil itu disampaikan pada momen kritis ketika kondisi kesehatan korban menurun drastis. Pihak pengelola kos sempat merasa bingung dan curiga dengan instruksi mendadak dari pelaku tersebut.

Kembali ke Kos Bawa Ancaman Golok

Situasi tidak kembali normal sepulang dari rumah sakit. Alih-alih tenang, Taufik Hidayat justru kembali ke lokasi kos dengan membawa sejumlah temannya. Tidak hanya datang berombongan, pelaku juga membawa senjata tajam jenis golok.

Kedatangan pelaku dan kawan-kawannya itu sontak membuat suasana kos menjadi ricuh dan mencekam. Penjaga kos dihadiahi ancaman serius. Beruntung, tidak sampai terjadi pertumpahan darah lebih lanjut dalam insiden tersebut, namun teror yang dilayangkan pelaku jelas meninggalkan trauma bagi pengelola setempat.

"Setelah pulang dari rumah sakit, pelaku malah bawa teman-temannya dan ngancam saya pakai golok. Itu sangat mengejutkan dan tidak kami sangka-sangka," ujar Resa Rohendi saat dimintai keterangan oleh media kami.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak berwajib. Dugaan penganiayaan yang didahului oleh permintaan penyamaran identitas saudara korban menjadi fokus penyelidikan. Polisi dari Polsek Cileunyi masih mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap motif sebenarnya dari aksi kekerasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban YTR masih dalam pemantauan. Sementara itu, upaya pengejaran terhadap terduga pelaku terus dilakukan. Media kami akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru kepada pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User