Aug 29, 2026
Hukum

JOMBANG — Presiden PKS AMY Soroti Warisan Perjuangan Kiai di Muktamar NU

JOMBANG — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026). Perhe

JOMBANG — Presiden PKS AMY Soroti Warisan Perjuangan Kiai di Muktamar NU

JOMBANG — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026). Perhelatan lima tahunan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu dihadiri sejumlah tokoh nasional, salah satunya Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) AMY yang hadir untuk menyampaikan apresiasi sekaligus menyoroti warisan perjuangan para kiai bagi bangsa.

Pantauan di lokasi, suasana khusyuk dan khidmat menyelimuti area pesantren sejak pagi hari. Ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia memadati lokasi muktamar. Para kiai, nyai, pengurus cabang hingga perwakilan badan otonom NU tampak hadir memenuhi undangan. Kehadiran Presiden PKS AMY pun menjadi salah satu sorotan, mengingat muktamar kali ini juga menjadi momentum konsolidasi kebangsaan di tengah dinamika politik nasional.

Presiden PKS Disambut Hangat Warga Nahdliyin

Presiden PKS AMY tiba di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan langsung disambut oleh jajaran panitia serta pengurus wilayah NU Jawa Timur. Dalam sambutannya, AMY menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang telah berjasa besar dalam sejarah kebangsaan Indonesia.

"Muktamar NU bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ajang meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Saya hadir di sini untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para kiai yang telah mewariskan perjuangan luar biasa bagi Indonesia," ujar AMY di hadapan para peserta muktamar.

AMY menggarisbawahi bahwa perjuangan para kiai tidak hanya berhenti pada masa merebut kemerdekaan, tetapi berlanjut hingga hari ini dalam menjaga persatuan, merawat toleransi, dan membangun peradaban. Menurutnya, warisan tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bangsa Indonesia ke depan.

Warisan Perjuangan Para Kiai Jadi Titik Tekanan

Dalam pidatonya, Presiden PKS menyoroti sejumlah aspek warisan perjuangan para kiai yang dinilai relevan dengan kondisi kekinian. Ia menyebut peran kiai dalam membangun pendidikan berbasis pesantren, kontribusi dalam menjaga kerukunan umat beragama, serta konsistensi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai warisan yang tak ternilai.

Sejarah mencatat, para kiai NU memiliki peran sentral dalam perjuangan kemerdekaan. Salah satu warisan paling monumental adalah Resolusi Jihad yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945, yang menjadi pemicu perlawanan rakyat Surabaya terhadap penjajah. AMY menilai semangat tersebut harus terus dihidupkan oleh generasi muda saat ini.

AMY juga mengapresiasi Nahdlatul Ulama yang dinilainya mampu menjadi perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa PKS dan NU memiliki kesamaan pandangan dalam banyak hal, khususnya dalam memperjuangkan kemaslahatan umat dan bangsa.

  • Pendidikan pesantren dinilai menjadi bukti nyata kontribusi NU dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sejak masa kolonial.
  • Peran kiai dalam diplomasi kebangsaan disebut sebagai modal sosial yang harus terus dijaga oleh generasi penerus.
  • Komitmen menjaga NKRI menjadi titik temu yang mempertemukan PKS dan NU dalam berbagai agenda kebangsaan.

Kronologi Kehadiran dan Rangkaian Muktamar

Rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung selama beberapa hari dengan sejumlah agenda utama. Berikut urutan kegiatan yang berlangsung pada hari pertama muktamar:

  1. Pembukaan resmi muktamar yang ditandai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan laporan ketua panitia.
  2. Kedatangan tamu kehormatan, termasuk Presiden PKS AMY, yang disambut dengan prosesi adat dan doa bersama.
  3. Pembacaan sambutan dan pidato kunci dari pimpinan NU serta para tamu undangan, termasuk penyampaian pandangan dari Presiden PKS AMY.
  4. Rapat pleno persiapan yang membahas tata tertib, komisi-komisi, serta jadwal sidang komisi selama muktamar berlangsung.
  5. Doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran seluruh rangkaian acara muktamar.

Momentum Konsolidasi dan Harapan ke Depan

Muktamar ke-35 NU digelar dengan mengusung semangat memperkuat peran organisasi dalam menjawab tantangan zaman. Berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi umat, hingga kebangsaan, dijadwalkan menjadi pembahasan utama dalam sidang-sidang komisi. Hasil muktamar nantinya akan menjadi pedoman arah perjuangan NU untuk lima tahun ke depan.

Muktamar ke-35 NU kali ini diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa. Kehadiran tokoh-tokoh nasional, termasuk Presiden PKS AMY, dinilai menunjukkan bahwa NU tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen bangsa.

AMY menutup kunjungannya dengan pesan agar seluruh elemen bangsa terus merawat semangat persaudaraan dan menjadikan warisan perjuangan para kiai sebagai inspirasi dalam mengabdi kepada masyarakat. "Mari kita jadikan muktamar ini sebagai penguat komitmen kebangsaan dan keislaman kita bersama," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sarah-anjani

Reporter Perbankan. Meliput OJK, LPS, dan industri jasa keuangan.

Comments (0)

User