Jalan Assirot Jakarta Barat Amblas, Korosi Gorong-Gorong Tua Jadi Biang Keladi
Jakarta - Sebuah ruas jalan di kawasan padat lalu lintas, tepatnya di Jalan Assirot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengalami kerusakan serius berupa amblasnya satu lajur jalan. Peristiwa ini sontak men
Jakarta - Sebuah ruas jalan di kawasan padat lalu lintas, tepatnya di Jalan Assirot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengalami kerusakan serius berupa amblasnya satu lajur jalan. Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik dan viral di media sosial setelah muncul laporan serta visual yang menunjukkan lubang menganga cukup dalam di tengah permukaan aspal. Menyikapi hal tersebut, tim dari Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat segera turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi dan penanganan awal.
Korosi Komponen Baja Setelah Puluhan Tahun
Berdasarkan investigasi awal di lapangan, petugas SDA mengungkapkan fakta mengejutkan di balik insiden tersebut. Amblasnya jalan bukan disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem atau galian instansi lain yang tidak rapi, melainkan murni karena penuaan infrastruktur bawah tanah yang sudah berusia puluhan tahun. Struktur gorong-gorong kuno yang terbuat dari material menyerupai kaleng atau baja bergelombang ditemukan dalam kondisi keropos dimakan usia.
“Penyebabnya adalah gorong-gorong yang ada di bawah permukaan jalan. Bentuknya seperti kaleng, itu adalah material konstruksi zaman dulu. Setelah berpuluh-puluh tahun terpendam, material tersebut akhirnya mengalami korosi parah,” ungkap Budi Santoso, petugas Sudin SDA Jakarta Barat, saat ditemui media kami di lokasi kejadian, Selasa (7/7/2026). Ia menjelaskan bahwa begitu struktur penopang bawah tanah itu rapuh dan amblas, maka otomatis lapisan tanah dan aspal di atasnya kehilangan daya dukung dan ikut terperosok.
Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa sebagian titik di Jakarta masih menyimpan konstruksi gorong-gorong era lampau yang kini sudah memasuki masa kritis. Tanpa adanya peremajaan secara berkala, potensi terjadinya rongga di bawah permukaan jalan menjadi sangat tinggi. Pihak Sudin SDA menegaskan bahwa tim di lapangan telah bergerak cepat untuk mengamankan lokasi dan segera melakukan perbaikan darurat. Penanganan difokuskan pada pembongkaran sisa struktur korosi serta penggantian dengan sistem drainase baru yang lebih kuat sesuai standar infrastruktur modern. Warga diimbau untuk sementara menghindari jalur tersebut hingga proses perbaikan rampung.
Comments (0)