Jakarta – Aksi tawuran yang hendak terjadi di wilayah Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, berhasil digagalkan oleh
Kepala Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Henik Maryanto, mengonfirmasi penangkapan tersebut kepada media kami pada Sabtu (20/6/2026). Ia menjelaskan bahwa keempat remaja itu diduga kuat
Kepala Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Henik Maryanto, mengonfirmasi penangkapan tersebut kepada media kami pada Sabtu (20/6/2026). Ia menjelaskan bahwa keempat remaja itu diduga kuat hendak melancarkan aksi kekerasan jalanan di sepanjang Jalan Raya Bogor, salah satu titik yang kerap dijadikan lokasi tawuran oleh kelompok-kelompok remaja.
"Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan empat remaja yang diduga terlibat serta menyita dua bilah celurit," kata Henik Maryanto.
Patroli Rutin Berbuah Penangkapan
Menurut laporan yang dihimpun media kami, peristiwa ini bermula ketika tim patroli Brimob melakukan pemantauan rutin di kawasan rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Petugas mencurigai gerombolan remaja yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan di sekitar jalan raya. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan dua bilah celurit yang disembunyikan di antara barang bawaan mereka.
Keempat remaja tersebut tidak dapat menunjukkan alasan yang jelas mengenai kepemilikan senjata tajam itu. Petugas langsung membawa mereka ke markas untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut. Proses pemeriksaan awal menunjukkan bahwa para remaja ini diduga akan terlibat dalam bentrokan dengan kelompok lain yang telah dijadwalkan melalui media sosial.
Langkah Preventif Kepolisian
Kasus ini kembali menyoroti maraknya rencana tawuran di kalangan remaja yang terorganisir melalui platform digital. Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan dan di lokasi-lokasi yang kerap menjadi arena bentrokan.
Penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberantas aksi tawuran yang meresahkan masyarakat. Selain menindak para pelaku, polisi juga mengimbau peran aktif orang tua dan lingkungan dalam mengawasi pergaulan remaja agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas berbahaya tersebut.
Saat ini keempat remaja berikut barang bukti celurit telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan atau kelompok tawuran yang lebih besar.
Comments (0)