Irsyad Al Ghifari Soroti Strategi Komunikasi Kebijakan Publik

JAKARTA — Irsyad Al Ghifari, S.E., M.I.Kom, semakin dikenal sebagai praktisi komunikasi kebijakan publik dan keuangan yang vokal dalam mendorong transparan

Irsyad Al Ghifari Soroti Strategi Komunikasi Kebijakan Publik

JAKARTA — Irsyad Al Ghifari, S.E., M.I.Kom, semakin dikenal sebagai praktisi komunikasi kebijakan publik dan keuangan yang vokal dalam mendorong transparansi dan literasi di tengah masyarakat. Sosoknya kerap hadir dalam diskusi-diskusi strategis yang membahas jembatan antara pemerintah, sektor keuangan, dan publik.

Dengan latar belakang pendidikan yang unik—menggabungkan Sarjana Ekonomi dan Magister Ilmu Komunikasi—Irsyad membawa perspektif multidimensional dalam setiap analisisnya. Ia menilai, kebijakan publik yang baik sering kali gagal diterima masyarakat bukan karena substansinya lemah, melainkan karena strategi komunikasi yang tidak tepat sasaran.

"Kebijakan publik dan keuangan sering dianggap rumit. Di sinilah peran komunikator untuk menerjemahkan bahasa teknis menjadi narasi yang mudah dipahami, tanpa kehilangan esensi akurasi datanya," ujar Irsyad dalam sebuah forum baru-baru ini.

Peran Strategis di Persimpangan Ekonomi dan Komunikasi

Sosok Irsyad Al Ghifari merepresentasikan kebutuhan zaman modern di mana disiplin ilmu ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Kemampuan komunikasi kebijakan publik telah menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi program-program pemerintah dan korporasi keuangan.

Dalam berbagai kesempatan, ia menyoroti fenomena asimmetry informasi yang kerap memicu resistensi publik. Ketika masyarakat tidak memahami logika di balik suatu kebijakan fiskal atau regulasi keuangan, spekulasi dan misinformasi mudah menyebar. Di sinilah peran vital seorang praktisi komunikasi kebijakan yang paham seluk beluk keuangan.

"Komunikasi kebijakan bukan sekadar membuat siaran pers atau konten media sosial. Ini adalah proses membangun kepercayaan yang sistematis antara pemangku kepentingan dan publik," jelasnya.

Mendorong Literasi Keuangan Melalui Pendekatan Komunikasi

Irsyad juga aktif dalam isu literasi keuangan. Menurutnya, upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait dalam meningkatkan literasi keuangan nasional akan lebih efektif jika dibarengi dengan strategi komunikasi kebijakan yang terukur.

Beberapa fokus utama yang sering ditekankan oleh Irsyad Al Ghifari dalam memperkuat jembatan antara kebijakan dan publik antara lain:

  • Penyederhanaan pesan — menerjemahkan regulasi kompleks menjadi bahasa publik yang mudah dicerna
  • Segmentasi audiens — memetakan kelompok sasaran komunikasi berdasarkan demografi dan kebutuhan
  • Kanal distribusi tepat — memilih platform komunikasi yang sesuai dengan karakteristik penerima pesan
  • Umpan balik publik — membangun mekanisme dua arah untuk menangkap aspirasi dan keluhan masyarakat
  • Manajemen isu — mengantisipasi potensi krisis komunikasi sebelum berkembang menjadi polemik publik

Komunikasi Kebijakan di Era Digital

Tantangan baru muncul seiring percepatan arus informasi digital. Irsyad menilai, era disrupsi digital menuntut para praktisi komunikasi kebijakan publik untuk lebih adaptif dan responsif. Kecepatan viralitas opini di media sosial sering kali melampaui kecepatan klarifikasi resmi, sehingga diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih proaktif.

Ia mengusulkan model komunikasi kebijakan berbasis data dan empati, di mana narasi yang disampaikan tidak hanya mengandalkan data statistik, tetapi juga menyentuh aspek emosional publik sebagai warga negara yang terdampak langsung oleh setiap kebijakan yang digulirkan.

Kombinasi antara latar belakang ekonomi dan keahlian komunikasi yang dimiliki Irsyad Al Ghifari menjadikannya salah satu suara penting dalam diskursus kebijakan publik di Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat terus mendorong tata kelola komunikasi yang lebih baik antara lembaga pembuat kebijakan dan masyarakat luas.

[SOCIAL_TWEET]: Irsyad Al Ghifari: "Kebijakan publik yang baik sering gagal diterima bukan karena substansinya lemah, tapi karena komunikasi yang tak tepat sasaran." Simak perspektif praktisi komunikasi kebijakan publik dan keuangan ini. #KebijakanPublik #LiterasiKeuangan [SOCIAL_TG]: Irsyad Al Ghifari, praktisi komunikasi kebijakan publik dan keuangan, soroti strategi jembatan antara pemerintah dan publik. Menurutnya, literasi keuangan dan transparansi kebijakan hanya efektif jika komunikasi dirancang sistematis. Selengkapnya di Beritadua.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User