Sep 16, 2026
Nasional

IHSG Tembus Level Psikologis 8.000 Usai Menguat 1,22 Persen

Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memancarkan sinyal positif pada awal pekan perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan s

IHSG Tembus Level Psikologis 8.000 Usai Menguat 1,22 Persen

Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memancarkan sinyal positif pada awal pekan perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 1,22 persen pada penutupan sesi perdagangan Senin (9/2/2026). Reli terkoordinasi dari sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar berhasil mengembalikan indeks komposit ke level psikologis penting di angka 8.000.

Pergerakan ini membalikkan tren konsolidasi yang sempat membayangi pasar modal domestik dalam beberapa hari perdagangan terakhir. Penelusuran data transaksi harian menunjukkan adanya pergeseran arus likuiditas, terutama didorong oleh akumulasi beli investor institusi dan kembalinya aliran dana modal asing (foreign direct flow) di sektor perbankan dan energi.

09.00 WIB: Tekanan Awal Sesi dan Akumulasi Selektif

Sejak bel pembukaan dibunyikan, transaksi di pasar reguler langsung menunjukkan dinamika tinggi. Investor yang semula bersikap wait and see mulai melakukan penyerapan aset secara agresif terhadap saham-saham berfundamental solid yang harganya telah terdiskon.

  1. Sesi Pembukaan (09.00 – 10.30 WIB): IHSG dibuka menguat tipis dan sempat mengalami volatilitas sesaat sebelum aksi beli institusi menopang pergerakan indeks di zona hijau.
  2. Sesi Pertengahan (10.30 – 12.00 WIB): Volume transaksi melonjak seiring masuknya modal asing pada saham-saham perbankan big cap, memicu kenaikan bertahap melampaui level resisten harian.
  3. Sesi Penutupan (13.30 – 16.00 WIB): Dorongan beli semakin masif pada sesi kedua, mengunci kenaikan IHSG hingga ditutup mantap menguat 1,22 persen tepat di area 8.000.
"Kembalinya IHSG ke level 8.000 mencerminkan keyakinan pelaku pasar terhadap stabilitas fundamental ekonomi domestik serta kinerja laporan keuangan emiten kuartal awal yang solid," ungkap pengamat pasar modal saat memantau transaksi di BEI.

14.00 WIB: Aliran Modal Asing Dongkrak Sektor Unggulan

Penyelidikan mendalam terhadap data perdagangan mencatat bahwa sektor keuangan dan infrastruktur menjadi motor penggerak utama dalam reli kali ini. Net foreign buy terpantau mendominasi emiten-emiten berkapitalisasi besar, mengimbangi tekanan jual minor dari investor ritel yang memanfaatkan momentum untuk profit taking.

  • Sektor Perbankan: Mencatatkan kenaikan rata-rata lebih dari 1,5 persen, ditopang oleh kinerja margin bunga bersih yang tetap terjaga.
  • Sektor Energi dan Komoditas: Mendapat sentimen positif dari stabilisasi harga minyak dan mineral mentah di pasar global.
  • Sektor Infrastruktur & Konsumer: Menunjukkan pertumbuhan moderat seiring optimisme belanja domestik yang terus menguat.

Menakar Ketahanan Reli Pasar Saham Domestik

Penguatan tajam ini membawa angin segar bagi iklim investasi di Indonesia. Namun, para analis mengingatkan investor untuk tetap cermat mengamati faktor volatilitas eksternal, termasuk arah kebijakan suku bunga bank sentral global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dengan bertenggernya kembali IHSG di level 8.000, pasar kini menanti apakah momentum akumulasi ini mampu dipertahankan hingga akhir pekan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User