Dukungan Inggris Menguat, Indonesia Kian Dekat Jadi Anggota CPTPP

Jakarta - Pemerintah Indonesia terus menggenjot upaya memperluas akses pasar internasional dalam rangka memperkuat daya saing nasional dan mendorong transformasi ekonomi yang berkelanjutan menuju Ind

Jul 08, 2026 - 04:59
0 0
Dukungan Inggris Menguat, Indonesia Kian Dekat Jadi Anggota CPTPP

Jakarta - Pemerintah Indonesia terus menggenjot upaya memperluas akses pasar internasional dalam rangka memperkuat daya saing nasional dan mendorong transformasi ekonomi yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah fundamental yang tengah dipercepat adalah proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Keanggotaan dalam blok perdagangan bebas yang mencakup wilayah Asia-Pasifik dan Amerika Latin ini diharapkan mampu membuka peluang perdagangan dan investasi yang jauh lebih luas, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai pasok regional maupun global.

Dalam perkembangan terbaru, dukungan dari Inggris terhadap proses aksesi Indonesia ke CPTPP dilaporkan semakin menguat. Dukungan tersebut semakin memperjelas prospek keanggotaan Indonesia dalam perjanjian multilateral yang menjadi salah satu kesepakatan perdagangan terbesar di dunia tersebut. Dengan dukungan yang datang dari berbagai negara anggota, termasuk Inggris, momen ini menandakan bahwa Indonesia semakin dekat untuk resmi menjadi bagian dari CPTPP.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa substansi ketentuan dalam CPTPP pada prinsipnya tidak asing bagi Indonesia. Menurutnya, sebagian besar regulasi yang tertuang dalam perjanjian tersebut telah diakomodasi melalui berbagai komitmen internasional yang telah disepakati sebelumnya.

"CPTPP ini merupakan perjanjian perdagangan antar ekonomi. Ketentuan-ketentuan dalam CPTPP secara umum sudah kita sepakati di berbagai perjanjian internasional seperti dalam kerangka WTO, RCEP, ASEAN, serta proses aksesi OECD. Maka itu, kita hanya memerlukan beberapa penyesuaian peraturan perundang-undangan untuk memenuhi komitmen di CPTPP," ujar Airlangga dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah saat ini hanya perlu melakukan sejumlah penyesuaian peraturan perundang-undangan domestik untuk memenuhi seluruh komitmen dalam CPTPP. Proses harmonisasi ini dinilai relatif terkendali mengingat fondasi hukum dan kebijakan perdagangan Indonesia telah berjalan selaras dengan standar internasional yang diterapkan secara luas.

Masuknya Indonesia ke CPTPP diproyeksikan akan memberikan dorongan signifikan terhadap arus perdagangan dan investasi asing langsung. Selain itu, partisipasi dalam perjanjian multilateral ini juga akan meningkatkan kredibilitas Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik di mata dunia. Integrasi ekonomi yang lebih dalam diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat sektor industri dalam negeri, serta memastikan Indonesia mampu bersaing secara lebih kompetitif di panggung ekonomi global.

Dengan dukungan yang terus menguat dari berbagai pihak, termasuk Inggris, proses aksesi Indonesia ke CPTPP semakin memperlihatkan kemajuan yang konkret. Pemerintah optimistis bahwa keberhasilan integrasi ke dalam kemitraan trans-Pasifik ini akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User