Aug 24, 2026
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI Sementara, Tegaskan Ikuti Aturan Undang-undang

Kursi kepemimpinan Bank Indonesia (BI) untuk sementara dialihkan ke tangan Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti. Transisi ini terjadi sesuai mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan, dan pej...

Destry Damayanti Pimpin BI Sementara, Tegaskan Ikuti Aturan Undang-undang

Kursi kepemimpinan Bank Indonesia (BI) untuk sementara dialihkan ke tangan Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti. Transisi ini terjadi sesuai mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan, dan pejabat sementara langsung menegaskan bahwa seluruh kebijakannya akan berpijak pada koridor hukum yang berlaku. Langkah tersebut diambil guna menjaga kontinuitas fungsi bank sentral serta memitigasi potensi gejolak di pasar keuangan yang kerap sensitif terhadap isu suksesi institusi moneter.

Landasan Hukum Suksesi Pimpinan BI

Pengangkatan penjabat sementara Gubernur BI didasarkan pada ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Regulasi tersebut menyatakan bahwa dalam hal jabatan Gubernur BI berhalangan tetap atau masa tugasnya berakhir, Deputi Gubernur Senior secara otomatis melaksanakan tugas dan wewenang gubernur hingga presiden mengangkat gubernur baru melalui proses fit and proper test di Dewan Perwakilan Rakyat. Mekanisme ini dirancang untuk menghindari kekosongan kepemimpinan yang dapat mengganggu pengambilan keputusan kritikal, terutama yang menyangkut stabilitas moneter dan sistem pembayaran.

Secara historis, skema transisi semacam ini telah beberapa kali terjadi dan terbukti mampu menjaga kredibilitas BI. Kejelasan aturan suksesi menjadi fondasi penting bagi independensi bank sentral, sehingga pelaku pasar tidak perlu berspekulasi tentang arah kebijakan. Dalam pernyataan perdananya, Destry menekankan bahwa dirinya akan sepenuhnya tunduk pada undang-undang dan tidak akan membuat keputusan strategis di luar cakupan tugas seorang pelaksana sementara. Komitmen ini penting untuk menepis kekhawatiran akan munculnya kebijakan afirmatif yang bisa menimbulkan distorsi di pasar obligasi dan nilai tukar rupiah.

Profil Destry Damayanti dan Pengalamannya

Destry Damayanti bukan nama baru di lingkungan pembuat kebijakan ekonomi. Sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior sejak Juli 2019, ia telah malang melintang di berbagai posisi strategis. Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini pernah menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri, analis senior di lembaga keuangan global, serta Staf Khusus Menteri Keuangan. Pengalaman tersebut memberinya perspektif yang utuh: dari sisi mikro perbankan, dinamika pasar modal, hingga formulasi kebijakan fiskal dan moneter.

Di internal BI, Destry memimpin sejumlah bidang vital, termasuk kebijakan moneter, pengelolaan moneter dan aset sekuritas, serta pendalaman pasar keuangan. Ia juga menjadi salah satu arsitek kebijakan stabilisasi nilai tukar di tengah tekanan capital outflow beberapa tahun terakhir. Dengan latar belakang itu, para ekonom menilai transisi ke posisi penjabat gubernur akan berjalan mulus tanpa disrupt, karena komite kebijakan moneter masih berfungsi secara penuh dan didukung oleh data makro terkini.

Komitmen Terhadap Aturan dan Stabilitas Ekonomi

Di saat yang sama, Destry menyampaikan bahwa prioritas utama adalah mempertahankan stabilitas nilai tukar, mengelola likuiditas, dan menjaga ekspektasi inflasi dalam sasaran yang telah ditetapkan. Berdasarkan data Bank Indonesia per akhir tahun lalu, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada kisaran 3,27% secara tahunan, sementara cadangan devisa mencapai 146 miliar dolar AS—cukup untuk membiayai lebih dari 6 bulan impor dan utang pemerintah. Fundamental itu memberikan bantalan yang kuat bagi bank sentral untuk menjalankan tugasnya meskipun ada perubahan nakhoda sementara.

Para analis memperkirakan bahwa tidak akan ada perubahan agresif pada stance kebijakan. Di satu sisi, prospek penurunan suku bunga acuan BI-7-Day Reverse Repo Rate yang kini bertengger di 6,25% akan tetap dipandu oleh arah pergerakan dolar AS dan risiko inflasi global. Di sisi lain, perbankan dan pelaku usaha berharap adanya relaksasi likuiditas guna mendorong pertumbuhan kredit yang diproyeksi masih ekspansif di atas 10% year-on-year tahun ini. Destry sendiri dalam berbagai kesempatan menunjukkan kehati-hatian yang tinggi, sehingga kemungkinan besar tidak akan mengambil jalan pintas yang berisiko menciptakan ketidakseimbangan baru di sektor keuangan.

Reaksi Pasar dan Harapan ke Depan

Respons pasar terhadap pengumuman penjabat sementara tergolong tenang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya bergerak fluktuatif tipis, sementara imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) seri acuan tetap stabil di sekitar 6,70%—menandakan investor tidak melihat peralihan ini sebagai peristiwa risk-off. Kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan bahwa kepemimpinan interim diatur oleh kerangka hukum yang jelas dan tidak dipolitisasi.

Kendati demikian, beberapa pelaku pasar mengingatkan agar proses pengangkatan gubernur definitif tidak berlarut-larut. Ketidakpastian waktu penunjukan dapat menimbulkan noise yang memengaruhi sentimen, terutama jika terjadi shock eksternal seperti perubahan drastis kebijakan The Fed. Di sinilah, Destry diharapkan tidak hanya menjadi penjaga status quo, tetapi juga mampu membangun komunikasi publik yang kredibel dan antisipatif guna membendung gejolak.

Dengan pengalaman, jaringan, dan pemahamannya yang mendalam tentang seluk-beluk ekonomi nasional, Destry Damayanti dipandang sebagai figur yang tepat untuk mengawal masa transisi. Banyak pihak menantikan bagaimana ia akan menavigasi komite dewan gubernur dalam merespons dinamika makro, seraya tetap memastikan bahwa seluruh putusan dilandasi aturan main yang telah digariskan undang-undang—sebuah pesan awal yang ia kirimkan dengan lugas kepada seluruh pemangku kepentingan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User