CARACAS – Sebuah gempa bumi berkekuatan dahsyat mengguncang ibu kota Venezuela pada Kamis (22/5/2025) pagi waktu setempat. Laporan yang dihimpun media kami menyebutkan, guncangan kuat terjadi selama lebih dari 30 detik, memicu kepanikan massal di seluruh penjuru kota. Warga berhamburan keluar dari rumah, perkantoran, dan pusat perbelanjaan saat bangunan-bangunan di sekitar mereka mulai retak dan ambruk.

Berdasarkan pemantauan lembaga seismologi setempat, episentrum gempa berada di darat, sekitar 15 kilometer barat daya Caracas, dengan kedalaman kurang lebih 10 kilometer. Kedalaman yang dangkal ini m

Jul 07, 2026 - 23:50
0 0
CARACAS  – Sebuah gempa bumi berkekuatan dahsyat mengguncang ibu kota Venezuela pada Kamis (22/5/2025) pagi waktu setempat. Laporan yang dihimpun media kami menyebutkan, guncangan kuat terjadi selama lebih dari 30 detik, memicu kepanikan massal di seluruh penjuru kota. Warga berhamburan keluar dari rumah, perkantoran, dan pusat perbelanjaan saat bangunan-bangunan di sekitar mereka mulai retak dan ambruk.

Berdasarkan pemantauan lembaga seismologi setempat, episentrum gempa berada di darat, sekitar 15 kilometer barat daya Caracas, dengan kedalaman kurang lebih 10 kilometer. Kedalaman yang dangkal ini membuat guncangan terasa sangat keras hingga merobohkan sejumlah struktur yang tidak tahan gempa. Di kawasan Petare dan pusat kota bersejarah, beberapa gedung apartemen dan rumah toko dilaporkan runtuh total. Tim penyelamat langsung dikerahkan ke titik-titik terdampak untuk melakukan operasi evakuasi.

Korban Terjebak di Bawah Puing

Media kami memperoleh informasi dari otoritas darurat bahwa puluhan orang telah dievakuasi dari reruntuhan, sementara sejumlah lainnya masih terjebak di bawah puing-puing. Suara tangisan dan teriakan minta tolong terdengar dari celah-celah beton, sementara warga bahu-membahu menyingkirkan material bangunan sebelum alat berat tiba. Layanan ambulans dan rumah sakit mulai kewalahan menampung gelombang korban luka yang terus berdatangan. Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti korban jiwa masih dalam proses pendataan, namun pejabat setempat mengkonfirmasi adanya korban meninggal dunia.

"Saya sedang menyiapkan sarapan ketika tanah tiba-tiba berguncang hebat. Dinding rumah retak dan langit-langit sebagian jatuh. Kami langsung berlari ke jalan. Pemandangan di luar sangat mengerikan, ada gedung tetangga yang rata dengan tanah," ujar seorang warga Caracas yang ditemui tim media kami di lokasi.

Pemerintah Venezuela melalui pernyataan resmi menyatakan tengah berkoordinasi dengan militer dan relawan untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan. Presiden Nicolas Maduro mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan menjauhi bangunan tinggi yang dikhawatirkan rapuh. Jaringan listrik di sejumlah distrik juga terputus untuk mencegah kebakaran, memperparah situasi saat evakuasi berlangsung. Di sejumlah titik, tangis haru pecah ketika tim penyelamat berhasil menemukan korban selamat yang terjebak selama lebih dari tiga jam. Sementara itu, tim ahli teknis mulai melakukan asesmen cepat terhadap gedung-gedung vital seperti rumah sakit dan bandara yang dilaporkan mengalami retakan.

Caracas terletak di zona seismik aktif karena posisi geologis Venezuela yang berdekatan dengan pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan. Para seismolog mengingatkan bahwa gempa susulan dengan magnitudo signifikan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang. Hingga berita ini ditayangkan, operasi darurat masih terus berlangsung dengan prioritas pada penyelamatan korban dan evakuasi warga ke titik aman yang telah disediakan pemerintah di stadion dan lapangan terbuka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User