Banyak Kota Hancur, Lebanon Sebut Rugi USD 4 Miliar Akibat Serangan Israel
Beirut, Beritadua.com – Pemerintah Lebanon melalui Menteri Informasi Paul Morcos mengungkapkan bahwa kerugian material langsung yang diderita negara tersebut akibat agresi militer Israel diperkirak
Beirut, Beritadua.com – Pemerintah Lebanon melalui Menteri Informasi Paul Morcos mengungkapkan bahwa kerugian material langsung yang diderita negara tersebut akibat agresi militer Israel diperkirakan mencapai 3 hingga 4 miliar dolar AS. Pernyataan ini disampaikan Morcos usai menghadiri rapat kabinet, menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan belum mencakup kerugian ekonomi tidak langsung maupun kerusakan infrastruktur jangka panjang yang lebih luas.
Perkiraan Kerugian Masih Sementara
Menurut laporan yang dihimpun media kami dari otoritas Lebanon, estimasi kerugian itu muncul di tengah berlanjutnya pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap perjanjian kerangka kerja yang ditengahi oleh Amerika Serikat dan telah ditandatangani dengan Beirut. Morcos menjelaskan bahwa nilai kerugian tersebut hanya mencerminkan kerusakan fisik pada bangunan, jalan, serta fasilitas publik, sementara dampak terhadap perekonomian nasional yang lebih luas belum dapat dihitung secara pasti.
"Angka kerugian material langsung yang kami catat saat ini berkisar antara 3 hingga 4 miliar dolar. Namun ini hanyalah perhitungan awal dan belum mencakup kerugian ekonomi yang jauh lebih besar," ujar Morcos seperti dikutip media kami.
Israel Langgar Perjanjian
Perjanjian kerangka kerja yang dimediasi Amerika Serikat tersebut sejatinya dimaksudkan untuk mengakhiri eskalasi kekerasan di kawasan. Namun dalam praktiknya, tentara Israel masih terus melancarkan operasi militer di sejumlah wilayah Lebanon. Pada awal pekan ini, pasukan Israel dilaporkan meledakkan rumah-rumah warga dan melakukan serangkaian ledakan di dua kota di Lebanon selatan. Bahan peledak juga diledakkan semalam di kota Houla, distrik Marjayoun, oleh pihak militer Israel yang masih bercokol di wilayah perbatasan.
Dampak Luas Bagi Lebanon
Serangan yang berlangsung selama berminggu-minggu itu telah menghancurkan banyak kota, membuat ribuan warga mengungsi, dan melumpuhkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Pemerintah Lebanon saat ini tengah berkoordinasi dengan lembaga internasional untuk melakukan asesmen kerusakan secara menyeluruh, meskipun situasi keamanan yang belum stabil membuat proses pendataan terhambat. Kerugian yang disebutkan Morcos menjadi gambaran awal betapa besarnya beban yang harus ditanggung Lebanon untuk memulihkan wilayahnya pascaserangan. Infrastruktur vital seperti jaringan listrik, air bersih, dan fasilitas kesehatan turut mengalami kerusakan parah, memperburuk kondisi kemanusiaan di tengah masyarakat yang sudah lama berjuang melawan krisis ekonomi.
Angka kerugian yang disampaikan pemerintah Lebanon ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan masih berlangsungnya pelanggaran di lapangan. Para pengamat menilai, pemulihan penuh dari kerusakan ini membutuhkan waktu bertahun-tahun dan dukungan finansial besar dari komunitas internasional, sesuatu yang masih belum pasti mengingat dinamika politik dan keamanan di kawasan tersebut.
Comments (0)