Seattle — Amadou Onana Dipastikan Absen hingga Akhir Piala Dunia 2026
Harapan Belgia untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Gelandang tengah andalan mereka, Amadou Onana, dipastikan tidak dapat melanjutkan
Harapan Belgia untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Gelandang tengah andalan mereka, Amadou Onana, dipastikan tidak dapat melanjutkan turnamen setelah mengalami cedera robek pada ligamen anterior lutut (ACL). Cedera ini terjadi saat Belgia tampil dominan mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 4-1 dalam laga babak 16 besar yang berlangsung di Seattle Stadium, Seattle, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
Kronologi Cedera di Lapangan
Insiden nahas yang menimpa pemain Aston Villa itu terjadi pada babak kedua, tepatnya saat Belgia tengah memegang kendali penuh atas pertandingan. Berikut urutan kejadian yang berujung pada kabar buruk bagi skuad asuhan Domenico Tedesco:
- Menit ke-62 — Onana terlibat dalam duel perebutan bola di lini tengah dengan gelandang AS, Yunus Musah. Dalam upaya mengubah arah tubuh secara cepat, lutut kirinya terpelintir secara tidak wajar.
- Menit ke-63 — Onana langsung jatuh ke lapangan sambil memegangi lutut kirinya. Ekspresi kesakitan yang jelas terlihat membuat rekan setimnya segera meminta bantuan medis.
- Menit ke-65 — Tim medis Belgia memasuki lapangan. Setelah pemeriksaan awal di lapangan, Onana tidak dapat melanjutkan pertandingan dan ditandu keluar dengan wajah tertunduk lesu. Ia digantikan oleh Orel Mangala.
- Menit ke-70 — Onana langsung dibawa ke rumah sakit terdekat di Seattle untuk menjalani pemindaian MRI guna mengetahui tingkat keparahan cedera.
Hasil Diagnosis dan Vonis Medis
Hasil pemindaian yang keluar beberapa jam setelah pertandingan mengonfirmasi kekhawatiran terburuk: Anterior Cruciate Ligament (ACL) di lutut kiri Onana mengalami robek total (grade 3). "Kami sangat terpukul. Ini adalah cedera serius yang membutuhkan operasi dan waktu pemulihan panjang. Piala Dunia sudah pasti berakhir untuknya. Kami akan memberikan dukungan penuh untuk proses rehabilitasinya," ujar dokter tim Belgia, Kristof Sas, dalam pernyataan resmi.
Dampak bagi Timnas Belgia
Absennya Onana adalah pukulan telak bagi Belgia. Pemain berusia 24 tahun itu merupakan sosok krusial dalam skema permainan tim. Dengan tinggi badan 1,92 meter, Onana menjadi jangkar di lini tengah sekaligus ancaman dalam situasi bola mati. Berdasarkan data statistik sepanjang turnamen, ia mencatatkan:
- Rata-rata intersep: 3,2 per pertandingan (tertinggi di skuad Belgia)
- Akurasi umpan: 89% dari posisi gelandang bertahan
- 3 gol dalam 4 pertandingan fase grup dan 16 besar
Kehilangan Onana berarti Belgia harus merombak lini tengah menjelang babak perempat final. Orel Mangala atau Arthur Vermeeren diproyeksikan akan mengisi kekosongan yang ditinggalkannya.
Reaksi dan Langkah Selanjutnya
Kapten tim Kevin De Bruyne mengungkapkan rasa simpatinya. "Ama adalah pemain vital bagi kami, dan ini sungguh menyakitkan. Tapi tim ini harus tetap kuat. Kami akan berjuang untuknya," ujar De Bruyne. Sementara itu, Aston Villa sebagai klub Onana juga menyatakan akan segera memfasilitasi operasi dan program rehabilitasi intensif. Masa pemulihan cedera ACL biasanya memakan waktu 6 hingga 9 bulan, yang berarti Onana berpotensi absen hingga awal musim 2027.
Belgia dijadwalkan menghadapi Brasil di babak perempat final pada Sabtu (11/7/2026), sebuah laga yang kini harus mereka hadapi tanpa salah satu pilar utama di lini tengah.
Comments (0)