Prabowo Singgung Swasta Ikut Nikmati Subsidi Listrik-BBM
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti keterlibatan kalangan swasta yang turut menerima manfaat dari berbagai program subsidi yang dibiayai oleh anggaran negara. Subsidi yang dimaksud mencak
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti keterlibatan kalangan swasta yang turut menerima manfaat dari berbagai program subsidi yang dibiayai oleh anggaran negara. Subsidi yang dimaksud mencakup sektor kelistrikan dan bahan bakar minyak (BBM).
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri, sebagaimana dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa fenomena ini merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika kehidupan bernegara.
Di hadapan para peserta, Prabowo mengakui bahwa sektor swasta memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memajukan bidang pendidikan di Indonesia. Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa pelaku usaha swasta tidak bisa dilepaskan dari dukungan pembiayaan publik yang bersumber dari uang rakyat.
"Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM dengan segala upaya yang kita lakukan. Jadi saudara-saudara, ini adalah bernegara," ujar Prabowo.
Simbiosis Negara dan Swasta
Prabowo menggambarkan hubungan antara pemerintah dan sektor swasta sebagai sebuah simbiosis dalam tata kelola negara. Ia menjelaskan bahwa masing-masing pihak menjalankan perannya sendiri-sendiri, namun tetap berada dalam satu ekosistem yang saling bergantung.
Pernyataan ini muncul di tengah perhatian publik terhadap postur anggaran subsidi yang setiap tahunnya menyerap porsi besar dalam APBN. Data dari berbagai laporan kementerian menunjukkan bahwa subsidi energi, khususnya listrik dan BBM, tidak hanya dinikmati oleh masyarakat kurang mampu, tetapi juga oleh kalangan industri dan dunia usaha.
Meski menyoroti fakta tersebut, Prabowo tidak mengarahkan kritik secara spesifik. Sebaliknya, ia justru menempatkan realitas ini sebagai potret keseharian penyelenggaraan negara yang harus dipahami secara utuh oleh semua pihak.
Acara Sarasehan Kebangsaan yang dihadirinya sendiri menjadi forum pertemuan antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas masa depan sains serta teknologi nasional. Kehadiran Prabowo dalam acara tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menggandeng swasta dalam pembangunan, sembari memastikan bahwa setiap fasilitas yang diberikan negara tepat sasaran.
Menurut catatan media kami, diskursus mengenai subsidi tepat sasaran terus bergulir dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait skema penyaluran BBM bersubsidi dan tarif listrik yang berlaku saat ini. Reformasi kebijakan subsidi disebut-sebut menjadi salah satu prioritas yang akan terus dikaji oleh kabinet.
Comments (0)