Sep 16, 2026
Nasional

Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pendampingan Pelajar Lewat Program Bapak Asuh

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Seribu terus mengintensifkan langkah preventif dalam membina generasi muda di wilayah kepulauan melalui skema terpadu P

Polres Kepulauan Seribu Perkuat Pendampingan Pelajar Lewat Program Bapak Asuh

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Seribu terus mengintensifkan langkah preventif dalam membina generasi muda di wilayah kepulauan melalui skema terpadu Program Bapak Asuh Polri. Inisiatif ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda seremonial kepolisian, melainkan bentuk intervensi sosial yang menempatkan personel kepolisian sebagai mentor, pelindung, sekaligus figur pembimbing langsung bagi para pelajar di sekolah-sekolah pulau terluar.

Kondisi geografis Kepulauan Seribu yang terpisah antarpulau menghadirkan dinamika tersendiri terhadap pengawasan anak usia sekolah. Keterbatasan ruang rekreasi positif, kerentanan paparan informasi digital tanpa filter, hingga potensi kenakalan remaja pesisir menjadi latar belakang utama kepolisian masuk ke lingkungan pendidikan secara terstruktur.

Urgensi Pendekatan Humanis di Kawasan Pesisir

Berdasarkan penelusuran di lapangan, pendekatan koersif dinilai tidak lagi efektif dalam menekan angka potensi kenakalan remaja, seperti aksi perundungan (bullying), penyalahgunaan zat adiktif, hingga tawuran antarkelompok pelajar lintas pulau. Melalui program ini, personel polisi ditugaskan secara berkala menyambangi sekolah untuk membangun komunikasi dua arah yang cair dan setara.

"Kehadiran Polri di sekolah bertujuan membangun kedekatan emosional, memberikan rasa aman, serta mengarahkan energi generasi muda ke aktivitas yang produktif dan berintegritas," ungkap representasi jajaran Polres Kepulauan Seribu dalam keterangannya.

Kronologi dan Tahapan Pelaksanaan Program di Sekolah

Implementasi Program Bapak Asuh Polri dijalankan dengan tahapan sistematis guna memastikan dampak yang terukur bagi karakter peserta didik:

  1. Pemetaan Karakteristik dan Kerentanan Sekolah: Tim satuan binmas Polres Kepulauan Seribu melakukan asesmen awal terhadap sekolah-sekolah di pulau berpenduduk untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sosial.
  2. Penugasan Personel sebagai Mentor Tetap: Setiap perwira dan bintara ditunjuk mendampingi kelompok pelajar tertentu sebagai figur 'Bapak Asuh' yang dapat dihubungi kapan saja saat siswa menghadapi masalah sosial atau keluarga.
  3. Sesi Literasi Hukum dan Motivasi Berkala: Penyelenggaraan kelas pembinaan mingguan yang mengulas bahaya narkotika, etika bermedia sosial, serta konsekuensi hukum kenakalan remaja dengan bahasa yang mudah dipahami.
  4. Kunjungan Rumah Terpadu (Home Visit): Petugas bersama pihak guru mendatangi tempat tinggal siswa yang terindikasi mengalami penurunan performa akademik maupun absensi berulang guna mencari solusi secara kekeluargaan.

Fokus Intervensi dan Perlindungan Pelajar

Program pendampingan ini mencakup serangkaian langkah strategis yang difokuskan pada tiga pilar utama:

  • Pencegahan Perundungan: Membentuk satuan tugas siswa anti-bullying di tiap kelas untuk mendeteksi dini aksi intimidasi fisik maupun verbal.
  • Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Miras: Mengingat jalur perairan kerap rawan penyelundupan, pelajar dibekali pemahaman mendalam agar tidak tergiur menjadi kurir maupun pengguna.
  • Penguatan Ketahanan Mental dan Prestasi: Memberikan konseling psikologis ringan serta pelatihan kedisiplinan dasar untuk memupuk cita-cita generasi pesisir.

Melalui pengawasan yang konsisten dan kemitraan erat antara aparat, pihak sekolah, serta orang tua murid, Polres Kepulauan Seribu menargetkan terciptanya iklim belajar yang aman dan bebas dari ancaman kriminalitas remaja di seluruh gugusan kepulauan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User