Polisi Tangkap 1 ‘Rayap Besi’ Pencuri Pagar Taman Flyover Kampung Melayu

Jakarta – Taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, menjadi sasaran pencurian. Pagar besi yang mengelilingi ruang publik tersebut raib digondol kawanan pencuri y

Jul 08, 2026 - 07:59
0 0
Polisi Tangkap 1 ‘Rayap Besi’ Pencuri Pagar Taman Flyover Kampung Melayu

Jakarta – Taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, menjadi sasaran pencurian. Pagar besi yang mengelilingi ruang publik tersebut raib digondol kawanan pencuri yang beraksi dalam jumlah cukup banyak. Berkat laporan warga dan gerak cepat aparat, kepolisian berhasil mengamankan satu orang pelaku.

Pencurian ini pertama kali diketahui oleh masyarakat sekitar yang melihat sejumlah orang tak dikenal melakukan aktivitas mencurigakan di area taman. Diduga, para pelaku memanfaatkan waktu-waktu sepi untuk membongkar dan mengangkut pagar besi tersebut. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Jatinegara.

“Sudah diamankan satu orang,” kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono kepada Beritadua.com, Rabu (8/7/2026).

Kompol Samsono menegaskan bahwa pihaknya tidak berhenti pada penangkapan satu pelaku saja. Saat ini, tim opsnal Polsek Jatinegara masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Pasalnya, berdasarkan keterangan warga, aksi pencurian pagar taman di bawah flyover Kampung Melayu itu diduga dilakukan oleh sekitar lima orang yang bergerombol dan saling berbagi peran.

“Kami masih memburu pelaku yang lain. Informasi dari warga, jumlah mereka sekitar lima orang. Kami akan terus bekerja sampai semua pelaku bertanggung jawab atas ulahnya,” ujar Samsono.

Besi-besi pagar yang dicuri umumnya berukuran cukup besar dan berat. Warga menyebut para pelaku sebagai “rayap besi” karena aksi mereka yang mengincar material logam di fasilitas umum. Diduga, besi curian tersebut akan dijual kembali ke pengepul barang bekas untuk mendapat keuntungan cepat.

Taman di bawah flyover Kampung Melayu selama ini berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan tempat beristirahat warga setelah pengembangan kolong jembatan. Keberadaan pagar sangat penting untuk menjaga keamanan, membatasi akses tak diinginkan, dan mencegah penggunaan taman secara liar. Hilangnya pagar membuat kondisi taman menjadi terbuka tanpa pelindung, sehingga memicu kekhawatiran warga terhadap potensi penyalahgunaan ruang publik.

Hingga berita ini ditulis, polisi belum memberikan rincian identitas pelaku yang telah ditangkap. Proses penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap jaringan atau pengepul yang mungkin terlibat dalam rantai pencurian besi milik publik ini.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan di fasilitas umum. Selain itu, diharapkan para pengepul barang bekas tidak mudah menerima besi-besi yang tidak jelas asal-usulnya. Kerjasama semua pihak diperlukan agar aksi serupa tidak terulang dan fasilitas yang dibangun dengan dana masyarakat tetap terjaga dengan baik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User