Pemotor Tewas Hantam Truk Parkir di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi
Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Senin dini hari. Seorang pengendara sepeda m
Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Senin dini hari. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menghantam bagian belakang truk yang diparkir di bahu jalan tanpa lampu peringatan. Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang korban di jalur strategis yang kerap minim penerangan tersebut.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan saksi mata dan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Satlantas Polres Sukabumi Kota, korban diketahui berinisial RS (32), warga Kecamatan Cikole, melaju dari arah barat menuju timur sekitar pukul 03.15 WIB. Saat melintas di titik rawan menjelang tanjakan landai, motor matik bernomor polisi F 3345 BC yang dikendarainya langsung membentur bak belakang truk bernomor polisi B 9902 VZ yang terparkir di tepi jalan sisi kiri. Benturan keras menyebabkan korban terpental dan mengalami cedera parah di bagian kepala serta dada.
“Kami mendengar suara dentuman keras dari dalam rumah, lalu keluar dan melihat motor rusak parah dan pengendaranya tergeletak tidak sadarkan diri. Truk itu gelap, tidak ada lampu hazard atau segitiga pengaman,” ujar Hendra, warga sekitar yang rumahnya berjarak 30 meter dari lokasi kejadian.
Penyebab dan Temuan Polisi
Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Didin Suhardi, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk jenis colt diesel tersebut ditinggalkan sopirnya di bahu jalan dengan posisi setengah badan kendaraan masih masuk ke badan jalan karena bahu yang sempit. Selain itu, tidak ditemukan satu pun alat pemberi isyarat seperti segitiga reflektor maupun lampu isyarat bahaya. Kondisi gelap gulita ditambah minimnya lampu penerangan jalan di jalur lingkar selatan memperparah risiko.
“Kami masih memintai keterangan sopir truk yang sudah mengamankan diri ke Polsek. Dugaan kuat kelalaian sopir dengan tidak memasang alat keselamatan menjadi faktor utama. Kami juga akan menelusuri apakah truk kelebihan muatan sehingga tidak bisa parkir sempurna di bahu jalan,” jelas AKP Didin.
Jalur Rawan yang Berulang Kali Memakan Korban
Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan menghubungkan sejumlah kecamatan dan menjadi alternatif kendaraan berat melintasi pusat kota. Namun, jalur ini kerap dikeluhkan warga karena minimnya fasilitas keselamatan, seperti lampu penerangan jalan umum (PJU) yang banyak mati, marka jalan yang pudar, serta bahu jalan yang tidak rata. Dalam dua bulan terakhir, sudah tiga kecelakaan serupa terjadi di titik yang tidak jauh berbeda.
Warga berharap pemerintah segera membenahi infrastruktur jalur tersebut. “Setiap malam, truk-truk besar parkir sembarangan di sini karena banyak yang istirahat. Padahal jelas itu melanggar,” kata Hendra lagi. Ia menambahkan, dirinya dan warga lainnya sudah pernah melaporkan kondisi itu kepada petugas, namun penertiban belum konsisten.
Imbauan Keselamatan dari Kepolisian
Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan parkir dan kelengkapan kendaraan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan wajib dilengkapi peralatan pertolongan, antara lain segitiga pengaman, dongkrak, dan roda cadangan, serta wajib menyalakan lampu isyarat peringatan bahaya jika berhenti dalam keadaan darurat di jalan.
- Jangan memarkirkan kendaraan di bahu jalan, terutama pada malam hari di jalur minim penerangan.
- Pasang segitiga pengaman dengan jarak minimal 30 meter di belakang kendaraan yang berhenti darurat.
- Nyalakan lampu hazard dan pastikan kendaraan tidak menutup separuh badan jalan.
- Pengendara motor diharapkan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur gelap.
Upaya Pencegahan dan Dampak Sosial
Kejadian ini membawa duka mendalam bagi keluarga korban. RS diketahui sebagai tulang punggung keluarga yang sehari-hari bekerja sebagai kurir logistik. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Para kerabat berharap agar proses hukum berjalan adil dan sopir truk bertanggung jawab penuh.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar kendaraan berat di sepanjang jalur lingkar selatan. Pemasangan rambu peringatan dan penambahan lampu penerangan juga menjadi prioritas dalam waktu dekat.
[SOCIAL_TWEET]: Kecelakaan dini hari di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi: pemotor tewas hantam truk gelap tanpa pengaman. Polisi sebut kelalaian sopir jadi penyebab utama. #KecelakaanSukabumi #TrukParkir #KeselamatanJalan[SOCIAL_TG]: 🚨 Naas! Motor hantam truk gelap di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, pengendara tewas di tempat. Polisi ungkap sopir truk abai pasang segitiga pengaman. Yuk, selalu waspada di jalan minim penerangan!
Comments (0)