Andie Peci, Ikon Bonek dan Aktivis Buruh, Berpulang

Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Tanah Air. Andie Peci, sosok yang dikenal sebagai ikon Bonek (suporter Persebaya Surabaya) sekaligus aktivis buruh

Andie Peci, Ikon Bonek dan Aktivis Buruh, Berpulang

Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Tanah Air. Andie Peci, sosok yang dikenal sebagai ikon Bonek (suporter Persebaya Surabaya) sekaligus aktivis buruh yang gigih memperjuangkan perdamaian, mengembuskan napas terakhir pada Senin (19/4) di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Ia meninggal setelah berjuang melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya dalam beberapa bulan terakhir.

Kepergian Andie bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi ribuan buruh yang pernah dibelanya, serta komunitas Bonek yang menjadikannya panutan. Sosok lelaki dengan peci hitam yang identik itu menghabiskan lebih dari dua dekade hidupnya menyuarakan keadilan sosial dan menyatukan perbedaan di atas tribun stadion.

Dari Anak Lorong Hingga Pemimpin Tribun

Lahir di kawasan padat Surabaya, Andie kecil sudah akrab dengan aroma tembakau pabrik dan teriakan pekerja yang pulang petang. Tak banyak yang tahu, sebelum menjadi pemimpin suporter yang disegani, ia adalah seorang buruh pabrik tekstil yang di-PHK sepihak. Pengalaman pahit itulah yang menempa mentalnya dan mendorongnya turun ke jalan, memimpin serikat buruh lokal.

“Andie itu keras di mulut, tapi lembut di hati. Setiap kali ada kawan buruh diusir paksa, dia paling depan menyelamatkan, bahkan sampai beradu argumen dengan aparat,” kenang Sugianto, kawan seperjuangan Andie di Serikat Buruh Surabaya.

Seiring waktu, nama Andie melejit di kalangan suporter. Peci hitamnya menjadi penanda kepemimpinan di tribun. Ia bukan sekadar pemandu yel-yel, melainkan tokoh yang mampu meredam emosi ribuan pasukan hijau saat rivalitas memanas.

Jembatan Dua Sayap: Buruh dan Bonek

Yang membuat Andie begitu istimewa adalah kemampuannya merangkai dua dunia yang tampak berbeda: pabrik dan stadion. Ketika ada demo buruh besar-besaran di depan Balai Kota, ia tampil sebagai orator ulung. Malamnya, ia bisa langsung memimpin koreografi Bonek. Keduanya, menurut Andie, punya irisan perjuangan yang sama: kawanan kecil melawan struktur yang menindas.

Peran Andie sebagai penghubung itu mencapai puncaknya pada 2019, saat ia mempelopori deklarasi damai antarsuporter di Jawa Timur. Dalam sebuah forum yang dihadiri perwakilan Bonek, Aremania, hingga pendukung Persib, ia menyampaikan pidato yang masih diingat banyak orang:

“Kita kalah jika berseteru sesama kawan. Musuh kita bukan suporter lain, tapi transparansi pengelolaan sepak bola yang beradab. Kalian masih mau ribut? Mari kita ributkan hal yang benar: hak pekerja, harga tiket yang murah, dan kesetaraan di depan hukum.”

Momen itu menjadi titik balik yang meredakan ketegangan yang sempat melukai dunia sepak bola nasional selama puluhan tahun.

Warisan Perdamaian

Kepergian Andie meninggalkan pertanyaan pahit: siapa lagi yang mampu menjadi penyejuk di tengah panasnya rivalitas dan pergulatan kelas?. Aktivis suporter lain bisa saja muncul, tapi perpaduan ketegasan buruh dan kerendahan hati suporter sejati seperti Andie tak mudah dicari. Hingga akhir hayatnya, ia tetap menolak tawaran menjadi pengurus formal partai politik. “Saya lebih nyaman di jalan saja,” katanya suatu kali.

Di ruang duka RSUD dr. Mohamad Soewandhie, karangan bunga tak hanya datang dari kelompok suporter. Serikat buruh, organisasi masyarakat sipil, bahkan sejumlah perusahaan tempat ia berdemonstrasi mengirimkan ucapan belasungkawa. Sebuah pengakuan bahwa Andie adalah musuh yang dihormati sekaligus kawan yang dirindukan.

Kini, peci hitam itu tak lagi melambai di atas kepulan asap suar. Namun ingatan tentang Andie Peci akan tetap hidup di aksi-aksi buruh dan di nyanyian ribuan Bonek yang menyanyikan nama Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.

[SOCIAL_TWEET]: Selamat jalan, Andie Peci. Ikon Bonek yang menyuarakan perjuangan buruh dan perdamaian antar suporter. Peci hitammu akan selalu berkibar di hati kami. #AndiePeci #Bonek #RIPSahabatBuruh [SOCIAL_TG]: 🕊️ Selamat jalan Andie Peci. Peci hitammu jadi saksi damai antara buruh dan suporter. #RIP

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User