Mbappe dan Olise Gemilang, Prancis Singkirkan Swedia di 32 Besar Piala Dunia

EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY — Tim nasional Prancis menjejakkan kaki dengan kokoh di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swedia pada laga ya

Mbappe dan Olise Gemilang, Prancis Singkirkan Swedia di 32 Besar Piala Dunia

EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY — Tim nasional Prancis menjejakkan kaki dengan kokoh di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swedia pada laga yang dihelat di MetLife Stadium, Selasa (30/6). Duel sengit yang mempertemukan dua kekuatan Eropa itu dimenangkan Les Bleus berkat performa impresif Kylian Mbappe dan Michael Olise, yang gol serta assist mereka menjadi penentu kemenangan meyakinkan di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati stadion megah dekat New York tersebut.

Dominasi Sejak Menit Awal

Sejak peluit awal dibunyikan, pasukan asuhan pelatih Didier Deschamps langsung mengambil inisiatif serangan. Mengusung formasi 4-3-3 ofensif, pergerakan trisula depan yang diisi Kylian Mbappe, Randal Kolo Muani, dan Michael Olise berkali-kali merobek lini pertahanan Swedia yang digalang Hugo Larsson. Swedia yang mencoba bertahan rapat dengan skema 4-4-2 kerap kerepotan menghadapi kecepatan dan kreativitas para pemain Prancis, khususnya dari sektor sayap kanan yang dijaga Olise.

Buah dari tekanan tanpa henti itu akhirnya tiba pada menit ke-27. Berawal dari interception brilian Eduardo Camavinga di lini tengah, bola dengan cepat dialirkan kepada Olise yang berada di sisi kanan. Dengan ketenangan seorang veteran, pemain Bayern Munich itu mengirimkan umpan terobosan terukur ke jantung pertahanan Swedia yang langsung disambar Mbappe dengan sontekan kaki kiri tanpa bisa dihalau kiper Robin Olsen. Gol pembuka itu sontak memantik selebrasi liar Mbappe yang berlari ke arah Olise, lalu keduanya berpelukan di dekat tiang bendera sudut sembari meneriakkan semangat kepada rekan-rekannya.

“Momen itu sangat emosional. Michael memberi umpan yang sempurna, dan saya hanya perlu menyelesaikannya. Kami bermain untuk satu sama lain malam ini, dan merayakan bersama dia adalah hal yang natural. Ini tim yang spesial,” ujar Mbappe selepas pertandingan.

Babak Kedua Kian Memanas

Memasuki paruh kedua, Swedia coba meningkatkan intensitas serangan melalui duet Viktor Gyökeres dan Alexander Isak. Namun, pertahanan Prancis yang dikawal duet bek tangguh William Saliba dan Ibrahima Konaté tetap kokoh tak tertembus. Kiper Mike Maignan pun hanya melakukan satu penyelamatan krusial ketika menepis tembakan keras Dejan Kulusevski dari luar kotak penalti pada menit ke-58.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Swedia justru kembali harus memungut bola dari gawangnya pada menit ke-71. Kali ini giliran Olise yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, Mbappe yang berperan sebagai kreator mengirimkan umpan tarik mendatar dari sisi kiri yang mampu disambut Olise dengan tembakan first-time melengkung ke sudut atas gawang. Gol spektakuler tersebut memastikan keunggulan Prancis menjadi 2-0, sekaligus menutup panggung perlawanan tim asuhan Janne Andersson.

Prancis Melaju dengan Percaya Diri

Statistik pertandingan mencatat keunggulan Prancis dalam penguasaan bola (57 persen) dan jumlah tembakan tepat sasaran (7 berbanding 3). Kedewasaan taktik Deschamps dalam mengatur ritme permainan, ditambah determinasi para pemain muda seperti Olise yang berusia 24 tahun dan Camavinga (23) menjadi fondasi kokoh yang mewarnai perjalanan Prancis di turnamen empat tahunan ini.

Berikut beberapa poin kunci dari laga melawan Swedia:

  • Mbappe Cetak Gol dan Assist: Sang kapten menunjukkan kepemimpinan sejati dengan kontribusi langsung pada dua gol kemenangan.
  • Michael Olise Bintang Baru: Pemain yang sebelumnya menjadi andalan di Olimpiade 2024 ini tampil semakin matang sebagai starter di Piala Dunia.
  • Pertahanan Solid Les Bleus: Maignan mencatat clean sheet berkat dukungan lini belakang yang disiplin dan minim kesalahan.
  • Swedia Mandul di Sepertiga Akhir: Kombinasi Gyökeres-Isak gagal mengonversi peluang, menjadi pekerjaan rumah besar bagi Andersson.
  • MetLife Stadium Bergemuruh: Dukungan suporter yang mayoritas diaspora Prancis dan pecinta sepak bola Amerika Serikat menambah atmosfer gegap gempita.
“Kami tahu Swedia tim yang berbahaya, tetapi para pemain menjalankan rencana dengan luar biasa. Michael dan Kylian adalah contoh sinergi yang sudah lama kami bangun. Ini baru langkah awal, kami harus tetap membumi,” tegas Deschamps dalam konferensi pers.

Kemenangan ini memastikan Prancis menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Philadelphia pada 5 Juli mendatang. Dengan performa yang terus menanjak, Mbappe dan kolega diyakini menjadi salah satu kandidat kuat peraih trofi Jules Rimet ketiga bagi negara Mode.

[SOCIAL_FB]: Prancis tak terbendung di babak 32 besar Piala Dunia 2026! Kylian Mbappe membuka skor, Michael Olise menutup kemenangan dengan gol spektakuler, dan Mike Maignan menjaga gawang tetap perawan. Dukungan penuh suporter di MetLife Stadium membuat malam di East Rutherford semakin sempurna. Selanjutnya: 16 besar menanti! Allez Les Bleus! 🇫🇷💙 [SOCIAL_THREADS]: Laga panas di MetLife Stadium berakhir manis buat Prancis. Mbappe dan Olise tunjukkan kelasnya, pertahanan solid, dan Deschamps pantang jemawa. Babak 16 besar Piala Dunia 2026 sudah menanti. Mampukah Les Bleus ulangi kejayaan 1998 dan 2018? #Prancis #PialaDunia2026 #KylianMbappe

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User