Sep 17, 2026
Hukum

MAKASSAR — PT PELNI Evaluasi Rute Kapal Makassar-Kendari

Deru mesin KM Tilongkabila memecah keriuhan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, saat ratusan penumpang merayap naik meniti tangga kapal. Bagi masyarakat Su

MAKASSAR — PT PELNI Evaluasi Rute Kapal Makassar-Kendari

Deru mesin KM Tilongkabila memecah keriuhan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, saat ratusan penumpang merayap naik meniti tangga kapal. Bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, konektivitas maritim ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan urat nadi ekonomi dan sosial yang menghubungkan dua provinsi strategis. Namun, di balik rutinitas pelayaran tersebut, terdapat dinamika penyesuaian jadwal, lonjakan tarif, serta perhitungan efisiensi waktu yang kerap menjadi keluhan calon penumpang.

Investigasi tim Beritadua.com di lapangan menunjukkan bahwa ketepatan waktu pelayaran kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) ini sangat bergantung pada kondisi cuaca dan lalu lintas barang di setiap pelabuhan singgah. KM Tilongkabila sendiri menjadi armada utama yang melayani rute melingkar dari Makassar menuju Bau-Bau, Raha, hingga tiba di Pelabuhan Murhum dan Kendari.

Menelusuri Jejak KM Tilongkabila: Tarif dan Durasi Pelayaran

Perjalanan laut dari Makassar menuju Kendari menggunakan KM Tilongkabila membutuhkan waktu tempuh rata-rata 24 hingga 36 jam. Durasi ini sangat dipengaruhi oleh variabel lamanya proses bongkar muat barang di pelabuhan transit seperti Labuan Bajo, Raha, atau Bau-Bau. Dari sisi finansial, tarif tiket kelas ekonomi dibanderol pada kisaran Rp350.000 hingga Rp400.000 per orang, sebuah harga yang relatif terjangkau dibanding moda transportasi udara.

Namun, kendala utama yang sering dihadapi penumpang adalah kepastian jadwal keberangkatan yang kerap bergeser dari estimasi awal. Pengamatan di area terminal penumpang mengonfirmasi adanya penumpukan calon penumpang akibat keterlambatan kedatangan kapal dari dermaga sebelumnya.

"Kami sering harus menunggu hingga lima jam di pelabuhan karena rute kapal yang melingkar rentan keterlambatan dari titik awal. Meski begitu, kapal laut tetap jadi pilihan utama karena kapasitas muatan barang yang jauh lebih besar," ungkap Rahmat (42), seorang pedagang komoditas antar-pulau asal Kendari.

Komparasi Moda: Jalur Laut vs Jalur Kombinasi Darat-Feri

Sebagai alternatif dari jalur laut penuh yang memakan waktu seharian lebih, sebagian masyarakat memilih opsi rute transit darat dan penyeberangan feri. Rute ini melingkupi perjalanan bus dari Makassar menuju Pelabuhan Bajoe (Bone) atau Siwa (Wajo), dilanjutkan dengan kapal feri menyeberangi Teluk Bone menuju Kolaka, sebelum akhirnya menempuh jalur darat akhir menuju Kendari.

Berikut adalah perbandingan analitis antara kedua opsi transportasi rute Makassar–Kendari:

Moda Transportasi Estimasi Waktu Kisaran Biaya Total Tingkat Kenyamanan
KM Tilongkabila (Laut Penuh) 24 - 36 Jam Rp350.000 - Rp400.000 Sedang (Bisa istirahat di ranjang kapal)
Bus + Feri (Darat-Laut) 16 - 22 Jam Rp500.000 - Rp650.000 Cenderung Lelah (Berganti kendaraan 3 kali)

Pilihan jalur darat-kombinasi menawarkan durasi yang sedikit lebih singkat, tetapi menuntut stamina fisik yang ekstra karena penumpang harus berganti moda transportasi beberapa kali. Biaya akumulatifnya pun membengkak karena adanya tarif tiket bus antarkota dan tiket penyeberangan feri terpisah.

Catatan Keselamatan dan Rekomendasi Perjalanan

Faktor keselamatan pelayaran di perairan Teluk Bone dan Laut Flores menjadi perhatian kritis, terutama saat memasuki musim angin barat. Pengamat transportasi maritim menegaskan bahwa kesiapan sarana navigasi dan transparansi informasi cuaca dari BMKG harus menjadi prioritas mutlak pengelola armada.

Bagi calon penumpang yang berencana melintas di rute Makassar-Kendari, terdapat beberapa panduan krusial yang perlu diperhatikan:

  • Pemesanan Tiket Resmi: Lakukan pembelian tiket jauh hari melalui aplikasi digital resmi PT PELNI atau agen resmi untuk menghindari praktik percaloan di Pelabuhan Makassar.
  • Pantau Pembaruan Jadwal: Cek secara berkala posisi kapal melalui sistem *ship tracking* PELNI guna mengantisipasi pergeseran jam keberangkatan.
  • Persiapan Fisik dan Logistik: Siapkan obat-obatan pribadi dan perbekalan tambahan, mengingat potensi perpanjangan waktu transit akibat cuaca buruk di tengah laut.

Perjalanan menghubungkan Makassar dan Kendari menggambarkan betapa krusialnya keandalan infrastruktur maritim di Indonesia timur. Di tengah dinamika tarif dan durasi tempuh, kesiapan armada serta transparansi pelayanan tetap menjadi pertaruhan paling mendasar bagi keselamatan dan kenyamanan ribuan warga yang menggantungkan mobilitasnya di atas gelombang laut Sulawesi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User