Karachi — Puing Boeing 737 K2 Airways Ditemukan Pecah di Laut Arab
Operasi pencarian intensif yang melibatkan kapal angkatan laut dan pesawat patroli akhirnya membuahkan hasil. Puing-puing pesawat kargo Boeing 737 milik K2
Operasi pencarian intensif yang melibatkan kapal angkatan laut dan pesawat patroli akhirnya membuahkan hasil. Puing-puing pesawat kargo Boeing 737 milik K2 Airways yang hilang kontak segera setelah lepas landas dari Bandara Internasional Jinnah, Karachi, telah ditemukan dalam kondisi pecah di perairan Laut Arab. Temuan ini mengakhiri spekulasi mengenai nasib pesawat nahas tersebut dan membuka fase baru investigasi penyebab tragedi.
Tim SAR gabungan mengonfirmasi bahwa serpihan badan pesawat, bagian sayap, dan komponen mesin tersebar di area seluas kurang lebih 5 kilometer persegi, sekitar 40 kilometer di lepas pantai Karachi. Tidak ditemukan tanda-tanda awak pesawat selamat. Pesawat dengan nomor registrasi AP-BKO itu mengangkut dua pilot, satu teknisi, dan sekitar 12 ton kargo komersial dalam penerbangan menuju Dubai.
Kronologi Kejadian
Berikut rangkaian peristiwa yang berhasil dirangkum dari otoritas penerbangan sipil Pakistan dan pernyataan pihak maskapai:- Lepas Landas dan Kehilangan Kontak: Pada pukul 02.47 waktu setempat, pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Jinnah. Sekitar 9 menit setelah mengudara, di ketinggian jelajah awal 15.000 kaki, kontak radar dan komunikasi radio tiba-tiba terputus. Pilot tidak sempat mengirim sinyal darurat.
- Operasi Pencarian Diluncurkan: Pihak bandara menyatakan pesawat dalam status "hilang" setelah 30 menit tanpa komunikasi. Angkatan Laut Pakistan, Penjaga Pantai, dan otoritas bandara segera memobilisasi kapal, helikopter, dan pesawat pengintai maritim ke area terakhir yang terekam radar. Proses pencarian sempat terkendala cuaca buruk dan gelombang tinggi pada hari pertama.
- Penemuan Puing-Puing: Setelah hampir 48 jam pencarian, pada pukul 06.15 pagi waktu setempat, sebuah kapal nelayan yang turut membantu melaporkan adanya serpihan mengapung di permukaan laut. Tim SAR segera bergerak ke lokasi dan mengonfirmasi bahwa puing-puing tersebut adalah bagian dari Boeing 737 yang hilang. Puing terbesar berupa bagian ekor vertikal dengan logo K2 Airways yang masih terlihat jelas.
- Konfirmasi dan Investigasi Awal: Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan secara resmi mengumumkan temuan ini. Tim investigasi bersama dengan perwakilan dari produsen pesawat dan otoritas keselamatan internasional segera dibentuk. Fokus awal diarahkan pada pengumpulan kotak hitam (flight data recorder dan cockpit voice recorder) yang diyakini berada di dasar laut pada kedalaman sekitar 60 meter.
Comments (0)