Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan

Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan

Irjen Pol. Winarto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Selatan

Profil Singkat

Irjen Pol. Winarto lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 26 Agustus 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Perwira tinggi Polri ini dikenal memiliki pengalaman luas di bidang reserse dan intelijen. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan, ia mengemban amanah sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri. Sosoknya digambarkan sebagai pemimpin yang tenang, metodis, dan mengedepankan pendekatan preventif. Ia resmi dilantik menjadi Kapolda Kalimantan Selatan pada Desember 2024, menggantikan Irjen Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi.

"Kita hadir untuk masyarakat, bukan sebaliknya. Setiap langkah harus diukur, setiap tindakan harus bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya dalam sebuah kesempatan, menegaskan filosofi kepemimpinannya.

Karier dan Riwayat Jabatan

Karier Irjen Pol. Winarto dibangun melalui serangkaian penugasan strategis. Selepas Akpol, ia memulai kariernya di Polda Metro Jaya dan mendalami dunia reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim di beberapa wilayah, termasuk Jakarta Pusat, yang mengasah insting investigasinya. Jejak kariernya di intelijen dimulai saat menjabat sebagai Direktur Politik di Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri. Posisi ini memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika sosial-politik dan deteksi dini konflik. Berikut ringkasan jabatan strategis sebelumnya:

  • Kapolres Metro Jakarta Selatan (2011)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Politik Baintelkam Polri
  • Direktur Politik Baintelkam Polri (2018)
  • Wakil Kepala Baintelkam Polri (2022)
  • Wairwasum Polri (2024)
  • Kapolda Kalimantan Selatan (Desember 2024 – sekarang)

Bekal di intelijen sangat memengaruhi gayanya dalam membaca peta kerawanan kamtibmas di Kalimantan Selatan, mulai dari konflik lahan, tambang ilegal, hingga kejahatan transnasional.

Kinerja dan Program Unggulan

Sejak memimpin Polda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Winarto mencetuskan beberapa inisiatif. Salah satu terobosan yang langsung terlihat adalah penguatan deteksi dini konflik sosial. Dengan latar belakang intelijennya, ia membangun sistem koordinasi yang lebih rapat antara kepolisian, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat dan adat. Program "Polisi Banua" digulirkan dengan mengedepankan pendekatan problem solving, di mana setiap Polsek diinstruksikan menjadi pusat resolusi konflik di tingkat tapak. Di bidang penegakan hukum, ia menginstruksikan penindakan tegas terhadap kejahatan yang meresahkan warga, khususnya peredaran narkoba dan tambang ilegal tanpa kompromi. Pada Februari 2025, Polda Kalsel berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional dengan barang bukti 45 kilogram sabu dan 12.000 butir ekstasi, salah satu pengungkapan terbesar di wilayah tersebut. Ia juga memperkuat sistem pelayanan publik digital, memaksimalkan aplikasi "Lapor Pak Kapolda" untuk menjaring aduan masyarakat secara langsung. Program ketahanan pangan melalui "Lahan Ketahanan Pangan Polri" di Kalimantan Selatan juga berjalan di bawah supervisinya, dengan memanfaatkan lahan tidur milik polres dan polsek untuk ditanami komoditas pangan strategis. Pada peringatan Hari Ulang Tahun Polwan ke-77 tahun 2025, Polda Kalsel di bawah kepemimpinannya menggelar operasi "Balikpapan Aman" yang sukses menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian acara berskala nasional tersebut. Selain itu, inisiatif "Samsat Technology Park" yang diresmikan pada Maret 2026 menjadi langkah modernisasi layanan administrasi kendaraan bermotor secara terintegrasi.

Tantangan dan Harapan

Kalimantan Selatan menyimpan tantangan kamtibmas yang kompleks. Konflik agraria akibat tumpang tindih lahan perkebunan dan pertambangan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Belum lagi ancaman bencana alam seperti banjir yang kerap melanda. Namun, harapan besar disematkan pada sosok Kapolda yang mampu merangkul semua elemen. Masyarakat berharap program-programnya tidak bersifat seremonial, melainkan berdampak nyata pada penurunan angka kejahatan dan penguatan keadilan restoratif. Komitmennya dalam menangani kejahatan lingkungan akan menjadi ujian terberat. Dengan pengalaman dan jaringannya, Winarto diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban di provinsi yang juga menjadi salah satu penopang Ibu Kota Nusantara ini.

Pro dan Kontra

  • Pro: Latar belakang intelijen yang kuat memberi Irjen Pol. Winarto kemampuan deteksi dini dan analisis kerawanan yang tajam, terbukti dari penanganan konflik sosial yang lebih terukur dan pengungkapan jaringan narkoba internasional skala besar. Program "Polisi Banua" mendapat apresiasi karena mendekatkan polisi pada akar masalah masyarakat, sementara modernisasi layanan digital seperti "Samsat Technology Park" meningkatkan transparansi dan efisiensi. Kepemimpinannya dinilai tenang, responsif terhadap aduan, dan mampu menjaga stabilitas kamtibmas selama perhelatan nasional.
  • Kontra: Pendekatan yang dianggap terlalu lunak pada isu tambang ile

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User