Jaksa Agung dan Pramono Resmikan Kejari Jakut, Dibangun dari Hibah DKI Rp 100 M

Tanjung Priok, Jakarta Utara — Jaksa Agung ST Burhanuddin bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara pada Selasa (30/6/2026). Gedung yan

Jul 08, 2026 - 18:25
0 0
Jaksa Agung dan Pramono Resmikan Kejari Jakut, Dibangun dari Hibah DKI Rp 100 M

Tanjung Priok, Jakarta Utara — Jaksa Agung ST Burhanuddin bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara pada Selasa (30/6/2026). Gedung yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok ini resmi beroperasi setelah dibangun menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta senilai Rp100 miliar.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan fasilitas gedung berlantai empat tersebut. Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI atas dukungan signifikan yang diberikan. Menurut Burhanuddin, gedung yang representatif akan meningkatkan produktivitas dan pelayanan hukum bagi masyarakat Jakarta Utara.

Komitmen Penegakan Hukum Tanpa Intervensi

Menanggapi potensi keraguan publik, Jaksa Agung menegaskan bahwa hibah pembangunan sarana fisik sama sekali tidak akan memengaruhi independensi institusi kejaksaan dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan bahwa kejaksaan tetap profesional dan objektif dalam setiap penanganan perkara.

“Bagi kami, ada hibah atau tidak hibah, penegakan hukum tetap harus berjalan,” tegas Burhanuddin di hadapan tamu undangan yang hadir.

Pernyataan ini disampaikan untuk memastikan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan kejaksaan semata-mata bertujuan memperkuat infrastruktur pendukung, bukan menciptakan ketergantungan yang dapat mengganggu independensi penuntutan.

Dukungan Pemprov DKI Jakarta

Sementara itu, Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa hibah ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI dalam memfasilitasi penegakan hukum yang adil dan transparan di ibu kota. Ia berharap gedung baru ini mampu mempercepat penanganan kasus, terutama di wilayah Jakarta Utara yang memiliki kompleksitas tinggi akibat aktivitas pelabuhan, industri, dan permukiman padat.

“Kami ingin memastikan aparat hukum bekerja dalam lingkungan yang layak, sehingga kualitas pelayanan kepada warga semakin optimal,” ujar Pramono.

Kejari Jakarta Utara sendiri menangani ribuan perkara setiap tahunnya, mulai dari tindak pidana umum hingga perkara korupsi dan narkotika. Dengan fasilitas baru, diharapkan proses persidangan dan administrasi hukum dapat berjalan lebih lancar.

Peresmian ini menandai sinergi yang semakin erat antara pemerintah pusat melalui Kejaksaan Agung dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana dilaporkan oleh Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User