Sep 17, 2026
Nasional

JAKARTA — Transjakarta dan LRT Manggarai Terhubung, KRL Tuntas Akhir Bulan

Di tengah kepulan asap knalpot dan deru mesin yang tak pernah berhenti di kawasan Tebet hingga Manggarai, sebuah babak baru transportasi publik Jakarta mul

JAKARTA — Transjakarta dan LRT Manggarai Terhubung, KRL Tuntas Akhir Bulan

Di tengah kepulan asap knalpot dan deru mesin yang tak pernah berhenti di kawasan Tebet hingga Manggarai, sebuah babak baru transportasi publik Jakarta mulai menampakkan wujudnya. Stasiun Manggarai, yang selama ini dikenal sebagai "neraka transit" bagi ratusan ribu komuter saban hari, perlahan bertransformasi menjadi simpul transportasi modern yang saling terkoneksi tanpa sekat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengumumkan pengoperasian halte Transjakarta yang terhubung langsung dengan Stasiun LRT Manggarai. Langkah strategis ini menjadi angin segar bagi pengguna jasa transportasi massal yang selama ini harus bertaruh waktu dan tenaga untuk berpindah moda angkutan.

"Kami tidak ingin warga Jakarta menghabiskan waktu berharga mereka hanya untuk berjalan jauh atau mengantre ketakutan saat berpindah antar-moda. Integrasi fisik antara LRT Jakarta dan Transjakarta di Manggarai ini adalah bukti komitmen kami, dan penyelesaian konektivitas penuh dengan KRL Commuter Line kami targetkan tuntas pada akhir bulan ini," tegas Pramono Anung saat meninjau kesiapan fasilitas di Stasiun LRT Manggarai.

Memutus Sekat di Pusat Transit Terbesar Ibu Kota

Penataan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral memang membutuhkan napas panjang. Berdasarkan investigasi lapangan, tantangan utama pembangunan infrastruktur ini terletak pada pembebasan lahan, penataan lalu lintas sekitar yang padat, serta harmonisasi jalur pedestrian udara (skywalk) yang menghubungkan tiga moda utama: KRL Commuter Line, LRT Jakarta, dan Transjakarta.

Dengan beroperasinya halte Transjakarta di area Stasiun LRT Manggarai, waktu tempuh perpindahan penumpang yang sebelumnya memakan waktu hingga 15–20 menit kini dipangkas menjadi kurang dari 5 menit. Penumpang cukup berjalan melintasi jembatan penyeberangan terintegrasi tanpa harus keluar ke jalan raya yang rawan kemacetan dan bahaya lalu lintas.

Moda Transportasi Status Integrasi Fisik Target Penyelesaian Total
LRT Jakarta – Transjakarta Beroperasi Penuh Sudah Selesai
LRT Jakarta – KRL Commuter Line Tahap Finishing Skywalk Akhir Bulan Ini
Integrasi Tiket (JakLingko) Uji Coba Sistem Barcode Bulan Depan

Ujian Terakhir: Menyambung Ujung Jalur KRL

Meski integrasi LRT dan Transjakarta sudah dapat dinikmati, tantangan terbesar berada pada penyambungan akses menuju peron KRL Commuter Line. Setiap harinya, lebih dari 160.000 penumpang berdesakan di Stasiun Manggarai untuk berpindah kereta. Tanpa akses yang mulus menuju LRT dan Transjakarta, potensi penumpukan massa pada jam sibuk pagi dan sore hari tetap menjadi ancaman laten.

Pengamat transportasi urban menilai bahwa integrasi fisik hanyalah separuh dari pertempuran. Hal yang tidak kalah krusial adalah integrasi tarif dan kemudahan aksesibilitas bagi kelompok disabilitas serta lanjut usia.

  • Aksesibilitas Ramah Disabilitas: Penyediaan lift dan ramp landai yang memadai di seluruh titik transit.
  • Integrasi Tarif Antarmoda: Skema tarif maksimal untuk kombinasi perjalanan KRL-LRT-Transjakarta.
  • Keamanan Area Transit: Penambahan personil pengawas dan CCTV 24 jam di sepanjang lorong penghubung.

Suara dari Lapangan: Antara Harapan dan Skeptisisme

Bagi para pekerja yang menggantungkan hidupnya pada moda transportasi umum, perubahan ini membawa secercah harapan baru. Rasa lelah akibat transit yang semrawut kini mulai tergantikan oleh kenyamanan lorong-lorong berpendingin udara dan penunjuk arah yang lebih jelas.

"Dulu kalau turun KRL mau sambung Transjakarta atau LRT ke arah Rawamangun, harus muter keluar stasiun, kena panas, kadang becek kalau hujan. Sekarang kalau skywalk dan haltenya sudah nyambung begini, jujur sangat membantu. Waktu istirahat kami di jalan jadi lebih banyak," ujar Rian (34), seorang pekerja swasta asal Depok yang saban hari transit di Manggarai.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Perhubungan kini berkejaran dengan waktu. Target akhir bulan menjadi penentu apakah integrasi tri-moda di Manggarai ini bakal menjadi percontohan sukses sistem transportasi modern Jakarta, atau sekadar proyek infrastruktur setengah jadi yang tertunda kembali.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan pengoperasian halte Transjakarta yang terhubung langsung dengan Stasiun LRT Manggarai. Target integrasi penuh dengan KRL Commuter Line bakal tuntas akhir bulan ini. Simak ulasan lengkap perbaikan akses transit dan dampaknya bagi komuter ibu kota hanya di Beritadua.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS mega-lestari

Data Journalist. Mengolah data ekonomi menjadi narasi. Alumnus Columbia Journalism School.

Comments (0)

User