Sep 17, 2026
Nasional

Polda Banten Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang di Tengah Kepasrahan SAR

Suasana haru menyelimuti posko darurat di pesisir Banten. Di balik deru ombak Selat Sunda yang tak menentu, beberapa wanita dan pria paruh baya duduk terte

Polda Banten Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang di Tengah Kepasrahan SAR

Suasana haru menyelimuti posko darurat di pesisir Banten. Di balik deru ombak Selat Sunda yang tak menentu, beberapa wanita dan pria paruh baya duduk tertegun menatap layar monitor yang menampilkan pemetaan area pencarian. Wajah-wajah itu menyimparkan kecemasan luar biasa; mereka adalah keluarga dari jurnalis dan kru media yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas jurnalistik bahari. Di tengah situasi krisis yang menguji ketahanan mental ini, Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengambil langkah responsif dengan mengintensifkan layanan pendampingan kesehatan psikososial demi menjaga stabilitas emosional para keluarga korban yang terdampak.

Tim Dokkes (Kedokteran dan Kesehatan) Polda Banten diterjunkan secara khusus untuk memantau kondisi fisik dan mental keluarga korban selama 24 jam penuh. Pendampingan ini bukan sekadar formalitas medis biasa, melainkan bentuk pertolongan pertama pada trauma (psychological first aid) untuk mencegah depresi berat dan gangguan stres pascatrauma (PTSD). Ketidakpastian informasi mengenai nasib anggota keluarga yang belum ditemukan kerap memicu kecemasan akut dan serangan panik berulang.

Jejak Pencarian dan Tantangan Medan Selat Sunda

Operasi Search and Rescue (SAR) yang melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, Polairud Polda Banten, dan TNI Angkatan Laut terus berpacu dengan waktu. Kendati demikian, gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda kawasan perairan Banten menjadi kendala utama yang menghambat pemetaan titik koordinat terakhir keberadaan kapal yang ditumpangi para jurnalis tersebut. Hingga hari ketiga operasi pencarian, tim gabungan telah menyisir area seluas 45 mil laut persegi, namun petunjuk signifikan masih sangat minim.

"Kami memahami bahwa menunggu dalam ketidakpastian adalah siksaan emosional yang amat berat. Karena itu, pimpinan memerintahkan tim psikologi dan medis Polda Banten untuk menempel ketat keluarga korban. Kami memastikan kesehatan fisik mereka terjaga dan memberikan ruang aman untuk mengekspresikan kesedihan," ujar perwakilan tim psikologi Polda Banten di Posko SAR Utama.

Matriks Penanganan Krisis dan Dukungan Logistik Medis

Pendampingan psikososial ini mencakup pemeriksaan tekanan darah secara berkala, pemberian suplemen penambah daya tahan tubuh, konseling privat, hingga terapi relaksasi. Berdasarkan data pemantauan posko medis, terdapat lebih dari 15 anggota keluarga inti yang kini berada dalam pengawasan ketat tim psikolog kepolisian untuk meminimalisasi risiko komplikasi kesehatan fisik akibat stres berat.

Kategori Intervensi Rincian Layanan Jumlah Personel/Target
Layanan Psikososial Trauma Healing & Konseling Klinis 8 Psikolog Kepolisian
Layanan Medis Fisik Pemeriksaan Vital & Logistik Obat 12 Tim Dokkes Polda Banten
Operasi Pencarian (SAR) Penyisiran Alur Laut & Udara 4 Kapal Patroli & 1 Helikopter

Sorotan Risiko Profesi dan Perlindungan Jurnalis

Peristiwa hilangnya jurnalis di tengah tugas peliputan lapangan kembali membuka diskursus kritis mengenai standar keselamatan (safety procedure) bagi pekerja media di Indonesia. Kerja-kerja investigasi dan peliputan di wilayah berisiko tinggi sering kali tidak diimbangi dengan mitigasi keselamatan yang memadai dari perusahaan pers. Pakar keselamatan jurnalis menekankan bahwa "Keselamatan jiwa jurnalis jauh lebih berharga daripada berita apa pun," sehingga perlu ada evaluasi menyeluruh terkait protokol pengamanan peliputan ekstrem di medan bahari.

Di sisi lain, perwakilan keluarga korban menyampaikan apresiasi atas respons cepat Polda Banten dan tim SAR gabungan. Meski duka mendalam belum terkikis, kehadiran petugas kesehatan mental memberikan sedikit ruang ketenangan di tengah gelombang ketidakpastian yang menguras stamina emosional.

"Kami hanya ingin ada kepastian. Setiap detik sangat berharga bagi kami. Kami berterima kasih atas pendampingan Dokter dan Polwan yang terus menyemangati kami untuk tidak putus asa," bisik salah seorang istri jurnalis yang hilang dengan mata berkaca-kaca.

Operasi SAR dipastikan akan terus berlanjut sesuai dengan standar operasional prosedur nasional. Polda Banten berjanji akan terus mendampingi keluarga korban hingga proses pencarian secara resmi dinyatakan selesai, seraya terus memanjatkan doa agar keajaiban membawa pulang para pekerja pers tersebut dalam kondisi selamat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS mega-lestari

Data Journalist. Mengolah data ekonomi menjadi narasi. Alumnus Columbia Journalism School.

Comments (0)

User