Jakarta — Layanan Samsat Keliling Hadir di Car Free Day
Warga Jakarta kini dapat memanfaatkan momen bebas kendaraan bermotor di area Car Free Day (CFD) untuk sekaligus menuntaskan kewajiban pajak kendaraan. Inov
Warga Jakarta kini dapat memanfaatkan momen bebas kendaraan bermotor di area Car Free Day (CFD) untuk sekaligus menuntaskan kewajiban pajak kendaraan. Inovasi Samsat Keliling yang digelar setiap Minggu pagi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin ini menjadi angin segar bagi pemilik kendaraan bermotor yang kerap kesulitan menyisihkan waktu di hari kerja. Gerai layanan sederhana itu hanya mensyaratkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan KTP pemilik dengan nama yang identik—tanpa perlu fotokopi atau surat kuasa. Di balik kemudahannya, pendekatan jemput bola ini juga memunculkan perdebatan soal efektivitas, keamanan data, dan daya tampung layanan yang terbatas.
Kronologi Layanan di Lapangan
Liputan6.com memantau langsung pelaksanaan Samsat Keliling pada Minggu (21/10) di gerai utama CFD dekat Bundaran HI. Berikut tahapan yang teramati sepanjang pagi:- Persiapan pukul 05.30 WIB— Dua unit minibus layanan Polda Metro Jaya dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI tiba di lokasi. Petugas dari Ditlantas, Bapenda, dan Jasa Raharja mendirikan tenda lipat, memasang laptop, printer thermal, dan generator portabel.
- Pukul 06.15 WIB— Banner “Samsat Keliling CFD: Bayar Pajak Cukup Bawa STNK & KTP” mulai dipasang. Petugas membagikan selebaran informasi ke pengunjung yang baru tiba.
- Pukul 06.30 WIB— Loket resmi dibuka. Antrean pertama langsung terbentuk dari sembilan orang pesepeda dan pejalan kaki yang membawa map berisi STNK.
- Pukul 07.00–09.00 WIB— Puncak kunjungan. Rata-rata 30–40 warga per jam mendatangi gerai. Petugas memproses tiap pembayaran dalam 8–12 menit: verifikasi data di pangkalan data Ditlantas, penghitungan pajak plus SWDKLLJ, pencetakan Tanda Bukti Pelunasan Kendaraan Bermotor (TBPKP) digital, dan pengesahan STNK.
- Pukul 09.30 WIB— Kuota layanan harian ditutup setelah 128 transaksi berhasil dilayani. Belasan warga terpaksa ditolak dan diarahkan ke kantor Samsat terdekat pada hari kerja.
Comments (0)