JAKARTA, Beritadua.com — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka pada Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan bersejarah tersebut, kedua pemimpin sepakat membangun kemitraan strategis baru yang mencakup penguatan kerja sama di bidang ekonomi digital, energi terbarukan, pertahanan, dan perdagangan bilateral. Ribuan anak sekolah menyambut iring-iringan kendaraan PM Modi yang melintas menuju istana sambil melambaikan bendera Merah Putih dan bendera India, menandai eratnya hubungan kedua negara.

Pertemuan bilateral yang berlangsung hangat ini menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo beberapa waktu lalu melakukan lawatan ke New Delhi. Menu

Jul 08, 2026 - 01:43
0 0
JAKARTA, Beritadua.com  — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka pada Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan bersejarah tersebut, kedua pemimpin sepakat membangun kemitraan strategis baru yang mencakup penguatan kerja sama di bidang ekonomi digital, energi terbarukan, pertahanan, dan perdagangan bilateral. Ribuan anak sekolah menyambut iring-iringan kendaraan PM Modi yang melintas menuju istana sambil melambaikan bendera Merah Putih dan bendera India, menandai eratnya hubungan kedua negara.

Pertemuan bilateral yang berlangsung hangat ini menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo beberapa waktu lalu melakukan lawatan ke New Delhi. Menurut laporan redaksi Beritadua.com, sejumlah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani di hadapan kedua pemimpin, meliputi pengembangan infrastruktur pelabuhan hijau, kerja sama keamanan siber, serta kemitraan riset kecerdasan buatan (AI) di sektor pendidikan dan kesehatan.

Pilar Kemitraan Baru: Digital, Hijau, dan Pertahanan

Presiden Prabowo dalam konferensi pers bersama menegaskan bahwa Indonesia memandang India sebagai mitra utama di kawasan. "India bukan hanya negara demokrasi terbesar di dunia, tetapi juga kekuatan ekonomi dan teknologi yang pertumbuhannya paling menjanjikan," ujarnya. Kedua negara, lanjut Prabowo, akan mempercepat realisasi proyek Digital Corridor yang menghubungkan pusat-pusat teknologi India dengan talenta digital Indonesia.

“Saya dan Perdana Menteri Modi telah menyepakati sebuah kemitraan yang tidak hanya berbasis pada kepentingan ekonomi semata, tetapi juga berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas Global South.”

Sementara itu, PM Modi menyatakan optimisme bahwa kemitraan baru ini akan memperkokoh peran strategis kedua negara dalam geopolitik Indo-Pasifik. "Indonesia adalah pilar penting dalam Act East Policy India. Kami melihat kemitraan kami sebagai model kerja sama Selatan-Selatan yang sukses dan saling menguntungkan," kata Modi.

Di sektor energi, kedua pemimpin meluncurkan inisiatif Green Maritime Corridor yang akan memanfaatkan kekuatan maritim Indonesia dan teknologi energi bersih India. Proyek ini diharapkan mampu mengurangi emisi karbon dalam rantai logistik hingga 30 persen dalam lima tahun pertama. Selain itu, kerja sama pengembangan bahan bakar nabati (biofuel) berbasis sawit dan tebu masuk dalam agenda prioritas.

Kesepakatan Pertahanan yang Diperluas

Menteri Pertahanan yang turut mendampingi Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kedua negara menyelesaikan pembicaraan tentang Defence Industry Roadmap 2027. Kesepakatan ini membuka jalan bagi produksi bersama komponen kendaraan tempur dan pengembangan sistem radar maritim yang akan memperkuat pengawasan laut Natuna dan Samudra Hindia. India juga menyatakan minatnya untuk berbagi pengalaman dalam operasi perdamaian PBB melalui pelatihan gabungan pasukan TNI dan Angkatan Bersenjata India.

Respons Ekonomi dan Masyarakat

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menyambut baik hasil kunjungan ini. Ketua Umum KADIN menilai bahwa peningkatan nilai perdagangan bilateral yang ditargetkan mencapai 50 miliar dolar AS pada 2030 merupakan lompatan besar dari capaian sebelumnya. "Ini akan membuka peluang baru bagi UMKM Indonesia untuk masuk ke pasar India, terutama produk makanan olahan, fesyen muslim, dan kerajinan," ujarnya saat dihubungi Beritadua.com.

Di sepanjang jalan menuju Istana, antusiasme warga terlihat jelas. Para pelajar yang sejak pagi telah menanti iring-iringan tamu negara mengaku bangga menjadi bagian dari momen diplomatik ini. “Saya senang sekali bisa melihat langsung Bapak Presiden dan Perdana Menteri India. Tadi saya melambaikan bendera India dengan semangat,” ujar salah satu siswi asal Jakarta Pusat yang turut menyambut.

Agenda Berikutnya: KTT Khusus di Ubud

Sebelum meninggalkan Indonesia, PM Modi dijadwalkan mengunjungi Bali untuk menghadiri KTT bilateral khusus yang akan membahas detail teknis implementasi MoU yang telah ditandatangani. Presiden Prabowo akan menyambut kembali Modi di Ubud untuk meresmikan pusat studi bersama tentang energi geotermal dan farmasi herbal. Kunjungan ini menjadi tonggak penting yang menegaskan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo terus memainkan peran aktif dalam menjalin kemitraan global yang setara dan produktif.

Kunjungan kenegaraan PM Modi ini berlangsung selama dua hari dan ditutup dengan jamuan santap malam kenegaraan di Istana Bogor yang dihadiri para menteri kedua negara serta tokoh bisnis dan budaya terkemuka. Sebagai simbol keakraban, PM Modi memberikan hadiah khusus berupa patung Buddha peninggalan era Gupta kepada Presiden Prabowo, yang diterima dengan ucapan terima kasih dan harapan akan masa depan kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan India.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User