Herman Deru: Profil dan Kinerja Gubernur Sumatera Selatan

Herman Deru: Profil dan Kinerja Gubernur Sumatera Selatan

Herman Deru: Profil dan Kinerja Gubernur Sumatera Selatan

Profil Singkat

H. Herman Deru, S.H., M.M. lahir di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada 17 November 1963. Ia adalah seorang birokrat dan politikus berpengalaman yang telah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan selama dua periode, yaitu 2018–2023 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029. Herman Deru dikenal sebagai sosok pekerja keras yang merintis karier dari tingkat desa hingga memimpin provinsi.

Sebelum terjun ke politik praktis, Herman Deru menghabiskan sebagian besar kariernya di lingkungan pemerintahan Kabupaten OKU Timur. Ia memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Hukum dan Magister Manajemen. Herman Deru menikah dengan Hj. Feby Deru dan dikaruniai beberapa anak. Gaya kepemimpinannya kerap digambarkan sebagai merakyat, luwes, dan cenderung mengedepankan pendekatan kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan.

Karier dan Riwayat Jabatan

Karier Herman Deru dimulai sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU. Ia perlahan menanjak menduduki berbagai posisi strategis. Puncak kariernya di birokrasi adalah ketika ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU Timur. Setelah pensiun dini sebagai PNS, Herman Deru beralih ke dunia politik dan berhasil terpilih sebagai Bupati OKU Timur untuk dua periode berturut-turut, yakni tahun 2005–2010 dan 2010–2015. Selama masa kepemimpinannya di OKU Timur, ia berhasil membangun fondasi pembangunan di kabupaten pemekaran tersebut dan memperoleh berbagai penghargaan, termasuk di bidang pengelolaan keuangan daerah.

Pada tahun 2018, Herman Deru maju dalam pemilihan Gubernur Sumatera Selatan berpasangan dengan Mawardi Yahya. Pasangan ini memenangkan kontestasi dan dilantik pada 1 Oktober 2018. Setelah menyelesaikan periode pertamanya, ia kembali mencalonkan diri pada Pilkada Serentak 2024 bersama Cik Ujang dan berhasil memenangkan mandat kedua untuk memimpin Sumatera Selatan hingga 2029.

Kinerja dan Program Unggulan

Selama periode pertama kepemimpinannya, Herman Deru mencanangkan beberapa program unggulan yang menjadi tulang punggung kebijakan pembangunan. Salah satu yang paling dikenal adalah Program Rumah Layak Huni (RLH), yang menargetkan pembangunan dan renovasi ribuan unit rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin di pelosok desa. Program ini mendapat apresiasi karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

Di sektor ketahanan pangan, Sumatera Selatan di bawah Herman Deru konsisten mempertahankan posisi sebagai lumbung pangan nasional. Pada tahun 2025, Sumsel kembali mencatat surplus beras signifikan dan menjadi salah satu pemasok utama untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ekstensifikasi lahan rawa dan optimalisasi irigasi teknis menjadi kunci keberhasilan ini. Selain itu, ia juga menggulirkan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian desa melalui diversifikasi pangan lokal.

Di bidang pendidikan, Herman Deru melanjutkan dan memperluas cakupan program beasiswa Bidikmisi daerah serta bantuan perlengkapan sekolah gratis. Pada tahun 2024–2025, Pemprov Sumsel mengalokasikan anggaran besar untuk peningkatan kualitas guru dan perbaikan infrastruktur sekolah, terutama di daerah terpencil. Program Satu Desa Satu Sarjana juga digiatkan untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi.

Di sektor infrastruktur, pembangunan Jembatan Musi VI dan pengembangan kawasan Jakabaring Sport City terus dipacu. Herman Deru juga mendorong percepatan pembangunan jalan tol Simpang Indralaya–Muara Enim yang diharapkan memperlancar konektivitas antardaerah dan mendukung aktivitas ekonomi. Pada tahun 2026, Pemprov Sumsel menargetkan seluruh kabupaten terhubung dengan jalan provinsi berstandar mantap.

Tantangan dan Harapan

Sumatera Selatan menghadapi sejumlah tantangan struktural yang membutuhkan perhatian serius. Angka kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah, dengan persentase penduduk miskin yang fluktuatif dan cenderung tinggi di kawasan pedesaan dan daerah aliran sungai. Kesenjangan infrastruktur antara wilayah urban seperti Palembang dan kabupaten induk lainnya dengan daerah pemekaran masih terlihat nyata.

Isu lingkungan juga menjadi sorotan. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut dan perkebunan masih menjadi ancaman tahunan yang berdampak luas pada kesehatan dan mobilitas warga. Meskipun ada klaim penurunan jumlah titik api berkat langkah preventif, bencana kabut asap pada musim kemarau panjang masih kerap terjadi dan memicu protes dari negara tetangga.

Tantangan lainnya adalah pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sumsel memiliki cadangan batu bara besar, tetapi transisi energi menuntut diversifikasi ekonomi agar tidak bergantung pada sektor ekstraktif. Harapan besar diletakkan pada pengembangan sektor pariwisata, perikanan darat, dan ekonomi kreatif yang masih potensial untuk digarap lebih serius.

Pro dan Kontra

  • Pro: Program Rumah Layak Huni dan peningkatan produksi pangan mendapat pengakuan nasional sebagai terobosan konkret yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat kecil.
  • Pro: Stabilitas politik dan keamanan di Sumsel selama masa kepemimpinannya tergolong kondusif, menciptakan iklim yang mendukung investasi dan pembangunan jangka panjang.
  • Pro: Komitmen melanjutkan infrastruktur strategis seperti Jembatan Musi VI dan jalan tol menunjukkan visi jangka panjang untuk konektivitas wilayah.
  • Kontra: Kritik ditujukan pada lambannya penyelesaian persoalan banjir tahunan di Palembang dan beberapa daerah lainnya yang dianggap belum tertangani secara fundamental.
  • Kontra: Beberapa kalangan LSM menilai penanggulangan karhutla masih bersifat reaktif dan belum menyentuh akar masalah tata kelola lahan gambut.
  • Kontra: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel meningkat namun masih di bawah rata-rata nasional, menandakan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan memerlukan percepatan lebih agresif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User