Sep 16, 2026
Hukum

Buleleng — Polres Buleleng Ungkap Jaringan Sabu Tejakula dan Sita 138 Paket

Di balik ketenangan kawasan pesisir Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, tersembunyi pergerakan terselubung yang mengancam masa depan generasi muda. Suasana

Buleleng — Polres Buleleng Ungkap Jaringan Sabu Tejakula dan Sita 138 Paket

Di balik ketenangan kawasan pesisir Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, tersembunyi pergerakan terselubung yang mengancam masa depan generasi muda. Suasana senja pada Jumat (28/8/2026) mendadak tegang ketika Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Buleleng bergerak senyap menyergap seorang pemuda lokal. Penangkapan tersebut menjadi pintu masuk utama bagi kepolisian untuk membongkar sindikat peredaran gelap narkotika jenis sabu yang beroperasi lintas desa di wilayah Buleleng Timur.

Pria berinisial NE (21), warga Desa Bondalem, tak berkutik saat dikepung petugas di sebuah rumah di Desa Julah sekitar pukul 17.45 WITA. Dalam penggeledahan awal, polisi mengamankan barang bukti berupa 21 paket sabu siap edar dengan berat total 7,35 gram. Pengungkapan ini bermula dari keresahan serta informasi akurat yang disampaikan oleh masyarakat setempat.

Jejak 'Tukang Tempel' dan Pengelakan Kurir Muda

Dari hasil pemeriksaan maraton, penyidik mendapati fakta bahwa NE berperan sebagai kurir lapangan atau yang populer dengan sebutan "tukang tempel". Modus operandi ini mengandalkan sistem terputus, di mana kurir menaruh paket narkoba di lokasi tertentu yang disepakati tanpa pernah bertatap muka secara langsung dengan pembeli.

"Tersangka NE mengaku bertindak atas instruksi seseorang. Ia mendapatkan pasokan sabu dari pria berinisial YG untuk kemudian menaruh paket-paket tersebut di sejumlah titik sesuai orderan yang masuk," ungkap Kasat Resnarkoba Polres Buleleng AKP Putu Edy Sukaryawan.

Penggerebekan Kos dan Temuan Sabu di Jok Motor

Berbekal pengakuan NE, tim yang dipimpin langsung oleh AKP Putu Edy Sukaryawan bersama Kanit 1 Ipda Agus Widdhi Prastya melakukan perburuan kilat. Pada malam yang sama sekitar pukul 20.00 WITA, petugas menyergap sebuah rumah kos di Jalan Natuna, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng.

Di lokasi kedua ini, polisi berhasil membekuk YG (22) dan KF (20), dua pemuda yang juga berasal dari Desa Julah. Selain mengamankan sejumlah paket narkotika di kamar kos, penyelidikan berlanjut ke kediaman KF di Tejakula. Penggeledahan intensif membongkar tempat penyimpanan rahasia para pelaku, yakni di dalam kompartemen jok sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi DK 5382 UBO. Dari sana, polisi menemukan puluhan paket tambahan hingga total barang bukti mencapai 138 paket sabu siap edar.

Tersangka Usia Peran Jaringan Lokasi Penyergapan
NE 21 Tahun Kurir / Tukang Tempel Desa Julah, Tejakula
YG 22 Tahun Pemasok / Pengendali Jl. Natuna, Penarukan
KF 20 Tahun Penyimpan Barang (Gudang) Jl. Natuna & Desa Julah

Ancaman Sindikat Muda dan Komitmen Kepolisian

Terbongkarnya kasus ini menyingkap fakta miris mengenai makin maraknya keterlibatan anak-anak muda usia 20 hingga 22 tahun dalam lingkaran setan peredaran narkotika. Rentang usia produktif yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif justru terjerat dalam bisnis haram bernilai ratusan juta rupiah.

Dalam konferensi pers resmi pada Selasa (15/9/2026), Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman bersama Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa pihaknya tidak berhenti pada ketiga tersangka ini. Kepolisian terus melakukan pengembangan untuk melacak jaringan atas yang menyuplai sabu kepada YG.

"Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika di Buleleng tanpa pandang bulu. Penyitaan 138 paket sabu ini berhasil menyelamatkan ratusan anak muda dari ancaman bahaya narkoba," tegas kepolisian.

Atas perbuatannya, NE, YG, dan KF kini mendekam di sel tahanan Mapolres Buleleng dan dijerat dengan pasal-pasal berat dalam Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup atau pidana mati.

Polres Buleleng menyita 138 paket sabu siap edar dari tiga pemuda berusia 20-22 tahun. Modus penyimpanannya menggunakan jok motor Yamaha NMax. Baca laporan lengkapnya di Beritadua.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User