Samsung kembali mengguncang pasar ponsel lipat Tanah Air melalui peluncuran seri teranyarnya, Galaxy Foldable 8. Bagi konsumen yang sudah tidak sabar meminang perangkat mutakhir ini, ada kabar menggembirakan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Lembaga keuangan pelat merah itu menyiapkan paket penawaran eksklusif yang membuat proses pre-order menjadi jauh lebih ringan. Pemegang Kartu Kredit BRI dan BRI Samsung Card berpeluang mendapatkan potongan harga hingga Rp5 juta serta kemudahan pembayaran dengan skema cicilan tanpa bunga.
Skema Promo Menarik dari BRI
Program khusus ini dirancang untuk memberikan keleluasaan finansial bagi nasabah BRI yang ingin segera memiliki Galaxy Foldable 8. Diskon yang nilainya mencapai jutaan rupiah itu langsung memangkas harga beli perangkat, sehingga beban pengeluaran di awal dapat ditekan secara signifikan. Tidak berhenti di situ, pihak bank juga menghadirkan opsi cicilan 0 persen untuk tenor tertentu. Artinya, konsumen bisa mencicil harga ponsel tanpa perlu khawatir terhadap tambahan biaya bunga yang kerap membebani skema kredit konvensional. Berdasarkan informasi yang beredar, besaran potongan yang diberikan disesuaikan dengan tipe kartu dan mekanisme transaksi. Meski belum dirinci secara terbuka oleh perseroan, nilai maksimal diskon mencapai Rp5 juta disebut sebagai angka tertinggi yang bisa dinikmati oleh pemegang kartu tertentu. Ini menjadi insentif yang cukup besar, mengingat banderol ponsel lipat premium umumnya berada di kisaran belasan hingga puluhan juta rupiah.
Dua Jalur Pembayaran: Kartu Kredit Reguler dan Co-Branding
Yang membedakan penawaran kali ini adalah fakta bahwa BRI menyasar dua segmen pemegang kartu sekaligus. Pertama, nasabah yang menggunakan Kartu Kredit BRI reguler, baik itu varian Silver, Gold, maupun Platinum. Kedua, pemilik BRI Samsung Card, yaitu produk hasil kolaborasi antara bank dan raksasa elektronik asal Korea Selatan tersebut. Kartu co-branding ini biasanya sudah dibekali dengan berbagai keuntungan tambahan yang terintegrasi dengan ekosistem Samsung, seperti poin reward berlipat atau akses prioritas ke program peluncuran.
Mendorong Adopsi Ponsel Lipat di Indonesia
Langkah BRI ini bisa dibaca sebagai strategi untuk memperkuat penetrasi kartu kreditnya di segmen konsumen teknologi kelas atas, sekaligus membantu Samsung memperluas pangsa pasar perangkat lipat di dalam negeri. Selama beberapa tahun terakhir, kategori foldable phone memang tumbuh dengan laju yang cukup atraktif. Data dari firma riset IDC menunjukkan bahwa pengapalan ponsel lipat global naik lebih dari 50 persen secara year-on-year pada kuartal pertama 2026, meskipun secara volume masih kalah dibanding ponsel konvensional. Di Indonesia, adopsinya juga terus menanjak seiring dengan bertambahnya pilihan model dan varian harga yang lebih kompetitif. Dengan memberikan keringanan berupa diskon langsung dan bebas bunga, BRI dan Samsung sejatinya sedang meruntuhkan hambatan finansial yang selama ini menjadi pertimbangan utama calon pembeli. Di satu sisi, konsumen mendapatkan akses lebih mudah ke teknologi mutakhir. Di sisi lain, bank memperoleh peningkatan volume transaksi dan potensi cross-selling produk keuangan lainnya.
Perbandingan dengan Program Sebelumnya dan Kompetitor
Apabila ditilik ke belakang, penawaran diskon sampai Rp5 juta untuk pre-order ponsel lipat bukanlah yang pertama kalinya digelar oleh perbankan. Namun, penggabungan antara potongan harga dalam jumlah besar dan bunga nol persen menjadikannya sebagai paket yang cukup langka. Beberapa bank lain biasanya hanya memberikan cashback atau cicilan ringan dengan bunga rendah, bukan nol persen penuh. Hal ini memperlihatkan bahwa BRI sedang agresif membidik ceruk pasar early adopter, yaitu konsumen yang selalu ingin menjadi yang pertama memiliki perangkat baru. Bagi segmen ini, kecepatan dan kemudahan transaksi menjadi nilai jual tersendiri. Bank juga memanfaatkan momentum peluncuran produk global yang telah dinanti-nantikan sebagai ajang untuk memperkuat citra sebagai institusi keuangan yang modern dan erat dengan gaya hidup digital.
Proyeksi Dampak Bagi Industri Kartu Kredit
Kolaborasi dengan merek teknologi papan atas adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan spending kartu kredit di luar kebutuhan harian. Transaksi di sektor elektronik biasanya bernilai tinggi dan mampu mendongkrak rata-rata nilai per transaksi. Bagi BRI, program pre-order Galaxy Foldable 8 dapat menjadi katalis untuk menjaga pertumbuhan bisnis kartu di tengah persaingan yang kian ketat. Di samping itu, skema cicilan 0 persen selama periode pre-order memberi insentif bagi nasabah untuk tetap menggunakan kartu BRI sebagai alat pembayaran utama, alih-alih beralih ke kompetitor. Momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan BRI Samsung Card kepada nasabah yang mungkin belum memilikinya, mengingat keuntungan ekstra yang hanya tersedia bagi pemegang kartu co-branding tersebut.
Kesimpulan
Pre-order Galaxy Foldable 8 menjadi lebih terjangkau berkat inisiatif BRI menghadirkan diskon hingga Rp5 juta serta bebas bunga cicilan. Program yang menyasar pemegang Kartu Kredit BRI dan BRI Samsung Card ini bukan sekadar gimmick promosi, melainkan sinyal kuat mengenai sinergi antara industri perbankan dan teknologi dalam mempercepat adopsi perangkat premium di Indonesia. Bagi calon pembeli, inilah kesempatan untuk melangkah ke era ponsel lipat tanpa harus menanggung beban keuangan yang memberatkan.
Comments (0)