Bangladesh Pilih Mirza Fakhrul Islam Alamgir Sebagai Presiden ke-23

Dhaka, Beritadua.com — Legislator Bangladesh resmi memilih Mirza Fakhrul Islam Alamgir, kandidat dari partai berkuasa Bangladesh Nationalist Party (BNP), s

Aug 21, 2026 - 20:47
0 0
Bangladesh Pilih Mirza Fakhrul Islam Alamgir Sebagai Presiden ke-23

Dhaka, Beritadua.com — Legislator Bangladesh resmi memilih Mirza Fakhrul Islam Alamgir, kandidat dari partai berkuasa Bangladesh Nationalist Party (BNP), sebagai presiden ke-23 negara tersebut. Alamgir meraih kemenangan telak dengan 255 suara dari parlemen, jauh mengungguli lawannya, Oli Ahmed, yang hanya memperoleh 88 suara.

Kemenangan Telak di Parlemen

Pemungutan suara digelar pada Kamis malam dengan seluruh 349 anggota parlemen Bangladesh memberikan suaranya. Alamgir, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris jenderal BNP, berhasil mengamankan mayoritas suara dalam pemilihan yang diikuti dua kandidat tersebut. Oli Ahmed, calon lawan, merupakan mantan kolonel angkatan darat yang diusung aliansi yang dipimpin Bangladesh Jamaat-e-Islami.

Berikut kronologi pemilihan presiden Bangladesh kali ini:

  1. Kamis malam, seluruh 349 anggota parlemen Bangladesh melakukan pemungutan suara;
  2. Mirza Fakhrul Islam Alamgir dari BNP meraih 255 suara parlemen;
  3. Oli Ahmed, mantan kolonel dari aliansi pimpinan Jamaat-e-Islami, memperoleh 88 suara;
  4. Alamgir ditetapkan sebagai presiden ke-23 Bangladesh.

Pemilu Bersejarah Setelah 35 Tahun

Pemilihan kali ini tercatat bersejarah karena merupakan pemilihan presiden pertama dalam 35 tahun terakhir yang diikuti lebih dari satu kandidat. Pada pemilihan-pemilihan sebelumnya, oposisi politik tidak pernah menandingi kandidat dari partai yang berkuasa, sehingga proses pemilihan berlangsung tanpa persaingan.

Munculnya kandidat penantang dalam pemilihan presiden kali ini dipandang sebagai tanda perubahan lanskap politik Bangladesh. Setelah pergolakan politik yang berujung pada lengsernya mantan perdana menteri Sheikh Hasina dari kekuasaan, suasana politik di negara itu mulai menunjukkan dinamika baru, termasuk keberanian oposisi untuk ikut bertarung dalam kontestasi politik nasional.

Presiden: Kepala Negara Seremonial

Dalam sistem politik Bangladesh, presiden berperan sebagai kepala negara konstitusional, namun posisinya sebagian besar bersifat seremonial. Kekuasaan eksekutif utama dijalankan oleh perdana menteri dan kabinetnya. Meski demikian, presiden tetap memiliki sejumlah fungsi penting, termasuk menandatangani undang-undang dan menjadi simbol persatuan nasional.

Kemenangan Alamgir menandai kembalinya kader senior BNP ke panggung politik nasional. Sebagai mantan sekretaris jenderal partai, Alamgir dikenal sebagai salah satu tokoh kunci BNP dalam berbagai dinamika politik Bangladesh selama dua dekade terakhir. Pengalamannya yang panjang di dunia politik diharapkan mampu membawa stabilitas di tengah transisi politik yang sedang berlangsung.

Profil Singkat Mirza Fakhrul Islam Alamgir

Mirza Fakhrul Islam Alamgir merupakan politikus senior yang telah lama berkecimpung di BNP. Kariernya menanjak ketika ia dipercaya mengemban amanah sebagai sekretaris jenderal partai, salah satu jabatan tertinggi dalam struktur kepartaian. Ia dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyuarakan agenda partainya, baik di parlemen maupun di ruang publik.

Terpilihnya Alamgir juga dimaknai sebagai sinyal konsolidasi BNP sebagai kekuatan politik utama di Bangladesh. Dengan kontrol terhadap parlemen, BNP kini memiliki pijakan kuat untuk menjalankan agenda pemerintahannya, sementara presiden baru akan menjalankan fungsi konstitusionalnya sebagai kepala negara.

Tantangan ke Depan

Presiden terpilih akan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari menjaga stabilitas politik pasca-pergolakan, memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi negara, hingga memperkuat posisi Bangladesh di kancah internasional. Meski jabatannya seremonial, sikap dan kebijakan presiden kerap menjadi barometer arah politik nasional.

Prosesi pelantikan presiden baru diperkirakan akan digelar dalam waktu dekat. Rakyat Bangladesh berharap pergantian kepemimpinan kepala negara ini dapat berjalan lancar dan membawa angin segar bagi stabilitas politik nasional yang sempat diuji oleh gejolak politik beberapa waktu terakhir.

  • 255 suara diraih Alamgir melawan 88 suara untuk Oli Ahmed;
  • 349 anggota parlemen memberikan suara dalam pemilihan Kamis malam;
  • Pemilihan ini yang pertama diikuti lebih dari satu kandidat dalam 35 tahun;
  • Alamgir adalah mantan sekretaris jenderal BNP.

Dengan terpilihnya Alamgir sebagai presiden ke-23, babak baru politik Bangladesh resmi dimulai. Publik kini menantikan langkah pertama presiden terpilih dalam menyatukan bangsa di tengah dinamika politik yang masih bergejolak.

[SOCIAL_TWEET]: Bangladesh resmi punya presiden baru! Mirza Fakhrul Islam Alamgir dari BNP menang telak 255-88 dalam pemilihan presiden pertama yang diikuti dua kandidat dalam 35 tahun. #Bangladesh[SOCIAL_TG]: 🇧🇩 Bangladesh pilih presiden baru: Alamgir (BNP) menang 255-88 atas Oli Ahmed. Pemilihan presiden pertama dengan dua kandidat dalam 35 tahun!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User