Sep 10, 2026
Hukum

Argentina Ekstradisi Diego Dirisio, Bos Penyelundup Senjata Terbesar ke Brasil

Langkah kaki pengusaha asal Argentina, Diego Dirisio, akhirnya terhenti di bawah pengawalan ketat kepolisian federal. Pria yang dijuluki oleh aparat penega

Argentina Ekstradisi Diego Dirisio, Bos Penyelundup Senjata Terbesar ke Brasil

Langkah kaki pengusaha asal Argentina, Diego Dirisio, akhirnya terhenti di bawah pengawalan ketat kepolisian federal. Pria yang dijuluki oleh aparat penegak hukum sebagai penyelundup senjata terbesar di Amerika Selatan tersebut resmi diekstradisi dari Argentina menuju Brasil untuk mempertanggungjawabkan jejaring bisnis gelap yang menyuplai ribuan senjata api ke faksi-faksi kriminal paling mematikan di kawasan tersebut.

Proses penyerahan berlangsung tegang di Aeroparque Jorge Newbery, Buenos Aires. Personel dari Direktorat Jenderal Kerja Sama Kepolisian Internasional (Interpol PFA) menyerahkan Dirisio secara langsung kepada otoritas kepolisian Brasil guna diterbangkan langsung menuju Kota São Paulo.

Jalur Pasokan Gelap ke Kartel PCC dan Comando Vermelho

Investigasi lintas batas mengungkap bahwa Dirisio bukan sekadar perantara biasa. Melalui jaringan perusahaan legal dan dokumen palsu, ia dituduh memfasilitasi pengiriman ribuan pucuk senjata militer, amunisi kaliber berat, hingga senapan serbu otomatis dari berbagai negara produsen menuju Amerika Latin.

Penyelidikan kepolisian Brasil membeberkan bahwa persenjataan selundupan tersebut bermuara langsung ke gudang logistik dua organisasi kriminal raksasa Brasil: Primer Comando Capital (PCC) dan Comando Vermelho (CV). Kedua kartel ini dikenal mengendalikan peredaran narkotika serta menguasai wilayah-wilayah kumuh dan jalur perbatasan dengan kekuatan senjata militer penuh.

"Dirisio adalah target kriminal berprofil sangat tinggi yang memiliki peran vital dalam rantai pasok kekerasan bersenjata lintas negara," demikian konfirmasi resmi dari Kementerian Keamanan Nasional Argentina.

Operasi Perburuan dan Penangkapan di Córdoba

Pelarian Dirisio sejatinya telah berakhir sejak Februari 2024, ketika Tim Khusus Kepolisian Federal Argentina (PFA) menyergapnya di Provinsi Córdoba. Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas penerbitan Red Notice Interpol yang diajukan oleh Pengadilan Federal Brasil atas tuduhan perdagangan senjata ilegal dan kejahatan terorganisasi.

Sebelum akhirnya diterbangkan ke Brasil, Dirisio sempat menempuh sejumlah upaya hukum untuk menolak ekstradisi. Namun, Mahkamah Agung Argentina mengesahkan putusan yang mengizinkan pemindahan buronan kelas kakap tersebut demi mendukung penegakan hukum internasional.

Dampak Strategis bagi Keamanan Kawasan

Keberhasilan ekstradisi ini dinilai sebagai pukulan telak bagi ekosistem penyelundupan senjata di kawasan Kerucut Selatan (Southern Cone). Operasi ini memperlihatkan kerja sama intelijen yang semakin solid antara Argentina, Brasil, dan Paraguay dalam memutus urat nadi logistik kartel regional.

  • Target Operasi: Diego Dirisio (Warga Negara Argentina).
  • Tuduhan Utama: Penyelundupan senjata api skala besar dan pencucian uang.
  • Penerima Distribusi: Primer Comando Capital (PCC) dan Comando Vermelho (CV).
  • Status Hukum: Resmi diserahkan ke yurisdiksi Brasil untuk proses peradilan lanjutan.

Kini, persidangan di São Paulo diprediksi akan membuka tabir lebih lebar terkait oknum birokrat, perwira militer, serta perusahaan manufaktur internasional yang diduga turut memuluskan imperium gelap Dirisio selama bertahun-tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yudi-kurniawan

Analis Keuangan. Fokus pada pasar saham, obligasi, dan reksa dana. Pemegang sertifikasi CSA level 1.

Comments (0)

User