ANTAM Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan Lewat Gerak Hijau 2026

Mengawali akhir pekan dengan semangat hijau, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) sukses menyelenggarakan acara fun walk bertajuk Gerak Hijau 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (26/7). Ac...

Jul 27, 2026 - 21:15
0 0
ANTAM Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan Lewat Gerak Hijau 2026

Mengawali akhir pekan dengan semangat hijau, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) sukses menyelenggarakan acara fun walk bertajuk Gerak Hijau 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (26/7). Acara ini bukan sekadar jalan santai biasa, melainkan wujud nyata komitmen perusahaan tambang milik negara itu dalam mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan kepada masyarakat luas.

Konsep Eco-Friendly yang Holistik

Gerak Hijau 2026 mengusung konsep kegiatan bebas plastik sekali pakai. Seluruh peserta diimbau membawa botol minum sendiri dan disediakan water station isi ulang di sepanjang rute. Panitia juga menyediakan tempat sampah terpilah di setiap sudut, memastikan tidak ada sampah yang tercampur dan mencemari area. Bahkan, starter kit peserta dibuat dari bahan daur ulang, menunjukkan komitmen dari hulu hingga hilir.

Rute fun walk sepanjang 5 kilometer didesain melintasi beberapa titik edukasi. Di setiap pos, peserta diajak berinteraksi dengan materi visual tentang pentingnya mengurangi jejak karbon, konservasi air, dan praktik 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Menurut pantauan, ribuan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias menyimak penjelasan para relawan lingkungan yang berjaga di tiap-tiap pos.

Edukasi Pengelolaan Sampah yang Interaktif

Salah satu daya tarik utama Gerak Hijau 2026 adalah bazar edukasi pengelolaan sampah yang digelar di area finis. Di sini, peserta dapat mengikuti berbagai lokakarya singkat, mulai dari mengolah sampah dapur menjadi kompos, membuat kerajinan dari plastik kemasan, hingga demonstrasi bank sampah mini. ANTAM menggandeng beberapa komunitas lingkungan untuk memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat tentang cara mengelola limbah rumah tangga secara bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, terdapat pula pameran produk-produk ramah lingkungan hasil karya UMKM binaan ANTAM. Para pelaku usaha mikro ini menampilkan tas belanja dari kain perca, peralatan makan dari bambu, dan sabun organik berbahan alami. Langkah ini sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Direktur Utama ANTAM dalam sambutannya menegaskan bahwa Gerak Hijau merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang lingkungan. 'Kami ingin menginspirasi masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri. Mengurangi penggunaan plastik, memilah sampah, dan mendukung produk lokal adalah langkah konkret yang bisa dilakukan setiap orang,' ujarnya. Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Antusiasme Peserta dan Dampak Positif

Acara ini diikuti oleh lebih dari 2.500 peserta yang berasal dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Mereka tampak menikmati suasana pagi yang cerah sambil berjalan santai diiringi alunan musik akustik. Panitia juga menyediakan area bermain edukatif bagi anak-anak, sehingga keluarga dapat berpartisipasi penuh tanpa khawatir. Hal ini menunjukkan bahwa isu lingkungan dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan dan inklusif.

Salah seorang peserta, Rina (34), mengaku terinspirasi oleh kegiatan ini. 'Biasanya saya langsung buang sampah begitu saja, tapi setelah ikut workshop daur ulang tadi, saya jadi paham cara mengolah sampah plastik menjadi barang berguna. Seru sekali,' katanya. Testimoni semacam ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif untuk mengubah perilaku masyarakat.

Selain fun walk, Gerak Hijau 2026 juga dimeriahkan dengan lomba kreasi daur ulang antar komunitas, yang memperebutkan hadiah total puluhan juta rupiah. Para peserta lomba menunjukkan kreativitas tinggi dengan mengubah limbah kardus, botol plastik, dan kaleng bekas menjadi perabot atau instalasi seni yang bernilai estetis. Ajang ini sekaligus membuktikan bahwa sampah bisa disulap menjadi sesuatu yang indah dan berguna.

Komitmen Berkelanjutan ANTAM untuk Negeri

Gerak Hijau 2026 bukanlah agenda seremonial semata. ANTAM berencana menjadikan acara ini sebagai program tahunan yang terus dikembangkan. Sejalan dengan target pemerintah menuju Indonesia Bebas Sampah 2025, perusahaan juga telah menerapkan standar operasional pertambangan yang ramah lingkungan, seperti reklamasi lahan pascatambang, pengolahan limbah industri, dan investasi energi terbarukan di fasilitas produksi.

Lebih jauh, ANTAM menggandeng sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasinya untuk memasukkan materi lingkungan hidup ke dalam kurikulum muatan lokal. Upaya ini diharapkan menciptakan generasi muda yang lebih peduli terhadap kelestarian alam. 'Kolaborasi semua pihak adalah kunci. Kami tidak bisa bekerja sendiri; butuh dukungan pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk menciptakan bumi yang lebih sehat,' kata manajer CSR ANTAM di sela acara.

Dengan berakhirnya Gerak Hijau 2026, pesan-pesan lingkungan yang disampaikan sepanjang rute diharapkan tidak ikut selesai di garis finis, melainkan terus terbawa dalam keseharian setiap individu. ANTAM optimistis bahwa gerakan kolektif ini dapat memberikan dampak nyata, mengurangi timbulan sampah, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User