Anak dan Mantan Istri Temon Hadiri Rumah Duka
Suasana duka menyelimuti rumah duka di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, ketika anak semata wayang dan mantan istri almarhum Temon hadir untuk memberikan p
Suasana duka menyelimuti rumah duka di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, ketika anak semata wayang dan mantan istri almarhum Temon hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Temon, komedian dan musisi serba bisa yang dikenal lewat grup lawak "Temon & Friends", meninggal dunia pada usia 48 tahun akibat komplikasi penyakit jantung yang dideritanya sejak dua tahun terakhir.
Berdasarkan pantauan KapanLagi.com, keduanya tiba sekitar pukul 14.30 WIB dengan raut wajah penuh duka. Dinda (15), putri semata wayang Temon, tampak berdiri tegar di samping ibunya, Rina Suryani (42), yang merupakan mantan istri sang komedian. Keduanya berpelukan di depan peti jenazah yang dihiasi karangan bunga dari rekan-rekan artis.
Hubungan Harmonis dengan Mantan Istri
Meski telah bercerai sejak tahun 2018, Temon dan Rina tetap menjalin hubungan baik demi sang anak. Rina bahkan sempat menjadi pendamping Temon saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. "Mas Temon itu orang baik, kami pisah bukan karena benci, hanya beda arah. Kami tetap saling support, terutama untuk Dinda," ujar Rina kepada wartawan dengan suara bergetar.
"Saya janji akan terus menjaga nama baik ayah. Dia selalu bilang, 'kamu harus jadi orang yang berguna'," ucap Dinda sambil menyeka air mata saat ditemui di rumah duka. Kalimat itu sontak membuat suasana haru semakin terasa.
Karier Cemerlang Temon di Jagat Hiburan
Nama Temon mulai dikenal luas pada awal 2000-an lewat grup lawak yang ia bentuk bersama tiga rekannya. Grup tersebut sukses mengisi acara televisi nasional dan menghasilkan beberapa film komedi yang laris di pasaran. Tak hanya melawak, Temon juga merilis tiga album musik komedi yang semuanya mendapat sambutan hangat. Berikut ringkasan kariernya:
| Tahun | Pencapaian |
|---|---|
| 2002 | Mendirikan "Temon & Friends" |
| 2005 | Film perdana "Kocok-Kocok Cinta" |
| 2010 | Album komedi "Ketawa Sehat" meraih double platinum |
| 2015 | Menjadi juri ajang pencarian bakat lawak |
| 2021 | Mengumumkan hiatus karena sakit jantung |
Kenangan Manis Bersama Sang Ayah
Dinda mengaku bahwa sang ayah adalah sosok yang selalu menghibur. "Setiap kali saya sedih, ayah langsung mengeluarkan jurus lucunya. Sekarang saya harus belajar tersenyum sendiri," katanya lirih. Sementara itu, Rina menuturkan bahwa Temon selalu menyempatkan diri menelepon Dinda setiap malam meskipun sibuk syuting.
Rekan sesama komedian, Budi "Bule" Hartono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Temon adalah pribadi yang rendah hati. "Dia tidak pernah mengeluh meski penyakitnya cukup berat. Dia terus berusaha bikin orang lain tertawa," kenangnya.
Jenazah Temon dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada keesokan harinya setelah disholatkan di Masjid Al-Muhajirin. Ratusan pelayat dari kalangan artis, penggemar, dan kerabat ikut mengantarkan ke peristirahatan terakhir. Dinda dan Rina tampak berdiri di sisi makam sambil menaburkan bunga. Tangis tak terbendung ketika tanah mulai menutupi peti.
Ungkapan duka mengalir deras di media sosial. Tagar #RIPTemon sempat menempati trending topic di Twitter selama lebih dari enam jam. Para penggemar memposting ulang video-video lawas Temon yang jenaka, menunjukkan betapa ikoniknya sang komedian. Seorang penggemar, Anisa (29), menulis di Instagram: "Terima kasih, Mas Temon, sudah menemani masa kecil saya dengan tawa. Semoga bahagia di surga."
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas dukungan moril dan materiel yang diberikan selama masa perawatan Temon. Rina, sebagai juru bicara keluarga, menyatakan bahwa semua biaya pengobatan telah terpenuhi berkat sumbangan dari rekan artis dan donasi anonim. "Kami sangat bersyukur dikelilingi orang-orang baik," ucapnya.
Kepergian Temon meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air. Warisan tawa dan musiknya akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan industri komedi Indonesia.
[SOCIAL_TWEET]: Suasana haru di rumah duka saat Dinda dan Rina hadiri jenazah Temon. "Ayah selalu bilang, kamu harus jadi orang berguna." #RIPTemon #KomedianIndonesia #KapanLagi[SOCIAL_TG]: 😢 Putri dan mantan istri Temon hadir di rumah duka, Dinda kenang pesan ayah: 'Jadi orang berguna'. Baca kisahnya.
Comments (0)