PLN Tambah Daya Listrik UPN Veteran Yogyakarta, Perkuat Layanan Pendidikan
YOGYAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam menopang kemajuan sektor pendidikan tinggi. Melalui Unit
YOGYAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam menopang kemajuan sektor pendidikan tinggi. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta dan UP3 Wonosari, perseroan telah merampungkan penambahan daya listrik untuk Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengakselerasi proses belajar-mengajar serta mendukung pengembangan riset dan inovasi di kampus perjuangan tersebut.
Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas
Kerja sama antara PLN dan UPN Veteran Yogyakarta bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan wujud nyata dukungan terhadap peningkatan mutu akademik. Pihak kampus mengajukan permohonan penambahan daya seiring bertambahnya fasilitas penunjang perkuliahan, seperti gedung perkuliahan baru, laboratorium terintegrasi, pusat data, dan perpustakaan digital. PLN menyambut positif kebutuhan tersebut dan memprosesnya secara cepat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan ketenagalistrikan.
Kronologi Penambahan Daya
Proses penambahan daya berlangsung dalam beberapa tahap penting yang melibatkan koordinasi lintas fungsi di internal PLN.
- Pengajuan dan Survei Awal (Januari 2025): UPN Veteran Yogyakarta mengajukan peningkatan daya dari 1.500 kiloVolt Ampere (kVA) menjadi 3.000 kVA. Tim UP3 Yogyakarta langsung melakukan survei lapangan untuk mengukur kelayakan infrastruktur yang ada.
- Analisis Teknis dan Desain (Februari—Maret 2025): PLN menyusun desain teknis, termasuk penggantian trafo, panel, dan jaringan kabel bawah tanah agar mampu menopang beban baru. Analisis ini melibatkan simulasi beban puncak dan proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik kampus dalam lima tahun ke depan.
- Pembangunan Infrastruktur (April—Mei 2025): Pemasangan trafo baru berkapasitas 3.000 kVA dan penarikan kabel dilakukan di area kampus utama di Condongcatur, Sleman. UP3 Wonosari turut membantu penyediaan material pendukung.
- Pengujian dan Penyalaan (Juni 2025): Setelah melalui serangkaian uji teknis, termasuk pengukuran tegangan dan uji isolasi, penambahan daya resmi dinyalakan pada awal Juni 2025. Pasokan listrik yang lebih besar kini mengalir ke seluruh sudut kampus, termasuk laboratorium teknik, studio animasi, dan ruang server pusat data.
Respons Positif dari PLN dan Kampus
General Manager PLN UID Yogyakarta, Rudi Hartono, menyampaikan bahwa penambahan daya ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menjadi mitra strategis institusi pendidikan. "Kami memahami bahwa universitas seperti UPN Veteran Yogyakarta membutuhkan suplai listrik yang andal untuk menjalankan aktivitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Daya yang lebih besar akan membuka peluang bagi pengembangan laboratorium modern dan digitalisasi kampus tanpa khawatir gangguan listrik," ujarnya.
"Kami memahami bahwa universitas seperti UPN Veteran Yogyakarta membutuhkan suplai listrik yang andal untuk menjalankan aktivitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat."
— Rudi Hartono, General Manager PLN UID Yogyakarta
Di sisi lain, Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., mengapresiasi gerak cepat PLN. "Dengan tambahan daya ini, kami bisa mengoperasikan peralatan berat di laboratorium, memperluas kelas digital, dan menjalankan program penelitian yang sebelumnya terkendala keterbatasan listrik. Ini adalah fondasi penting menuju kampus berkelas internasional," katanya.
Dampak Nyata bagi Civitas Akademika
Penambahan daya memberikan dampak langsung terhadap operasional kampus:
- Laboratorium Riset: Alat-alat berdaya tinggi seperti reaktor kimia, mesin CNC, dan server komputasi paralel kini dapat beroperasi penuh tanpa risiko “blackout” parsial.
- Kelas Hybrid: Koneksi internet yang stabil dan perangkat multimedia berjalan optimal, mendukung pembelajaran jarak jauh sekaligus tatap muka.
- Keamanan Kampus: Sistem keamanan terpadu, termasuk CCTV dan akses kontrol otomatis, bekerja 24 jam dengan pasokan listrik yang lebih andal.
- Sarana Penunjang: Masjid kampus, perpustakaan, dan pusat kegiatan mahasiswa yang semula mengandalkan genset kini mendapatkan listrik langsung dari PLN, mengurangi biaya operasional dan emisi karbon.
Komitmen PLN untuk Sektor Pendidikan
Penambahan daya di UPN Veteran Yogyakarta bukanlah proyek tunggal. PLN UID Yogyakarta secara berkelanjutan memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan, termasuk kepada kampus negeri, swasta, dan sekolah vokasi di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sepanjang tahun 2024 hingga pertengahan 2025, PLN telah menyelesaikan 12 proyek penambahan daya untuk lembaga pendidikan dengan total kapasitas tambahan mencapai 18.000 kVA. Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi yang didukung infrastruktur modern.
Ke depannya, PLN membuka ruang diskusi dengan kalangan akademisi untuk merancang sistem kelistrikan berbasis energi baru terbarukan di kawasan kampus. Konsep “Green Campus” dengan panel surya dan smart grid menjadi agenda yang siap direalisasikan di UPN Veteran Yogyakarta sebagai percontohan.
Dengan langkah ini, PLN membuktikan bahwa kehadirannya bukan sekadar penyedia listrik, melainkan enabler bagi kemajuan dunia pendidikan. Infrastruktur kelistrikan yang tangguh menjadi fondasi bagi inovasi, riset, dan lahirnya generasi emas Indonesia.
[SOCIAL_TWEET]: PLN resmi tambah daya listrik UPN Veteran Yogyakarta dari 1.500 kVA menjadi 3.000 kVA. Dukung riset, laboratorium modern, dan kampus digital. Komitmen penuh untuk pendidikan tinggi! #PLNUntukIndonesia #PendidikanBerkualitas #DIY[SOCIAL_TG]: ⚡ PLN tambah daya listrik UPN Veteran Yogyakarta jadi 3.000 kVA! Kini laboratorium riset, kelas hybrid, dan pusat data beroperasi maksimal. Kampus siap melesat! 🎓💡
Comments (0)