Wasekjen Akuatik Indonesia Resmi Jabat Deputi Baru Kemenpora

Seorang tokoh penting di cabang olahraga akuatik Tanah Air resmi menduduki jabatan strategis di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Wakil Sekretar

Wasekjen Akuatik Indonesia Resmi Jabat Deputi Baru Kemenpora

Seorang tokoh penting di cabang olahraga akuatik Tanah Air resmi menduduki jabatan strategis di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) dilantik menjadi Deputi baru di Kemenpora dalam sebuah seremoni yang turut dihadiri oleh jajaran petinggi olahraga nasional.

Di kesempatan yang sama, Suyadi Pawiro dikukuhkan sebagai Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora). Pelantikan kedua pejabat tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Ruang Rapat Utama Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenpora, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta sejumlah atlet nasional yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Pengukuhan Dua Amunisi Baru Kemenpora

Menpora dalam sambutannya menegaskan bahwa kementeriannya membutuhkan figur-figur berpengalaman dari dunia olahraga untuk memperkuat program pembinaan atlet dan pemuda. Pelantikan ini diklaim sebagai bagian dari upaya revitalisasi organisasi guna menghadapi agenda besar olahraga nasional.

“Kami tidak sekadar mengisi jabatan, tapi membangun ekosistem olahraga yang kompetitif. Kehadiran Wasekjen Akuatik Indonesia yang kini menjadi Deputi Kemenpora diharapkan mampu membawa terobosan baru dalam pembinaan atlet, sementara pengalaman panjang Suyadi Pawiro akan memastikan koordinasi lintas unit berjalan efektif,” ujar Menpora.

Nama Wasekjen Akuatik Indonesia yang belum disebutkan secara resmi oleh pihak kementerian memicu spekulasi di kalangan insan olahraga. Namun, informasi yang dihimpun Beritadua.com menyebutkan bahwa figur yang dimaksud adalah seorang profesional yang telah lama berkecimpung di manajemen olahraga air, termasuk dalam persiapan tim nasional polo air dan renang indah untuk sejumlah ajang multicabang.

Posisi Deputi yang diemban disebut-sebut akan fokus pada peningkatan prestasi olahraga, dengan penekanan khusus pada pengembangan sport science dan digitalisasi sistem pembinaan. Langkah ini dipandang krusial mengingat Indonesia tengah bersiap menatap kualifikasi Olimpiade 2028 serta perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Profil Suyadi Pawiro: Birokrat Karier di Panggung Baru

Sementara itu, Suyadi Pawiro bukanlah nama asing di jajaran birokrasi pemerintahan. Sebelum menjabat Sesmenpora, Suyadi telah meniti karier panjang di beberapa kementerian dan memiliki rekam jejak yang solid di bidang perencanaan dan keuangan negara.

Pengangkatannya sebagai Sesmenpora dinilai sebagai langkah tepat untuk mempertajam tata kelola administrasi Kemenpora. Dengan latar belakang birokrat murni, Suyadi diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara menteri dengan seluruh deputi dan staf ahli, sekaligus memastikan setiap kebijakan tersalurkan dengan koridor regulasi yang akuntabel.

Dalam sambutannya, Suyadi menyatakan komitmennya untuk bekerja secara profesional dan transparan.

“Saya akan memastikan sistem administrasi Kemenpora semakin responsif dan akuntabel. Kepercayaan yang diberikan ini adalah amanah yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” tegas Suyadi Pawiro.

Para pengamat keolahragaan menilai, kombinasi antara pejabat berlatar belakang teknis-olahraga dan birokrat karier murni dapat menciptakan sinergi positif. Di satu sisi, deputi baru akan membawa perspektif lapangan yang dibutuhkan oleh atlet dan pelatih. Di sisi lain, Sesmenpora akan menjaga agar setiap program olahraga tetap berada di jalur birokrasi yang tertib.

Harapan dari Kalangan Akuatik dan Publik Olahraga

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia menyambut baik pelantikan Wasekjen-nya ke posisi deputi Kemenpora. Ia menyebut momentum ini sebagai pengakuan atas kontribusi besar insan akuatik terhadap kemajuan olahraga nasional.

“Kami optimistis, dengan adanya figur dari akuatik di lingkaran pembuat kebijakan, maka isu-isu krusial seperti kurangnya kolam renang bertaraf internasional di daerah, kesejahteraan pelatih, hingga pembinaan usia dini akan mendapatkan perhatian lebih serius,” ujarnya.

Beberapa isu yang menjadi sorotan utama antara lain:

  • Revitalisasi fasilitas akuatik di daerah – Banyak kolam renang standar internasional yang membutuhkan perbaikan agar bisa digunakan untuk pemusatan latihan.
  • Peningkatan kesejahteraan pelatih dan wasit – Masih banyak tenaga pelatih dan wasit cabang akuatik yang belum mendapatkan insentif memadai.
  • Pembinaan atlet usia dini – Perlunya program “Ayo Berenang” yang terintegrasi dengan kurikulum pendidikan sebagai fondasi atlet profesional.
  • Sport science dan data analytics – Penggunaan teknologi untuk memantau performa atlet demi menghadapi persaingan global yang makin ketat.

Di sisi lain, publik olahraga menyoroti pentingnya kolaborasi antara deputi baru dengan KONI dan komite cabang olahraga lain. Dukungan penuh dari Kemenpora terhadap program akuatik diyakini dapat memperkuat diplomasi olahraga Indonesia di level Asia Tenggara dan Asia.

Komitmen Menuju Olimpiade 2028

Agenda besar Olimpiade Los Angeles 2028 menjadi barometer pertama yang akan menguji kinerja dua pejabat baru ini. Menpora menargetkan peningkatan jumlah atlet yang lolos kualifikasi dan perbaikan peringkat Indonesia di klasemen akhir Olimpiade.

Untuk itu, Kemenpora akan mempercepat penyusunan peta jalan (roadmap) pembinaan olahraga prioritas, dan cabang akuatik diproyeksikan sebagai salah satu sektor unggulan selain bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing.

Pelantikan ini juga menjadi angin segar bagi para atlet muda yang selama ini menanti kepastian program pembinaan jangka panjang. Dengan adanya Deputi yang memahami karakter olahraga air, harapan akan lahirnya perenang-perenang andal baru yang sejajar dengan negara-negara kuat seperti Australia, Jepang, dan China di kawasan Asia Pasifik semakin terbuka lebar.

Ke depan, Kemenpora berencana menggelar rapat koordinasi nasional yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk merancang strategi pengembangan olahraga secara holistik. Kehadiran dua pejabat baru diharapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan dan implementasi program kerja yang selama ini menjadi sorotan publik.

[SOCIAL_TWEET]: Wasekjen Akuatik Indonesia resmi dilantik sebagai Deputi Kemenpora, Suyadi Pawiro kini jabat Sesmenpora. Menteri Pemuda dan Olahraga targetkan perbaikan pembinaan menuju Olimpiade 2028. #OlahragaIndonesia #AkuatikIndonesia #Kemenpora[SOCIAL_TG]: 🏊‍♂️ Kemenpora perkuat tim! Wasekjen Akuatik Indonesia dilantik jadi Deputi, Suyadi Pawiro resmi jabat Sesmenpora. Siap akselerasi program pembinaan atlet air menuju Olimpiade 2028. Simak berita lengkapnya di sini!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User