PBMI Tinjau GOR Abdu Rosyad Bekasi untuk Kejuaraan Muaythai 2026

Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) melakukan peninjauan langsung ke GOR Abdu Rosyad di Kota Bekasi guna memastikan kesiapan venue menjelang perhelata

PBMI Tinjau GOR Abdu Rosyad Bekasi untuk Kejuaraan Muaythai 2026

Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) melakukan peninjauan langsung ke GOR Abdu Rosyad di Kota Bekasi guna memastikan kesiapan venue menjelang perhelatan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Kejuaraan nasional terbesar muaythai tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 10 Agustus 2026, dan akan menjadi titik temu atlet-atlet terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.

Peninjauan Langsung oleh Tim PBMI

Pada awal April 2025, tim PBMI yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal PBMI, Rudi Hartono, menyambangi GOR Abdu Rosyad. Dalam kunjungan tersebut, Rudi didampingi jajaran pengurus pusat serta perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi. Mereka memeriksa sejumlah aspek vital, mulai dari kapasitas tribun yang dapat menampung hingga 4.500 penonton, kualitas ring pertandingan, area pemanasan atlet, hingga fasilitas pendukung seperti toilet, ruang ganti, dan akses bagi penyandang disabilitas.

“Kami ingin memastikan bahwa GOR Abdu Rosyad memenuhi standar internasional untuk ajang sebesar IMC. Ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga kenyamanan atlet dan penonton,” ujar Rudi Hartono di sela peninjauan.

GOR Abdu Rosyad: Dari Renovasi Hingga Siap Gelar Nasional

GOR Abdu Rosyad bukanlah nama asing di kancah olahraga Bekasi. Setelah menjalani renovasi besar pada 2023, gedung ini kini memiliki lapangan utama multifungsi yang dapat disulap menjadi arena pertandingan muaythai dengan 2 ring utama sekaligus. Sistem pencahayaan LED, sound system berkelas, serta area tribun yang representatif menjadi modal utama. Rudi bahkan mengungkapkan bahwa PBMI mengusulkan pemasangan video challenge system dan layar LED besar untuk meningkatkan transparansi keputusan wasit selama laga berlangsung. “Kami belajar dari penyelenggaraan sebelumnya bahwa teknologi sangat membantu. IMC 2026 akan menjadi ajang pertama di Indonesia yang menerapkan VAR sederhana untuk muaythai,” tambahnya.

Persiapan dan Target IMC 2026

Panitia penyelenggara menargetkan lebih dari 500 atlet akan ambil bagian, mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Tak hanya itu, PBMI juga membuka peluang bagi atlet internasional undangan untuk mengerek level kompetisi. Kategori yang dipertandingkan meliputi:

  • Solo (Wai Khru / Ram Muay)
  • Fight (Pertarungan)
  • Kru (Instruktur)

Selain tiga kategori utama, akan digelar pula IMC Youth untuk atlet usia 12-17 tahun sebagai wadah pembinaan usia dini. Para juara di setiap kelas tidak hanya membawa pulang hadiah, tetapi juga berkesempatan mengikuti pemusatan latihan nasional.

“Kami juga akan menggelar kelas seminar untuk pelatih dan wasit dari seluruh Indonesia agar standar kompetisi kita makin merata,” imbuh Rudi.

Harapan Besar untuk Muaythai Indonesia

Pemilihan Kota Bekasi sebagai tuan rumah tak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi menyatakan event ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat citra Bekasi sebagai kota sport-friendly.

Ketua Umum PBMI, Andi Susanto, menambahkan bahwa IMC 2026 telah masuk dalam kalender olahraga nasional dan telah dikoordinasikan dengan KONI Pusat serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Ini adalah event strategis. Kami ingin membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kejuaraan muaythai berkelas dunia,” ujarnya.

Sejak berdiri, PBMI telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan Andi Susanto, atlet Indonesia berhasil meraih medali di SEA Games 2023 dan World Muaythai Championship 2024. IMC pun diharapkan menjadi batu loncatan bagi regenerasi dan menjaga dominasi Merah Putih di tingkat ASEAN. Ajang ini juga menjadi jalur seleksi utama untuk membentuk tim nasional yang akan dikirim ke IFMA World Championships dan Asian Muaythai Championships.

“IMC bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga panggung bagi anak-anak muda kita untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di muaythai. Kami sudah mencatat prestasi di SEA Games dan Asian Indoor Games, dan kami ingin terus melangkah ke Olimpiade 2028,” tegas Rudi Hartono.

Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan IMC 2026 diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung dan memberikan multiplier effect bagi sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM di sekitar Bekasi. Pemerintah kota pun menyiapkan beragam fasilitas pendukung, seperti area parkir tambahan dan transportasi shuttle dari stasiun terdekat. Dengan peninjauan ini, PBMI optimis GOR Abdu Rosyad akan menjadi saksi sejarah baru bagi perkembangan muaythai nasional.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan, tiket akan dibuka pada awal 2026 melalui platform resmi. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi PBMI dan akun media sosial mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User