Sep 14, 2026
Hukum

SURABAYA — Kebakaran Kamar di Simorejo Tewaskan Dua Bocah Belia

Sebuah tragedi memilukan melanda kawasan permukiman padat di Jalan Simorejo XVI, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, pada Minggu sore. Insiden kebakaran yan

SURABAYA — Kebakaran Kamar di Simorejo Tewaskan Dua Bocah Belia

Sebuah tragedi memilukan melanda kawasan permukiman padat di Jalan Simorejo XVI, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, pada Minggu sore. Insiden kebakaran yang melalap sebuah kamar tidur di rumah warga tersebut berujung maut dengan merenggut nyawa dua orang anak berusia tujuh dan lima tahun yang terjebak di dalam ruangan yang terkepung kobaran api pekat.

Keduanya ditemukan warga dan petugas penyelamat sudah dalam kondisi tidak bernyawa usai api berhasil dipadamkan. Peristiwa nahas ini mengundang kepanikan luar biasa di lingkungan sekitar mengingat kobaran api nyaris merembet ke bangunan lain di kawasan gang sempit tersebut.

Kronologi Tragedi Simorejo XVI

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi serta laporan awal dari tim penanganan darurat, insiden maut tersebut berlangsung dengan sangat cepat tanpa sempat disadari sepenuhnya oleh orang tua maupun tetangga dekat. Berikut adalah urutan kronologis kejadian:

  1. Pukul 15.30 WIB: Sejumlah warga mulai melihat kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari jendela kamar belakang rumah korban.
  2. Pukul 15.35 WIB: Tetangga berupaya mendobrak pintu rumah sambil berteriak meminta pertolongan dan membawa peralatan pemadam seadanya untuk menjinakkan api.
  3. Pukul 15.42 WIB: Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tiba di lokasi kejadian dengan mengerahkan unit tempur guna melokalisasi kobaran.
  4. Pukul 16.00 WIB: Api berhasil dipadamkan sepenuhnya, dilanjutkan dengan proses pendinginan dan penyisiran ruangan terdampak.
  5. Pukul 16.15 WIB: Petugas menemukan kedua jasad korban di sudut kamar yang hangus terbakar dalam kondisi tertutup puing-puing material yang runtuh.
"Warga awalnya hanya melihat asap tebal keluar dari ventilasi. Kami langsung berusaha menyiram dengan ember, tetapi api di dalam kamar sudah membesar dan pintunya sempat sulit diakses," ujar salah seorang warga setempat.

Dugaan Penyebab dan Penyelidikan Kepolisian

Pihak kepolisian dari Polsek Sukomanunggal bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung memasang garis polisi guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Penyelidikan mendalam difokuskan untuk mengungkap pemicu awal munculnya titik api di ruang tertutup tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada dua kemungkinan utama yang kerap menjadi pemicu kebakaran di permukiman padat:

  • Korsleting Arus Pendek Listrik: Adanya potensi kegagalan instalasi kabel atau colokan elektronik yang berada di dekat kasur busa atau material mudah terbakar.
  • Aktivitas Bermain Api: Dugaan korban memainkan korek api atau benda pemicu percikan tanpa pengawasan langsung dari orang dewasa di dalam ruangan.

Jenazah kedua bocah malang tersebut dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) untuk keperluan visum et repertum sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Urgensi Pengawasan dan Mitigasi Kebakaran Permukiman

Insiden maut di Simorejo ini kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat perkotaan, khususnya di lingkungan permukiman padat penduduk. Kurangnya ventilasi darurat dan instalasi kelistrikan yang rentan sering kali mempercepat eskalasi kebakaran menjadi bencana yang mematikan dalam hitungan menit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User