Sep 14, 2026
Hukum

ROMANS-SUR-ISÈRE — Tiga Anggota Keluarga Diadili Atas Pembunuhan Zakaria

Hening yang mencekam menyelimuti ruang sidang Cour d'Assises de la Drôme, Prancis. Setelah berbulan-bulan berlalu sejak tragedi berdarah yang mengguncang k

ROMANS-SUR-ISÈRE — Tiga Anggota Keluarga Diadili Atas Pembunuhan Zakaria

Hening yang mencekam menyelimuti ruang sidang Cour d'Assises de la Drôme, Prancis. Setelah berbulan-bulan berlalu sejak tragedi berdarah yang mengguncang kota kecil Romans-sur-Isère, keadilan akhirnya mulai diuji di hadapan meja hijau. Di pusat ruang sidang itu, bayang-bayang seorang remaja berusia 15 tahun, Zakaria, kembali hadir melalui deretan berkas perkara dan tangisan keluarga yang menuntut keadilan. Remaja malang tersebut tewas secara mengenaskan pada 9 April 2024, bukan karena terlibat dalam aksi kejahatan, melainkan akibat keberaniannya beritikad baik meredam pertikaian di ruang publik.

Persidangan Keluarga dan Pengakuan Berdarah

Mulai Senin ini, proses peradilan resmi dibuka untuk mengadili tiga anggota dari satu keluarga yang sama. Mereka didudukkan di kursi terdakwa atas keterlibatan dalam serangkaian aksi kekerasan jalanan yang berujung fatal. Terdakwa utama, Adel Gourini, secara terbuka telah mengakui bahwa dialah yang mendaratkan sabetan senjata tajam mematikan ke tubuh korban. Namun, di hadapan majelis hakim dan dewan juri, Adel secara gigih membantah memiliki niat untuk membunuh (intent homicide).

"Saya mengambil pisau itu dan terjadi perkelahian, tetapi saya tidak pernah memiliki niat sedikit pun untuk mencabut nyawanya," ungkapan pembelaan Adel Gourini yang disampaikan melalui tim kuasa hukumnya di hadapan penyidik.

Pernyataan tersebut berbenturan keras dengan tuntutan jaksa penuntut umum dan ratap tangis keluarga korban. Bagi publik Prancis, tindakan Adel dan anggota keluarganya bukan sekadar perkelahian biasa, melainkan cermin dari eskalasi kekerasan brutal yang kian marak menyasar anak-anak muda di wilayah suburban.

Niat Baik yang Berakhir Tragis

Tragedi ini bermula pada sore hari tanggal 9 April 2024 di Romans-sur-Isère. Berdasarkan hasil rekonstruksi penyidikan kepolisian, Zakaria saat itu berupaya memisahkan dua kelompok yang terlibat perkelahian sengit di kawasan pemukiman. Tanpa membawa senjata dan tanpa prasangka buruk, remaja 15 tahun itu maju sebagai penengah. Namun, ikhtiar damai tersebut dibalas dengan serangan fatal yang tepat mengenai organ vitalnya.

Berikut adalah ringkasan data perkara yang dihadapkan ke meja hijau persidangan Drôme:

Pihak Terlibat Peran / Status Perkara Keterangan Hukum
Zakaria (15 thn) Korban Meninggal Dunia Tewas ditikam saat melerai perkelahian kelompok
Adel Gourini Terdakwa Utama Mengakui penikaman; menolak dakwaan niat pembunuhan
2 Kerabat Gourini Terdakwa Pendamping Diduga terlibat dalam konfrontasi fisik dan perkelahian massal

Luka Sosial di Romans-sur-Isère

Kematian Zakaria menambah daftar panjang kepedihan warga Romans-sur-Isère, kota kecil yang sebelumnya juga terguncang oleh gelombang kerawanan sosial dan kekerasan pemuda. Penyelidikan mendalam yang dilakukan pihak berwenang memperlihatkan betapa keterlibatan satu keluarga dalam tindak pidana fatal ini menunjukkan pergeseran dinamika kriminalitas lokal yang semakin mengkhawatirkan.

"Kami tidak hanya kehilangan seorang anak yang baik, kami kehilangan masa depan seorang pemuda yang hanya ingin menolong orang lain dari kekerasan," ujar salah seorang kerabat korban dengan nada penuh duka saat memasuki gedung pengadilan.

Kini, publik Prancis menunggu kepastian hukum. Apakah majelis hakim akan memutus tindakan Adel Gourini sebagai penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian tanpa niat membunuh, ataukah mengganjarnya dengan hukuman pembunuhan tingkat tinggi? Persidangan yang dijadwalkan berlangsung intensif ini diprediksi akan menjadi pertaruhan penting bagi sistem peradilan dalam menegakkan keadilan bagi korban tak berdosa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User