Partai Ummat Rekrut Heikal Safar Perkuat Jaringan Menuju 2029

JAKARTA — Angin perubahan berembus kencang di tubuh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat. Masuknya seorang pengusaha muda sekaligus eks politikus Partai

Partai Ummat Rekrut Heikal Safar Perkuat Jaringan Menuju 2029

JAKARTA — Angin perubahan berembus kencang di tubuh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat. Masuknya seorang pengusaha muda sekaligus eks politikus Partai Nasdem, Heikal Safar, menjadi harapan baru bagi partai berlambang bintang itu untuk menghadapi Pemilihan Umum 2029. Keputusan strategis ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, dalam sebuah acara tertutup di Jakarta, Kamis pekan lalu.

Rekrutmen Heikal Safar bukan sekadar menambah jumlah kader. Langkah ini menegaskan komitmen Partai Ummat untuk memperkuat basis dukungan dari kalangan pengusaha muda dan generasi milenial. Heikal, yang dikenal sukses membangun bisnis di sektor ekonomi digital, diyakini mampu mendongkrak elektabilitas partai yang pada Pemilu 2024 lalu belum berhasil melampaui ambang batas parlemen.

Kronologi Masuknya Heikal Safar

Perjalanan Heikal Safar menuju Partai Ummat tidak terjadi tiba-tiba. Berikut kronologi yang dihimpun Beritadua.com dari berbagai sumber internal partai:

  1. Januari 2025: Heikal Safar secara resmi mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Nasdem setelah lima tahun aktif. Ia menyatakan keinginan untuk fokus pada pengembangan ekosistem startup syariah.
  2. Februari 2025: Heikal menjadi pembicara dalam forum ekonomi Islam yang juga dihadiri oleh sejumlah petinggi Partai Ummat. Di forum itu, ia menyampaikan gagasan tentang pentingnya sinergi politik dan ekonomi umat.
  3. Maret 2025: Tim rekrutmen Partai Ummat melakukan pendekatan informal melalui kolega bisnis Heikal. Diskusi intensif membahas visi partai dan peluang kaderisasi pengusaha muda.
  4. April 2025: Heikal bertemu langsung dengan Ridho Rahmadi untuk membahas detail peran strategisnya. Keduanya sepakat pada garis besar strategi pemenangan 2029.
  5. Mei 2025: Pengumuman resmi Heikal Safar sebagai anggota DPP bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Kaderisasi Pengusaha Muda. Acara disertai doa dan deklarasi bersama kader.

Profil Singkat Heikal Safar

Heikal Safar (38) bukanlah nama asing di dunia politik dan bisnis. Ia mengawali karier sebagai konsultan teknologi, lalu mendirikan beberapa perusahaan rintisan di bidang pendidikan digital dan keuangan syariah. Pada 2020, ia bergabung dengan Partai Nasdem dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta periode 2024–2029. Namun, pada awal 2025, dia memutuskan mundur karena perbedaan visi strategis dengan elit partai.

Di kalangan aktivis muda, Heikal dikenal sebagai figur yang vokal mendorong ekonomi kerakyatan berbasis digital. Ia kerap mengisi seminar nasional dan menulis opini tentang pentingnya kolaborasi politik dan ekonomi untuk memperkuat kemandirian umat. Kepindahannya ke Partai Ummat pun menuai berbagai reaksi, mulai dari pujian hingga kritik.

Mengapa Partai Ummat?

Dalam pidato perdananya sebagai kader, Heikal Safar menyampaikan alasan bergabung dengan Partai Ummat. Menurutnya, partai ini memiliki platform yang jelas menyuarakan aspirasi umat Islam dan keberpihakan pada ekonomi rakyat.

“Saya melihat Partai Ummat memiliki kesungguhan membangun kekuatan politik yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Kami tidak hanya bicara politik identitas, tapi juga solusi nyata: lapangan kerja, kedaulatan pangan, dan penguatan pelaku UMKM. Itu yang membuat saya yakin,”

tutur Heikal dengan semangat.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, menyambut gembira bergabungnya Heikal. Ia menilai sosok pengusaha muda ini akan menjadi magnet baru bagi segmen pemilih produktif.

“Bang Heikal adalah simbol generasi yang cerdas, mandiri, dan peduli umat. Kehadirannya melengkapi amunisi kami menuju 2029. Target kami tidak muluk-muluk: lolos parliamentary threshold dan menjadi partai yang diperhitungkan,”

kata Ridho.

Strategi Menuju 2029

Partai Ummat saat ini sedang menyusun peta jalan pemilu yang lebih matang setelah gagal menempatkan wakil di Senayan pada 2024. Dengan ambang batas parlemen sebesar 4 persen, partai ini perlu mengoptimalkan semua lini. Rekrutmen Heikal adalah bagian dari strategi besar “Ummat Bangkit 2029” yang mencakup:

  • Perluasan jaringan kader di kalangan profesional muda, santri, dan pengusaha.
  • Digitalisasi kampanye melalui platform media sosial dan aplikasi partai.
  • Kerja sama dengan lembaga ekonomi umat seperti Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dan koperasi pesantren.
  • Peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan politik dan kepemimpinan.
  • Membangun citra partai yang modern, bersih, dan solutif terhadap isu-isu nasional.

Heikal sendiri akan memimpin langsung pilot project pemberdayaan ekonomi di 10 daerah pemilihan kunci di Jawa dan Sumatera. Program ini dirancang untuk menyasar sektor informal, pedagang kecil, dan startup berbasis komunitas.

Respon Publik dan Analis

Langkah Partai Ummat ini langsung menjadi sorotan pengamat politik. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Politika Nusantara, Ahmad Fahmi, menilai bahwa strategi merekrut tokoh muda dari partai lain merupakan taktik yang jamak digunakan partai kecil untuk mendongkrak elektabilitas.

“Ini langkah cerdas. Heikal Safar punya basis massa di Jakarta dan jaringan bisnis yang luas. Jika Partai Ummat bisa mengonversi itu ke suara pemilu, bukan mustahil mereka tembus 4 persen. Tapi tantangannya adalah konsolidasi internal dan menjaga agar tidak ada resistensi dari kader lama,”

ujarnya saat dihubungi Beritadua.com.

Sementara di media sosial, tagar #HeikalGabungUmmat sempat trending. Banyak netizen yang memuji langkah berani Heikal, namun ada pula yang menyangsikan ketulusan motivasinya. Terlepas dari kontroversi, fakta bahwa partai berusia 4 tahun ini mampu menarik perhatian publik menjadi nilai positif tersendiri.

Harapan Baru untuk Partai Ummat

Masuknya Heikal Safar menambah daftar panjang tokoh muda yang bergabung dengan partai pimpinan Amien Rais tersebut. Sebelumnya, Partai Ummat juga telah merekrut beberapa akademisi dan profesional muda lainnya. Kini, energi baru tersebut diharapkan mampu mengubah wajah partai agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Di internal partai, kehadiran Heikal disambut antusias. Salah seorang kader senior Partai Ummat asal Jawa Timur, Ustadz Fathurrahman, menyampaikan bahwa Heikal adalah contoh nyata bahwa politik bisa diisi oleh orang-orang bersih dan berprestasi.

“Kami butuh tokoh-tokoh seperti Bang Heikal. Dia tidak datang dengan kantong kosong, tapi membawa gagasan, jaringan, dan etos kerja tinggi. Ini yang akan membawa Partai Ummat melesat di 2029,”

katanya.

Dengan semakin lengkapnya struktur kepengurusan dan program kerja, Partai Ummat kini memulai babak baru perjalanan politiknya. Sinyalemen bahwa partai ini akan menjadi salah satu kekuatan alternatif dalam lanskap politik nasional kian nyata. Meskipun jalan menuju Senayan masih panjang, optimisme itu terus dipupuk oleh para kader dan simpatisannya.

Reporter: Buffy

[SOCIAL_TWEET]: Partai Ummat resmi rekrut pengusaha muda Heikal Safar, eks Nasdem, untuk perkuat struktur dan raih suara milenial di Pemilu 2029. Ini strategi baru partai berlambang bintang itu! #PartaiUmmat #HeikalSafar #Politik2029[SOCIAL_TG]: 🚨 Heikal Safar resmi gabung DPP Partai Ummat! Partai ini ancang-ancang 2029 dengan menggaet tokoh muda. Baca perjalanan dan strateginya! 🔥

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User