Oleksiy Yukov Gugur Terkena Ranjau Saat Evakuasi Jenazah Perang

KYIV, Beritadua.com — Ukraina berduka atas kepergian salah satu sosok kemanusiaan paling dihormati di tengah perang melawan invasi Rusia. Oleksiy Yukov, ke

Aug 09, 2026 - 14:09
0 0
Oleksiy Yukov Gugur Terkena Ranjau Saat Evakuasi Jenazah Perang

KYIV, Beritadua.com — Ukraina berduka atas kepergian salah satu sosok kemanusiaan paling dihormati di tengah perang melawan invasi Rusia. Oleksiy Yukov, kepala unit pencarian Platsdarm yang selama dua dekade mengevakuasi jenazah para prajurit dari medan pertempuran, tewas setelah menginjak ranjau darat saat menjalankan misi pemulihan jenazah.

Kematian Yukov memicu gelombang penghormatan dari berbagai penjuru Ukraina. Bagi banyak warga, ia bukan sekadar petugas evakuasi, melainkan sosok yang mengabdikan hidupnya untuk satu tujuan mulia: memastikan para tentara yang gugur — baik Ukraina maupun Rusia — dapat kembali kepada keluarga mereka dan dimakamkan secara layak.

Dua Dekade Menjemput 'Jiwa-jiwa' di Medan Perang

Selama sekitar 20 tahun, Yukov menekuni pekerjaan yang jarang mendapat sorotan namun sangat menentukan bagi ribuan keluarga: mencari, mengidentifikasi, dan membawa pulang jenazah prajurit yang gugur di garis depan. Dedikasinya membuat ia dijuluki "pengumpul jiwa" — sebutan yang mencerminkan bobot emosional dari pekerjaannya.

Bersama unit Platsdarm yang ia pimpin, Yukov menyisir bekas medan tempur, parit-parit, hingga reruntuhan bangunan demi menemukan para prajurit yang hilang. Yang menarik perhatian publik, timnya tidak hanya mengevakuasi jenazah tentara Ukraina, tetapi juga banyak jenazah tentara Rusia — sebuah penegasan bahwa penghormatan terhadap orang yang telah meninggal melampaui batas garis musuh.

Rekan-rekannya mengenang satu prinsip yang selalu dipegang teguh Yukov: tidak ada prajurit yang boleh ditinggalkan di medan perang — hidup ataupun mati, mereka harus pulang.

Pekerjaan semacam ini jelas bukan tanpa risiko. Setiap misi berarti memasuki wilayah yang baru saja menjadi ajang pertempuran — penuh jebakan, amunisi yang belum meledak, dan ranjau yang terkubur di bawah tanah, menunggu langkah yang salah.

Misi Terakhir di Ladang Ranjau

Menurut laporan yang diterima, Yukov tewas dalam sebuah misi pemulihan jenazah setelah menginjak ranjau darat. Ledakan itu merenggut nyawanya justru ketika ia sedang berupaya memberikan penghormatan terakhir bagi prajurit lain — sebuah ironi yang menggarisbawahi bahaya yang ia hadapi hampir setiap hari.

Ukraina saat ini tercatat sebagai salah satu negara dengan kontaminasi ranjau dan sisa bahan peledak perang terluas di dunia. Sejak invasi skala penuh Rusia pada Februari 2022, wilayah pertempuran yang membentang ratusan kilometer dipenuhi jebakan mematikan. Upaya evakuasi jenazah pun berubah menjadi misi yang mempertaruhkan nyawa.

  • Nama: Oleksiy Yukov
  • Jabatan: Kepala unit pencarian Platsdarm
  • Pengabdian: Sekitar dua dekade mengevakuasi jenazah prajurit
  • Penyebab kematian: Ledakan ranjau darat saat misi pemulihan jenazah
  • Penghormatan terakhir: Katedral St. Volodymyr, Kyiv

Penghormatan Terakhir di Katedral St. Volodymyr

Pada Sabtu, anggota militer Ukraina terlihat mengusung peti jenazah Yukov dalam upacara pemakaman yang digelar di Katedral St. Volodymyr, Kyiv. Suasana khidmat menyelimuti prosesi tersebut ketika para prajurit, rekan satu tim, dan warga memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang mereka anggap sebagai pahlawan kemanusiaan.

Foto-foto dari prosesi pemakaman yang diabadikan jurnalis menunjukkan peti jenazah Yukov diarak melewati barisan pelayat yang berkumpul di katedral. Bagi keluarga yang ditinggalkan, kehilangan ini tak tergantikan. Bagi Ukraina, ini adalah kehilangan seorang pekerja kemanusiaan yang langka.

Warisan Kemanusiaan yang Melampaui Garis Musuh

Yang membuat sosok Yukov begitu dihormati adalah sikapnya memperlakukan semua jenazah dengan penghormatan yang sama. Dalam perang yang dipenuhi kebencian, ia menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak mengenal seragam. Jenazah tentara Rusia yang ia evakuasi kerap menjadi bagian penting dalam proses pertukaran jenazah antara Kyiv dan Moskow — mekanisme yang memungkinkan keluarga di kedua negara mendapatkan kepastian tentang nasib orang-orang yang mereka cintai.

Bagi ribuan keluarga, pekerjaan Yukov berarti satu hal yang tak ternilai harganya: kepastian untuk berduka, dan sebuah tempat untuk menaruh bunga.

Kepergian Yukov menyisakan pertanyaan besar tentang siapa yang akan melanjutkan misinya. Namun rekan-rekannya menegaskan bahwa pekerjaan ini akan terus berjalan. Selama perang masih merenggut nyawa, akan selalu ada yang harus dijemput pulang — dan warisan Yukov adalah memastikan tidak ada satu pun dari mereka yang dilupakan.

[SOCIAL_TWEET]: Ukraina berduka. Oleksiy Yukov, sang "pengumpul jiwa" yang 20 tahun mengevakuasi jenazah prajurit, gugur terkena ranjau saat menjalankan misi kemanusiaan. #Ukraina #OleksiyYukov[SOCIAL_TG]: 🕯️ Ukraina kehilangan "pengumpul jiwa"-nya. Oleksiy Yukov, kepala unit Platsdarm, gugur terkena ranjau saat mengevakuasi jenazah perang. Selama 20 tahun, ia memastikan tak ada prajurit yang tertinggal di medan tempur. Selengkapnya di Beritadua.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Reporter Energi. Fokus pada kebijakan energi, transisi hijau, dan industri ekstraktif.

Comments (0)

User