Motor Tertabrak Kereta Bandara, Perjalanan KRL Bekasi-Cikarang Terganggu
JAKARTA — Layanan Commuter Line di lintas Bekasi/Cikarang mengalami gangguan pada Minggu malam (5/7/2026), menyusul insiden tertempernya sebuah sepeda motor oleh kereta bandara di petak Tanah Aba
JAKARTA — Layanan Commuter Line di lintas Bekasi/Cikarang mengalami gangguan pada Minggu malam (5/7/2026), menyusul insiden tertempernya sebuah sepeda motor oleh kereta bandara di petak Tanah Abang–Karet. Akibat kejadian tersebut, sejumlah perjalanan KRL tertunda dan jadwal keberangkatan sempat tidak sesuai dengan waktu yang tercantum di stasiun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, peristiwa itu bermula ketika Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta dengan nomor perjalanan 892A relasi Duri–Manggarai menabrak sepeda motor yang berada di jalur rel antara Stasiun Tanah Abang dan Karet. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi masuknya kendaraan roda dua tersebut ke area terlarang perlintasan kereta.
PT KAI Commuter melalui akun resmi layanan pelanggannya segera menyampaikan permohonan maaf. Dalam unggahan yang dipantau tim redaksi Beritadua.com, operator KRL itu menulis:
“Mohon maaf atas kelambatan perjalanan Commuter Line lintas Bekasi/Cikarang, sehubungan terdapat kendala sarana pada Commuter Line Basoetta (892A) relasi Duri–Manggarai di antara Tanah Abang–Karet imbas tertemper sepeda motor.”
Dampak terhadap Pengguna KRL
Gangguan di segmen Tanah Abang–Karet langsung merembet ke lintas Bekasi/Cikarang karena keterkaitan jadwal dan pergerakan rangkaian. Penumpang di Stasiun Manggarai, Jatinegara, dan stasiun di sepanjang koridor timur Jakarta mengeluhkan keterlambatan yang mencapai puluhan menit. Sejumlah calon penumpang terpaksa menunggu lebih lama di peron, sementara petugas stasiun sibuk memberikan informasi melalui pengeras suara dan layar penunjuk jadwal.
Beberapa penumpang yang tengah dalam perjalanan menuju Bekasi dan Cikarang terpaksa berhenti di stasiun antara lebih lama karena pengaturan ulang jalur. Pihak KAI Commuter mengerahkan petugas di titik-titik rawan kepadatan untuk memandu penumpang mencari alternatif perjalanan, meskipun kondisi di lapangan terpantau kondusif tanpa kepanikan berarti.
Humas PT KAI Commuter belum memberikan keterangan detail mengenai durasi perbaikan sarana maupun kemungkinan penggantian rangkaian. Namun, pantauan Beritadua.com di Stasiun Manggarai pada pukul 21.00 WIB menunjukkan bahwa petugas teknis tengah berupaya mempercepat normalisasi jalur agar perjalanan KRL dapat kembali beroperasi sesuai grafis perjalanan.
Imbauan Keselamatan dan Tindak Lanjut
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak menerobos perlintasan kereta. Area antara Tanah Abang dan Karet dikenal padat oleh permukiman dan aktivitas warga, sehingga risiko kendaraan masuk jalur rel cukup tinggi. PT KAI dan pemerintah daerah setempat diharapkan meningkatkan pengamanan dan sosialisasi demi mencegah terulangnya kejadian serupa.
Hingga berita ini ditayangkan, perjalanan KRL lintas Bekasi/Cikarang masih dalam proses pemulihan. PT KAI Commuter menyatakan akan terus memberikan informasi terkini melalui kanal resmi dan media sosial. Penumpang disarankan untuk memantau akun @CommuterLine atau menghubungi layanan pelanggan guna mendapatkan jadwal keberangkatan terbaru sebelum menuju stasiun.
Beritadua.com akan terus mengupdate perkembangan situasi ini seiring dengan proses normalisasi yang dilakukan oleh pihak otoritas perkeretaapian.
Comments (0)