Anak Walkot Tangerang Diduga Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca, Polisi Lakukan Penyelidikan
Publik diramaikan dengan beredarnya informasi mengenai dugaan tindak pidana pencurian dengan modus pecah kaca yang menimpa anak dari Wali Kota Tangerang, Syachrudin. Korban yang diketahui bernama Ika
Publik diramaikan dengan beredarnya informasi mengenai dugaan tindak pidana pencurian dengan modus pecah kaca yang menimpa anak dari Wali Kota Tangerang, Syachrudin. Korban yang diketahui bernama Ika Lestari disebut-sebut kehilangan tas berisi sejumlah barang berharga saat kendaraannya terparkir di kawasan Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang.
Informasi ini pertama kali mencuat melalui unggahan video amatir yang tersebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan. Meskipun belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga, dalam rekaman yang berhasil dihimpun media kami pada Minggu (5/7/2026), terlihat jelas sebuah mobil berwarna hitam dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Kaca bagian depan sebelah kiri kendaraan tersebut tampak pecah dan berlubang, mengindikasikan adanya aksi perusakan yang disengaja.
Rekaman video yang beredar kemudian menyorot bagian interior mobil dari sisi pengemudi. Di sana, serpihan kaca tampak berserakan memenuhi jok dan lantai kendaraan, memperkuat dugaan bahwa aksi kejahatan jalanan tersebut dilakukan dengan memecahkan kaca untuk mengambil barang berharga yang berada di dalam kabin mobil.
Kronologi dan Barang yang Raib
Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, peristiwa nahas tersebut diduga terjadi saat korban tengah meninggalkan kendaraannya untuk suatu keperluan di sekitar lokasi. Pelaku yang melihat ada tas tertinggal di dalam mobil, diduga langsung melancarkan aksinya dengan cepat. Modus operandi ini dikenal dengan istilah pecah kaca, di mana pelaku menyasar barang berharga seperti tas, dompet, atau gawai yang diletakkan secara kasat mata di dalam kendaraan yang ditinggal pemiliknya.
Akibat kejadian tersebut, tas milik korban yang berisi barang-barang berharga dikabarkan raib dibawa kabur pelaku. Meski demikian, pihak kepolisian hingga saat ini masih enggan memerinci secara detail jenis dan jumlah kerugian yang dialami oleh putri orang nomor satu di Kota Tangerang itu.
“Kami sudah menerima laporan tersebut dan saat ini tim kami di lapangan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian serta mengumpulkan bukti-bukti visual, termasuk rekaman CCTV jika tersedia di sekitar tempat kejadian perkara,” ungkap seorang perwira dari Polres Metro Tangerang Kota saat dimintai konfirmasi oleh media kami. Ia juga memastikan bahwa status korban sebagai anak pejabat publik tidak akan mempengaruhi proses penyelidikan dan semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. “Kami perlakukan kasus ini sama dengan kasus pencurian lainnya. Tidak ada perlakuan istimewa, kami fokus menangkap pelaku,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengendara untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil meskipun hanya untuk waktu singkat. Modus pecah kaca seringkali memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan tas atau barang elektronik di kursi kendaraan, sehingga memancing niat jahat para pelaku kriminalitas jalanan. Hingga berita ini diturunkan, tim Reskrim masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.
Comments (0)